0 0
Read Time:3 Minute, 5 Second

Equityworld Futures Surabaya – Update berita terbaru terkait 7 Tips Memilih Saham Berkualitas Saat IHSG Gonjang-ganjing yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Perencana Keuangan Mitra Rencana Edukasi (MRE) Andi Nugroho mengatakan ada sejumlah kriteria yang bisa dijadikan pegangan untuk memilih saham berkualitas saat pasar sedang tertekan..

Hal ini disebabkan oleh sentimen sesaat sehingga Dandy juga mengingatkan investor agar tidak membeli saham hanya.

“Pilihlah saham yang memiliki fundamental bagus. Selain itu, likuid.

“Pilih saham-saham dari sektor defensif seperti konsumsi rumah tangga, kesehatan, farmasi, serta sektor telekomunikasi,” jelas Andi..

Ini bisa menahan agar harga saham tidak semakin turun,” ujar Andi..

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tengah bergejolak naik-turun tajam saat ini mendorong investor pasar modal lebih selektif dalam memilih saham-saham untuk dikoleksi sebagai instrumen investasi..

“Cari saham yang sudah undervalued atau harganya sudah turun banyak, sehingga ketika rebound bisa untung lebih besar lagi,” ujar Andi..

“Lakukan strategi dollar cost averaging atau membeli sedikit demi sedikit secara bertahap agar mendapatkan harga rata-rata terbaik,” katanya..

“Kalau kondisi pasar seperti sekarang, yang paling penting itu balik lagi ke tujuan investasi.

Investasinya buat apa, dananya berapa,. Selain itu, sampai kapan,” kata Dandy..

Investor perlu melihat, apakah bisnis perusahaannya masih sustain untuk jangka panjang..

Saham dengan kinerja keuangan solid dinilai memiliki peluang bangkit saat pasar pulih.

Membaca berita memang penting, tapi tetap harus dianalisa fundamental sahamnya..

Aksi buyback dinilai bisa menjadi sinyal kepercayaan manajemen terhadap kinerja perusahaan..

Menurutnya, kondisi pasar yang fluktuatif justru lebih cocok bagi investor berjangka panjang..

“Saham itu memang fluktuatif, naik-turun, jadi kurang cocok untuk jangka pendek, kecuali niatnya trading,” ujarnya..

Perencana Keuangan Advisors Alliance Group Indonesia Dandy menekankan pentingnya kembali ke tujuan investasi sebelum membeli saham.

Likuiditas juga penting agar saham mudah diperdagangkan..

Untuk pemula, ia menyarankan memilih saham yang sudah masuk indeks utama.

Ia mengingatkan saham bukan instrumen jangka pendek yang cocok bagi semua orang..

Meskipun demikian, tetap berpotensi untuk rebound kembali,” kata Andi. sementara Sehingga meskipun saat ini mungkin harganya sedang anjlok,.

“Sejak awal 2026, sudah ada beberapa emiten yang melakukan aksi buyback saham mereka.

Ia menambahkan strategi beli rutin secara bertahap. Selain itu, diversifikasi juga perlu dijalankan..

Strategi beli bertahap atau DCA dinilai efektif saat pasar masih mencari titik terendah..

Sektor yang produknya tetap dibutuhkan masyarakat dinilai lebih tahan terhadap tekanan ekonomi..

“Selain itu, saya juga sarankan pakai strategi Dollar Cost Averaging,. Selain itu, terakhir, jangan all-in di satu saham,” tutup Dandy..

Harga saham yang sudah turun signifikan dapat menjadi peluang masuk dengan valuasi lebih murah..

Berikut tips memilih saham di tengah tekanan IHSG dari ahlinya:.

“Bisa mulai dari saham-saham yang ada di indeks seperti LQ45, IDX30, IDX80, atau Kompas100,” ujar Dandy..

Di tengah volatilitas pasar, perencana keuangan menilai investor perlu fokus pada kualitas fundamental, tujuan investasi, serta strategi jangka panjang agar tetap bisa memanfaatkan peluang rebound..

Hal ini disebabkan oleh FOMO atau karena melihat berita positif tentang emiten tersebut, lalu langsung beli sahamnya sehingga Jangan masuk ke saham cuma.

Menurutnya, kunci utama investasi saham tetap pada keberlanjutan bisnis perusahaan.

Perkembangan terkait 7 Tips Memilih Saham Berkualitas Saat IHSG Gonjang-ganjing akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.

Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.

Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By