Equity World Futures Surabaya – Dow Jones Menguat +230 Poin (+0,47%) – Harga Emas Bertahan Dekat Level Rekor
Harga emas menguat pada perdagangan Jumat setelah data inflasi dan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat yang mengecewakan memengaruhi ekspektasi kebijakan suku bunga oleh Federal Reserve.
Di sisi lain, ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran serta putusan penting dari Mahkamah Agung Amerika Serikat turut meningkatkan minat investor terhadap aset safe-haven seperti emas.
Data Inflasi AS & Dampaknya ke Harga Emas
Data terbaru menunjukkan bahwa:
-
Core PCE (Personal Consumption Expenditures) naik:
-
+0,4% (MoM) Desember 2025
-
+3,0% (YoY) — tertinggi sejak November 2023
-
-
Angka tersebut masih jauh di atas target inflasi 2% The Fed.
-
PDB AS Kuartal IV hanya tumbuh 1,4% (di bawah konsensus 2,8%).
Data ini memperkuat ketidakpastian arah kebijakan moneter. Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar memangkas ekspektasi pemangkasan suku bunga 25 bps pada bulan Juni.
Hubungan Suku Bunga dan Harga Emas
Secara historis:
-
Suku bunga naik → emas cenderung turun
-
Suku bunga turun → emas cenderung naik
Karena emas tidak memberikan imbal hasil, kenaikan suku bunga meningkatkan opportunity cost memegang emas.
Putusan Mahkamah Agung & Dampak Tarif Trump
Dalam keputusan 6-3, Mahkamah Agung memutuskan bahwa Presiden tidak memiliki kewenangan memberlakukan tarif berdasarkan IEEPA. Putusan ini membatalkan kebijakan tarif besar yang sebelumnya diberlakukan oleh Donald Trump.
Menurut Joseph Cavatoni dari World Gold Council:
Emas lebih sensitif terhadap ketidakpastian pertumbuhan, inflasi, dan kondisi keuangan dibandingkan terhadap kebijakan spesifik.
Artinya, meskipun tekanan tarif berkurang, ketidakpastian makro masih menopang harga emas.
Ketegangan AS–Iran Meningkatkan Permintaan Safe Haven
Pernyataan keras dari Trump terkait negosiasi nuklir Iran meningkatkan risiko geopolitik. Potensi gangguan pasokan minyak Timur Tengah dapat memicu volatilitas pasar global dan meningkatkan permintaan emas.
Pasar tetap sensitif terhadap perkembangan hubungan Washington–Teheran, menjaga harga emas tetap stabil di dekat level tertinggi.
Dolar AS Menguat, Tekanan untuk Emas?
Indeks Dolar AS diperkirakan mencatat kenaikan hampir 1% minggu ini — performa mingguan terbaik dalam beberapa bulan.
Dolar yang lebih kuat biasanya:
-
Menekan harga emas
-
Membatasi kenaikan lebih lanjut
Namun, kombinasi risiko geopolitik dan ekspektasi penurunan suku bunga akhir tahun masih memberikan bias positif untuk emas.
Fokus Data Ekonomi Malam Ini
📌 Factory Orders (Desember) – 22.00 WIB
Estimasi: > 1,7%
Skenario:
-
Aktual < 1,7% → USD berpotensi melemah → Harga emas berpotensi naik
-
Aktual > 1,7% → USD menguat → Emas berpotensi terkoreksi
Strategi Trading Emas Hari Ini
Estimasi Range: 5034 – 5160
🔵 Rekomendasi Buy:
-
Buy 5 lot di 5098
-
Buy 4 lot di 5090
-
Buy 3 lot di 5082
-
Buy 2 lot di 5074
🔴 Rekomendasi Sell:
-
Sell 2 lot di 5130
-
Sell 3 lot di 5122
-
Sell 4 lot di 5114
-
Sell 5 lot di 5106
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures
- Akun Demo Trading
- Registrasi Online
- Data Historis Trading
- Kontak Resmi
- Profil Perusahaan
