0 0
Read Time:3 Minute, 0 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Pengusaha Sawit RI Pesta Pora di Tengah Perang Iran yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Jakarta, CNBCย Indonesia – Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) kembali melonjak pada perdagangan Senin (9/03/2026). Di samping itu, mencatat level tertinggi dalam setahun terakhir. juga perlu diperhatikan..

Kondisi tersebut mendorong harga minyak dunia melonjak tajam.

Berdasarkan data Refinitiv, harga minyak Brent melonjak dari sekitar US$77,74 per barel pada awal Maret menjadi US$114,82 per barel, atau naik hampir 48% dalam waktu kurang dari dua pekan..

Kenaikan harga ini juga mencerminkan pemulihan setelah koreksi pada akhir 2025.

Sementara itu, minyak acuan Amerika Serikat West Texas Intermediate (WTI) juga menguat dari sekitar 3,00 menjadi 3,14, atau naik sekitar 4,7% pada periode yang sama..

Melonjaknya harga CPO hari ini tidak lepas dari meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga energi global.

Konflik antara Iran dengan Amerika Serikat sekaligus Israel yang semakin memanas meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan minyak dunia…

Dalam tiga bulan terakhir, harga CPO menunjukkan tren naik yang cukup kuat.

Dengan harga minyak mentah yang melonjak maka potensi penggunaan bahan alternatif energi makin besar, termasuk biofuel sawit.

// .

Koreksi tipis juga masih dialami pada pertengahan Januari 2026, sebelum kembali naik secara bertahap hingga akhir bulan Januari 2026..

// .

Lonjakan harga ini dipicu kepanikan pasar energi setelah harga minyak mentah melesat ke level US$ 100 per barel..

Harga penutupan CPO pada hari Jumat, 6 Maret 2026 berada pada level MYR 4367 ringgit per ton..

Per pukul WIB 10:25, kenaikan ini mencapai 7,97% dari perdagangan sebelumnya.

Gangguan di jalur ini langsung mengguncang pasar energi..

Penguatan harga minyak mentah global di tengah ketegangan geopolitik tersebut ikut menopang kenaikan harga CPO yang kini mencapai level tertinggi dalam setahun terakhir.

Lonjakan tersebut melanjutkan reli kenaikan harga CPO sebelumnya dalam beberapa pekan terakhir.

Konflik tersebut bahkan memicu ancaman penutupan Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak dunia.

Berdasarkan data perdagangan kontrak berjangka di Bursa Malaysia Derivatives Exchange, harga CPO menyentuhย  MYR 4.803 ringgit per ton pada hari ini, ((/3/2026), menandai titik tertinggi dalam 12 bulan terakhir..

Lonjakan harga energi ini kemudian turut memberikan sentimen positif bagi komoditas berbasis biofuel, termasuk minyak sawit.

Pada pertengahan 2025, harga bahkan sempat turun hingga sekitar 3.700 ringgit per ton sebelum kembali menguat pada paruh kedua tahun..

Pada periode Desember 2025, harga CPO sempat turun hingga di kisaran 3.800 ringgit per ton.

Secara historis, harga CPO dalam setahun terakhir bergerak cukup volatil.

Sepanjang awal 2026, harga bergerak di kisaran 4.000-4.300 ringgit per ton, sebelum akhirnya melonjak lebih tinggi pada awal Maret..

Perkembangan terkait Pengusaha Sawit RI Pesta Pora di Tengah Perang Iran akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By