Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Batu Bara Anjlok, Tanda Perang Mulai Melunak yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Merujuk Refinitiv, harga batu bara pada penutupan perdagangan Jumat (8/5/2026) ditutup di US$ 134,45 per ton atau jatuh 0,55% dari perdagangan hari sebelumnya..
Sepanjang periode Januari hingga April 2026, total impor batu bara China mencapai 149,4 juta metrik ton, mengalami penyusutan sebesar 2,1% yoy.
Sejalan dengan penurunan produksi, penyaluran atau penjualan batu bara ke pelanggan juga tercatat turun 2% yoy menjadi 63,2 juta ton, dibandingkan 64,5 juta ton pada bulan April tahun sebelumnya..
Coal India Ltd melaporkan penurunan produksi batu bara sebesar 9,7% pada bulan April 2026 menjadi 56,1 juta ton, turun dari 62,1 juta ton pada periode yang sama tahun lalu..
Oleh sebab itu, korelasi satu dengan yang lainnya sangat berketergantungan.. menjadi konsekuensi dari Batu bara sekaligus minyak adalah komoditas yang saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya..
// .
Minyak West Texas Intermediate (WTI) telah turun ke level $95,52 per barel.
Kondisi pasar saat ini dipengaruhi oleh dinamika antara pasokan. Selain itu, permintaan…
Sebagai perbandingan, impor pada bulan Maret 2026 sempat mencatatkan kenaikan tipis 1% yoy menjadi 39,06 juta ton..
Harga batu bara terjun akibat tensi geopolitik yang mulai mereda dengan a. Tak hanya itu, ya titik terang, dapat dilihat dari harga komoditas dan energi global yang sudah mulai melandai secara perlahan. turut berperan penting..
Sementara itu, minyak Brent turun ke level $101,29 per barel di mana pada awal pekan Brent sempat menyentuh level di atas $114 sementara WTI di level $106..
Di pasar domestik China, harga batu bara termal di pelabuhan dilaporkan cenderung stabil setelah periode libur Hari Buruh.
Pelemahan ini melanjutkan tren penurunan pada Rabu (6/5/2026) walaupun pada hari Kamis (7/5/2026) terjadi rebound kenaikan sesaat pada komoditas batubara tersebut.
Sementara itu, kondisi pasokan energi di India tengah menjadi sorotan.
Volume Impor Batu Bara China Menurun, Produksi di India Ikut Tertekan.
Penyebab utamanya adalah pasokan batu bara di pelabuhan yang mulai meningkat belum diimbangi oleh permintaan pembeli yang kuat atau pulih sepenuhnya.,. Akibatnya, Aktivitas perdagangan berjalan relatif tenang pasca libur terjadi…
Penurunan ini menambah kekhawatiran terkait ketahanan pasokan energi di saat permintaan listrik India melonjak tajam akibat gelombang panas yang ekstrem..
Administrasi Kepabeanan China mencatat penurunan impor batu bara sebesar 14% secara tahunan pada bulan April 2026 menjadi 33,1 juta metrik ton, dibandingkan 37,83 juta metrik ton pada bulan April 2025..
Jakarta, Equityworld Futures – Harga batu bara hancur dibandingkan dengan penutupan pekan sebelumnya seiring dengan jatuhnya harga minyak global..
Perkembangan terkait Harga Batu Bara Anjlok, Tanda Perang Mulai Melunak akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Trillium Surabaya – Konfrontasi Langsung AS Dengan Iran
- Equity World Trillium Surabaya – Harga Emas Naik Tipis di Tengah Prospek Pemangkasan Suku Bunga The Fed dan Ancaman Tarif Trump