Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Cari Kerja di Inggris Makin Susah: Sepi Lowongan, Terburuk Sejak Covid yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Perusahaan memilih untuk menahan ekspansi tenaga kerja menyusul kenaikan kontribusi jaminan sosial nasional serta peningkatan upah minimum yang diumumkan Menteri Keuangan Inggris, Rachel Reeves, dalam dua anggaran terakhirnya.
Alasannya adalah pemberi kerja bersaing mendapatkan tenaga kerja terampil.. Akibatnya, Upah terus naik secara stabil, melampaui inflasi selama satu bulan lagi,. Tak hanya itu, beberapa sektor utama mengalami pertumbuhan kuat. turut berperan penting…
Jumlah iniΒ menandai pertama kalinya jumlah lowongan yang diiklankan jatuh di bawah 700.000 sejak Januari 2021 atau era pandemi..
Laporan tersebut menyoroti kontraksi signifikan, dengan jumlah lowongan turun 16 % dibanding Januari 2025, serta penurunan 19 % dalam enam bulan terakhir..
Lowongan untuk lulusan universitas turun di bawah 10.000, yang menunjukkan penurunan paling dalam.
Hal ini semakin mengindikasikan bahwa kondisi pasar kerja kini lebih sempit dibanding periode sebelumnya..
Pekerjaan yang paling sering dicari meliputi tenaga pendukung layanan kesehatan, staf gu. Tak hanya itu, g, sopir truk, buruh, dan asisten dapur. turut berperan penting..
Pergeseran strategi ini turut mempersempit peluang kerja di sejumlah sektor..
// .
Dia menambahkan ada tanda-tanda ketahanan saat 2026 dimulai.
Hal ini disebabkan oleh sebagian perusahaan kini mengalihkan fokus investasi ke otomatisasi sekaligus teknologi kecerdasan buatan (AI), daripada menambah tenaga kerja baru, akibatnya Tekanan biaya juga meningkat…
“Ketika para ekonom menunjuk pada data ONS (Office for National Statistics) yang menunjukkan tingkat perekrutan mulai mendatar, gambaran langsung dari lowongan yang diiklankan justru menunjukkan cerita berbeda.
Menurut situs lowongan kerja Adzuna, jumlah lowongan turun 3% pada Januari, menjadi 695.000.
Data ONS menunjukkan tingkat pengangguran di Inggris mencapai 5,2% per November 2025, tertinggi sejak Desember 2020 atau era pandemi..
Selain itu, jumlah pelamar per lowongan meningkat menjadi 2,4 orang, menandakan persaingan yang lebih ketat di pasar kerja..
“Cukup menggembirakan melihat sektor, misalnya pendidikan serta pekerjaan domestik. Selain itu, kebersihan terus menambah lapangan kerja, menunjukkan bahwa permintaan belum sepenuhnya hilang di seluruh perekonomian.” imbuhnya….
Pekerjaan yang paling banyak dicari meliputi staf gu. Selain itu, g, pekerja pendukung pelayanan kesehatan, pengemudi truk, buruh, dan asisten dapur…
Jakarta, Equityworld Futures – Pasar tenaga kerja Inggris menunjukkan pelemahan signifikan di awal 2026, dengan jumlah lowongan pekerjaan turun ke level terendah sejak masa pandemi Covid-19, selain itu indikator pengangguran juga menunjukkan tren yang meningkat..
Data Januari kami menunjukkan perekrutan mendekati level era pandemi,. Selain itu, dengan posisi untuk lulusan baru turun ke rekor terendah, hal ini menunjukkan pasar tenaga kerja masih jauh dari kondisi stabil – setidaknya untuk saat ini.” tutur Andrew Hunter dari Adzuna, dikutip dari The Guardian…
Namun demikian, rata-rata gaji meningkat sekitar 6% menjadi sekitar Β£43.289 pada bulan Januari, jauh melebihi tingkat inflasi sekitar 3% pada bulan lalu. tetap menjadi kenyataan meskipun Meskipun jumlah lowongan menurun,..
Jumlah pekerjaan untuk lulusan baru turun di bawah 10.000 untuk pertama kalinya sejak Adzuna mulai melacak data ini pada 2016..
Kebijakan tersebut mendorong pelaku usaha untuk lebih berhati-hati dalam melakukan perekrutan..
Pengangguran secara keseluruhan berada di level tertinggi dalam lima tahun, se. Tak hanya itu, gkan kelompok usia muda menunjukkan tekanan yang jauh lebih besar turut berperan penting..
Persaingan untuk mendapatkan pekerjaan juga semakin ketat, dengan kini lebih dari dua pencari kerja bersaing untuk setiap posisi yang tersedia..
Adzuna mengatakan angka-angka ini menegaskan penurunan tajam peluang kerja sejak pertengahan 2025, yang memperburuk kondisi sulit bagi para pencari kerja yang sudah menghadapi tingginya biaya hidup, meningkatnya kontribusi asuransi nasional, serta semakin meluasnya integrasi kecerdasan buatan di tempat kerja..
Perkembangan terkait Cari Kerja di Inggris Makin Susah: Sepi Lowongan, Terburuk Sejak Covid akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- OJK Targetkan Aturan Free Float 15 Persen Berlaku Maret 2026
- Equity World Trillium Surabaya β Harga Emas Bangkit di Sesi Asia, Didukung Ketidakpastian Fiskal AS dan Krisis Politik Eropa