0 0
Read Time:2 Minute, 16 Second

Equityworld Futures Surabaya – Update berita terbaru terkait BEI Catat 268 Perusahaan Belum Penuhi Free Float 15 Persen yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Per Februari 2026, free float EDGE tercatat sebesar 7,9 persen atau setara 159,6 juta saham, jauh di bawah ambang batas 15 persen yang tengah dirumuskan..

Perdagangan saham EDGE telah disuspensi sejak Selasa (10/2)..

Jeffrey menegaskan aturan free float 15 persen masih dalam tahap penyusunan (rule making). Selain itu, akan diterapkan secara bertahap.

“Dari 956 perusahaan yang tercatat, ada sekitar 268 yang free float-nya belum 15 persen.

Selain itu, BEI juga menyediakan fasilitas konsultasi atau help desk bagi perusahaan tercatat yang membutuhkan panduan dalam memenuhi ketentuan tersebut..

Di tengah rencana penyesuaian regulasi tersebut, PT Indointernet Tbk (EDGE) menjadi sorotan setelah mengajukan voluntary delisting. Selain itu, beralih status menjadi perusahaan tertutup (go private).

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sekitar 268 emiten dari 956 perusahaan tercatat masih memiliki porsi saham publik yang dapat diperdagangkan (free float) di bawah 15 persen..

Ia menjelaskan, dari 268 perusahaan tersebut, sebanyak 49 perusahaan mewakili sekitar 90 persen dari total kapitalisasi pasar dalam kelompok itu.

“Setelah peraturan diberlakukan, tentunya akan ada tahapan-tahapan untuk pemenuhannya,. Selain itu, seluruh stakeholders bisa memberikan masukan,” ujarnya..

Artinya selebihnya sudah di atas 15 persen,” ujar Penjabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (11/2)..

Dengan demikian, konsentrasi nilai pasar berada pada sebagian kecil perusahaan..

Hal itu disampaikan Penjabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik saat merespons kekhawatiran pelaku pasar terkait potensi emiten hengkang dari bursa (delisting) menyusul rencana kenaikan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen bagi seluruh emiten eksisting..

BEI juga membuka ruang dialog. Selain itu, masukan dari seluruh pemangku kepentingan..

Lebih lanjut, Jeffrey mengingatkan kebijakan peningkatan rasio free float ini bertujuan untuk memperdalam likuiditas, meningkatkan kualitas pasar, serta memastikan emiten tetap tercatat. Selain itu, bertumbuh bersama pasar modal Indonesia..

“Perusahaan tercatat dapat menghubungi kami untuk berkonsultasi mengenai tahapan-tahapan yang perlu dilakukan agar dapat memenuhi ketentuan ini,” tambahnya..

Perkembangan terkait BEI Catat 268 Perusahaan Belum Penuhi Free Float 15 Persen akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.

Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.

Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By