Equity World Futures Surabaya – Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan Rabu, dengan indeks Dow Jones berhasil mencetak rekor tertinggi baru di tengah penurunan harga minyak dunia. Sementara itu, indeks S&P 500 dan Nasdaq justru bergerak melemah akibat tekanan pada saham sektor teknologi dan keamanan siber.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 182 poin dan mencatat level tertinggi sepanjang masa. Kenaikan ini didorong oleh penguatan saham sektor konsumsi dan ritel, terutama Procter & Gamble yang melonjak lebih dari 3% serta Home Depot yang naik lebih dari 2%.
Di sisi lain, indeks S&P 500 turun 0,1%, sedangkan Nasdaq Composite melemah 0,3%. Penurunan saham-saham cybersecurity menjadi salah satu faktor yang membatasi penguatan pasar secara keseluruhan.
Sentimen pasar turut didukung oleh turunnya harga minyak mentah AS yang anjlok lebih dari 3% hingga berada di bawah USD 91 per barel. Penurunan ini terjadi setelah televisi pemerintah Iran menyatakan bahwa Teheran berkomitmen memulihkan jalur perdagangan melalui Selat Hormuz ke kondisi normal dalam waktu satu bulan. Namun, Gedung Putih membantah laporan tersebut dan menyebutnya sebagai “informasi yang sepenuhnya tidak benar”.
Pada perdagangan saham individual, Micron yang sehari sebelumnya melonjak 19% hingga menembus valuasi pasar USD 1 triliun, kali ini hanya menguat kurang dari 1%. Reli besar sebelumnya dipicu rekomendasi positif dari UBS yang menilai saham Micron masih berpotensi naik lebih dari dua kali lipat, didorong permintaan memori untuk kebutuhan kecerdasan buatan (AI).
Minat investor terhadap produsen chip memori terus meningkat seiring booming teknologi AI global. Selain Micron, perusahaan asal Korea Selatan, SK Hynix, juga berhasil mencapai valuasi USD 1 triliun.
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures
- Akun Demo Trading
- Registrasi Online
- Data Historis Trading
- Kontak Resmi
- Profil Perusahaan
