Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Batu Bara Loyo, Menunggu El Nino untuk Terbang Lagi yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Secara keseluruhan, kondisi ini membuat pasar batu bara termal di pelabuhan China bergerak mendatar..
UBS memperingatkan potensi munculnya fenomena “super El Niño” mulai pertengahan 2026 yang dapat memperketat pasar batu bara termal global melalui jalur laut. Tak hanya itu, mendorong harga naik turut berperan penting..
World Meteorological Organization (WMO) memperkirakan fenomena El Niño akan berkembang dalam beberapa bulan mendatang.
Di sisi pasokan, UBS mencatat a sekaligus ya potensi hambatan dari kebijakan kuota ekspor baru Indonesia..
Sejumlah ilmuwan bahkan menilai peristiwa ini berpotensi menjadi yang terkuat pada abad ini, didorong oleh tingginya suhu permukaan Pacific Ocean..
Di saat yang sama, perubahan pola curah hujan di Latin America. Di samping itu, Africa dapat menurunkan produksi listrik tenaga air, yang selama ini menyumbang porsi besar pembangkitan listrik di kedua kawasan tersebut. juga perlu diperhatikan..
Total impor batu bara pada April 2026 mencapai 33,08 juta ton, turun 12,54% dibanding tahun sebelumnya. Tak hanya itu, 15,3% lebih rendah dibanding Maret. turut berperan penting..
Jakarta, Equityworld Futures – Harga batu bara melandai setelah terbang tinggi. Merujuk Refinitiv, harga batu bara kontrak Juni ditutup di harga US$ 135,8 per ton atau melandai 0,44% pada perdagangan Selasa (13/5/2026)..
Dalam skenario ini, produsen batu bara dari Indonesia, ditambah lagi dengan Australia diperkirakan menjadi pihak yang paling diuntungkan…
Pasar batu bara termal di pelabuhan China juga cenderung stabil setelah sebelumnya menguat, di tengah tarik-menarik antara dukungan dari tingginya biaya pasokan. Tak hanya itu, lemahnya permintaan dari konsumen akhir. turut berperan penting..
UBS menilai risiko ini muncul ketika sistem energi global sudah berada di bawah tekanan akibat konflik antara Amerika Serikat sekaligus Iran, sehingga berdampak pada El Niño berpotensi memperburuk ketatnya pasokan energi….
Pelemahan ini berbanding terbalik dengan lonjakan 1,45% pada Senin kemarin. Harga batu bara melandai setelah China kembali memberi kabar buruk..
Setelah melaporkan penurunan impor, China juga kembali memberi kabar negatif..
Permintaan yang lemah terutama disebabkan oleh konsumsi listrik yang belum meningkat signifikan, persediaan batu bara di pembangkit listrik masih cukup tinggi, sekaligus kondisi musiman yang belum memasuki puncak musim panas…
Aktivitas transaksi di pelabuhan-pelabuhan utama China mulai melambat terjadi karena pembeli bersikap hati-hati memasuki periode low season, sementara para penjual tetap mempertahankan harga karena biaya produksi. Di samping itu, impor masih tinggi.. juga perlu diperhatikan..
Namun, berdasarkan hasil kunjungan industri terbaru, otoritas Indonesia dinilai tetap bersedia menyetujui tambahan kuota ekspor setelah harga batu bara mengalami kenaikan..
Menurut UBS, El Niño biasanya memicu gelombang panas ekstrem. Selain itu, berkepanjangan di Asia..
Meningkatnya penggunaan pendingin udara diperkirakan akan mendongkrak konsumsi. Tak hanya itu, impor batu bara turut berperan penting..
Hal ini disebabkan oleh China merupakan pasar utama batu bara termal Indonesia., akibatnya Situasi tersebut penting bagi eksportir Indonesia..
Meski Biaya pasokan yang tinggi menopang harga,, namun lemahnya permintaan menghambat kenaikan lebih lanjut tetap penting..
Penyebab utamanya adalah margin keuntungan tetap terbatas., sehingga berdampak pada Dengan kata lain, meskipun pembeli menahan diri, penjual juga enggan menurunkan harga terlalu dalam terjadi…
Oleh sebab itu, Hal ini penting. turut berperan penting. menjadi konsekuensi dari Alasannya adalah pembangkit listrik tenaga batu bara menyumbang sekitar 70% pasokan listrik di India. Tak hanya itu, sekitar 55% di China, serta masih mendominasi bauran listrik di banyak negara Asia lainnya…
Di sisi lain, harga batu bara impor, termasuk pasokan dari Indonesia, tetap tinggi sehingga berdampak pada memberikan dasar bagi harga domestik China..
// .
Perkembangan terkait Harga Batu Bara Loyo, Menunggu El Nino untuk Terbang Lagi akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Dunia Dibuat Cemas Hari Ini, Pemerintah Akan Beri Pengumuman Penting? | Equityworld Futures
- Equityworld Futures Surabaya | Harga Emas Galeri 24, UBS dan Antam Retro Hari Ini Stagnan, Antam Turun