Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas Ambruk Lagi, “Hantu” Baru Muncul Bikin Cemas yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Kenaikan ini berimbas juga pada lonjakan indeks dolar.
Pada Rabu (13/5/2026), harga emas ada di US$ 4720,12 atau menguat 0,14%..
Pembelian emas dikonversi dalam dolar AS sehingga berdampak pada kenaikan dolar membebani pembeli emas…
Indeks dolar ditutup di 98, 298 pada perdagangan kemarin, dari 97,955 pada perdagangan sebelumnya..
Mereka juga menilai kenaikan harga minyak dapat mendorong penjualan kendaraan listrik, yang pada gilirannya meningkatkan kebutuhan perak untuk panel surya. Tak hanya itu, teknologi energi terbarukan lainnya. turut berperan penting..
Indeks Harga Konsumen (CPI) meningkat 0,6% secara bulanan. Tak hanya itu, 3,8% secara tahunan, sedikit di atas ekspektasi pasar turut berperan penting..
Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas tertekan seiring memudarnya harapan tercapainya kesepakatan damai dengan Iran yang mendorong harga minyak lebih tinggi.
Minyak Brent Crude naik 3,42% ke US$107,77 per barel..
Alasannya adalah faktor-faktor fundamental pendukung masih kuat. sehingga berdampak pada Joni Teves, ahli strategi logam mulia dari UBS Investment Bank, mengatakan pihaknya tetap optimistis terhadap prospek emas…
Pelaku pasar kini juga menantikan rilis data Producer Price Index (PPI) pada Rabu serta pertemuan Trump. Tak hanya itu, Presiden China Xi Jinping di Beijing yang dijadwalkan berlangsung Kamis hingga Jumat. turut berperan penting..
“Kami masih percaya harga emas dapat pulih dari level saat ini. Tak hanya itu, kembali mencetak rekor tertinggi baru tahun ini,” ujarnya. turut berperan penting..
Menyusul pernyataan tersebut, harga minyak kembali melonjak.
Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Selasa (12/5/2026) ditutup di US$ 4713,65 per troy ons atau melemah 0,43%.
Di tempat lain, bank-bank di India kembali melanjutkan impor emas, ditambah lagi dengan perak setelah sempat terhenti lebih dari sebulan, usai menyetujui pembayaran bea masuk sebesar 3%…
Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi sekaligus potensi suku bunga global yang tetap tinggi…
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa gencatan senjata berada dalam kondisi “nyaris kolaps” setelah Teheran menolak proposal Washington untuk mengakhiri konflik..
Kondisi ini memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama..
Hal ini disebabkan oleh emas tidak memberikan imbal hasil., akibatnya Meskipun emas dikenal sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi, kenaikan suku bunga biasanya menekan logam mulia ini..
Pelemahan ini mengakhiri tren positif dua hari beruntun sebelumnya di mana emas menguat 1,2%..
“Kenaikan harga minyak meningkatkan risiko bahwa The Federal Reserve, ditambah lagi dengan bank sentral lainnya mungkin harus menaikkan suku bunga untuk melawan stagflasi yang berpotensi muncul..
Sementara itu, inflasi inti yang tidak memasukkan makanan. Selain itu, energi naik 0,4% bulanan dan 2,8% tahunan, masih jauh di atas target 2% Federal Reserve..
Sementara itu, data terbaru menunjukkan inflasi konsumen AS naik untuk bulan kedua berturut-turut pada April, menghasilkan kenaikan tahunan terbesar dalam hampir tiga tahun.
Inflasi tahunan yang menembus 3,8% adalah yang tertinggi sejak Mei 2023..
Pada perdagangan Selasa (12/5/2026), kontrak berjangka minyak West Texas Intermediate melonjak 4,19%. Selain itu, ditutup di US2,18 per barel..
// .
Analis SP Angel menyebut harga perak melonjak terjadi karena pasar memperkirakan defisit pasokan akan semakin melebar di tengah meningkatnya permintaan fisik..
Itulah yang se. Tak hanya itu, g direspons oleh pasar emas,” ujar Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas Global di TD Securities, dikutip dari Refinitiv. turut berperan penting..
Perkembangan terkait Harga Emas Ambruk Lagi, “Hantu” Baru Muncul Bikin Cemas akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Arus di Tol Cipali Melambat Imbas Mobil Setop di Bahu Jalan | Equityworld Futures
- Arus Mudik Lewat Tol Cipali Meningkat 75 Persen | Equityworld Futures