Equityworld Futures Surabaya – Update berita terbaru terkait Rupiah Melemah ke Rp16.876 Terimbas Penurunan Outlook Kredit RI yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Sedangkan, mata uang utama negara maju juga kompak berada di zona hijau.
Data cadev yang menurun ikut membebani,” ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com..
“Rupiah melemah terhadap dolar AS, terbebani downgrade kredit rating Indonesia oleh Moody’s.
Mata uang di kawasan Asia bergerak bervariasi.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah melemah masih terimbas perubahan outlook kredit Indonesia menjadi negatif..
Yen Jepang menguat 0,12 persen, baht Thailand menguat 0,41 persen, yuan China melemah 0,02 persen, peso Filipina menguat 0,21 persen,. Selain itu, won Korea Selatan melemah 0,35 persen..
Nilai tukar rupiah berada di level Rp16.876 per dolar AS pada Jumat (6/2) sore.
Dolar Australia menguat 0,12 persen,. Selain itu, dolar Kanada juga menguat 0,18 persen..
Tercatat euro Eropa menguat 0,23 persen, poundsterling Inggris menguat 0,03 persen,. Selain itu, franc Swiss menguat 0,18 persen..
Dolar Singapura menguat 0,13 persen. Selain itu, dolar Hong Kong terpantau menguat 0,01 pada penutupan perdagangan sore ini..
Mata uang Garuda melemah 34 poin atau 0,20 persen dari perdagangan sebelumnya..
Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp16.887 per dolar AS..
Perkembangan terkait Rupiah Melemah ke Rp16.876 Terimbas Penurunan Outlook Kredit RI akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Sumber artikel: Sumber Asli
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.
Baca juga:
- Equityworld Trillium Surabaya – Penurunan Suku Bunga ECB Dorong Harga Emas ke Level Tertinggi
- Equity World Trillium Surabaya – Dampak Perang Dagang AS-Tiongkok, Harga Emas Berpotensi Naik