Equityworld Futures Surabaya – Update berita terbaru terkait IHSG Lesu ke 8.265 Sore Ini, 384 Saham Merah yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Terpantau, delapan dari 11 indeks sektoral melemah, dipimpin oleh sektor kesehatan yang minus 1,21 persen.
Pada penutupan kali ini, 294 saham menguat, 384 terkoreksi,. Selain itu, 144 stagnan..
Tercatat indeks DAX di Jerman menguat 1,04 persen. Selain itu, indeks FTSE 100 di Inggris naik 0,36 persen..
Tercatat, indeks Hang Seng Composite di Hong Kong melemah 0,86 persen. Selain itu, indeks Nikkei 225 di Jepang minus 0,02 persen.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 8.265 pada perdagangan Kamis (12/2) sore.
Sementara itu, bursa saham Eropa terpantau dominan menguat.
Di sisi lain, bursa Amerika terpantau dominan merah.
Di sisi lain, indeks S&P;500 stagnan di posisi sebelumnya..
Beralih ke bursa asing, bursa saham di kawasan Asia terpantau bergerak bervariasi..
Sementara tiga sektor lainnya menguat, dipimpin oleh sektor barang baku yang naik 1,42 persen..
Indeks saham melemah 25,61 poin atau minus 0,31 persen dari perdagangan sebelumnya..
Di sisi lain, indeks Shanghai Composite di China menguat 0,05 persen. Selain itu, indeks Straits Times di Singapura naik 0,50 persen..
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp23,83 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 43,26 miliar saham..
Indeks NASDAQ Composite melemah 0,16 persen. Selain itu, indeks Dow Jones minus 0,13 persen.
Perkembangan terkait IHSG Lesu ke 8.265 Sore Ini, 384 Saham Merah akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Sumber artikel: Sumber Asli
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.