Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Mari Tepuk Tangan! Rupiah dan Won Jadi Raja Asia Saat Ringgit Cs Ambruk yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Hanya rupiah, won Korea Selatan,. Di samping itu, peso Filipina yang mampu menguat. juga perlu diperhatikan..
Sejumlah ekonom pun menaikkan perkiraan pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal II-2026..
Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkatkan permintaan terhadap dolar AS sebagai aset aman..
Kondisi tersebut mendorong investor kembali memburu aset aman, termasuk dolar AS.Β OCBC menilai greenback masih memiliki keunggulan dibandingkan mata uang utama lainnya..
Meski stabil pada pagi ini, DXY berada di dalam tren pelemahan hingga tercatat melemah 0,24% sepanjang pekan ini..
Rupiah menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia pagi ini.
Pasar juga memperkirakan kenaikan suku bunga sekitar 26 basis poin hingga Desember, lebih rendah dibandingkan 44 basis poin pada awal pekan ini..
Indeks dolar AS (DXY) terpantau stagnan di posisi 100,764 pada pukul 09.15 WIB.
Kendati inflasi telah melandai, pejabat The Fed belum sepenuhnya menutup peluang kenaikan suku bunga.
Namun, pelemahan dolar AS tertahan oleh meningkatnya ketegangan antara Iran, ditambah lagi dengan AS..
Dolar Taiwan sekaligus dolar Singapura kompak melemah 0,06%, masing-masing ke posisi TWD 32,277/US$ dan SGD 1,2905/US$..
Sementara itu, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam, yakni 0,20% ke posisi MYR 4,078/US$.
Tekanan terhadap dolar AS muncul setelah inflasi AS pada Juni lebih rendah dari perkiraan.
“Dolar AS masih menjadi mata uang aset aman dengan imbal hasil tertinggi di antara negara-negara G10,” tulis OCBC, dikutip Reuters..
Peso Filipina juga menguat 0,06% ke PHP 61,583/US$..
Penjualan ritel naik tipis pada Juni, sementara kondisi pasar tenaga kerja tetap stabil.
Mata uang Garuda terapresiasi 0,17% ke posisi Rp17.950/US$, sekaligus melanjutkan penguatan tajam pada perdagangan sebelumnya..
“Saya terbuka terhadap kenaikan suku bunga apabila tidak ada perbaikan inflasi dalam waktu dekat,” ujar Jefferson..
Data tersebut membuat pelaku pasar mengurangi taruhan terhadap kenaikan suku bunga bank sentral AS (TheΒ Federal Reserve/The Fed) dalam waktu dekat..
Won Korea Selatan menyusul dengan kenaikan 0,15% ke posisi KRW 1.477,2/US$.
Jakarta, Equityworld Futures – Mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (17/7/2026).
Kedua negara saling meningkatkan serangan sepanjang pekan ini hingga membuat gencatan senjata yang disepakati bulan lalu nyaris runtuh..
Dong Vietnam turun 0,04%, yuan China melemah 0,03% ke CNY 6,774/US$, se sekaligus gkan yen Jepang terkoreksi tipis 0,02% ke JPY 162,43/US$…
Data ekonomi AS juga masih menunjukkan daya tahan yang cukup kuat.
Merujuk data Refinitiv pada pukul 09.15 WIB, tujuh dari 10 mata uang Asia terlihat mengalami pelemahan.
Baht Thailand terkoreksi 0,12% ke THB 33,61/US$..
Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Juli kini hanya sebesar 11%, turun dari 25% pada pekan lalu.
Wakil Ketua The Fed Philip Jefferson menyatakan terbuka untuk kembali menaikkan suku bunga jika inflasi tidak segera membaik..
Perkembangan terkait Mari Tepuk Tangan! Rupiah dan Won Jadi Raja Asia Saat Ringgit Cs Ambruk akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Delisting: Ada yang Paksa dan Sukarela, Ini Dampaknya Buat Investor | Equityworld Futures
- Equityworld Futures Surabaya | Harga Emas Pegadaian Galeri 24, UBS dan Antam Hari Ini per 10 Juli 2026