Equityworld Futures Surabaya – Update berita terbaru terkait Program Legalisasi Program Sumur Minyak Berjalan Lambat yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
SATUAN Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak. Selain itu, Gas Bumi (SKK Migas) melaporkan pelaksanaan program legalisasi sumur minyak masyarakat masih berjalan lambat.
Dari lebih dari 45 ribu sumur minyak yang terdata, hingga pekan pertama Februari 2026, baru satu pelaku usaha yang berhasil menyalurkan produksinya ke Pertamina..
Perusahaan tersebut, kata Djoko, telah meneken kontrak produksi sumur rakyat dengan PT Pertamina EP melalui skema badan kerja sama usaha (BKU)..
“Total ada 45.000 sumur lebih. Selain itu, sampai hari ini baru satu UMKM yang sudah mengalir minyaknya, yang lain dalam proses,” kata Kepala SKK Migas Djoko Siswanto dalam rapat dengar pendapat di Komisi XI DPR, di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu, 11 Februari 2026..
Satu-satunya pelaku usaha yang telah berproduksi adalah PT Batanghari Sinar Energi di Kabupaten Batang Hari, Jambi.
Perkembangan terkait Program Legalisasi Program Sumur Minyak Berjalan Lambat akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Sumber artikel: Sumber Asli
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.
Baca juga:
- Equity World Trillium Surabaya – Harga Emas Turun di Bawah $4.000 per Ons Setelah China Cabut Insentif Pajak Ritel
- PT Equityworld Futures Trillium Surabaya – Pergerakan Trend Emas Masih Menunjukkan Kenaikan