0 0
Read Time:1 Minute, 55 Second

Equityworld Futures Surabaya – Update berita terbaru terkait 3 Hasil Pertemuan BEI-OJK dan MSCI Ditargetkan Rampung April yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Pilihan Editor: Mengapa Demutualisasi Bursa Efek Indonesia Perlu Dilakukan.

BURSA Efek Indonesia (BEI), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KESI), beserta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bertemu secara daring dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada Senin, 2 Februari 2026.

KSEI akan berkolaborasi dengan pelaku pasar untuk menambahkan sejumlah data fields guna meningkatkan granularitas data. Penyempurnaan ini akan dilakukan melalui penambahan 27 klasifikasi investor sebagai subkategori pada jenis investor Corporate (CP). Selain itu, Others (OT) dalam SID.Adapun 27 klasifikasi itu adalah Private Equity, Trustee Bank, Venture Capital, Government, Sovereign Wealth Fund, Investment Advisors, Brokerage Firms, Private Bank, Investment Fund Selling Agent, State Owned Enterprises, Permanent Establishment, Limited Partnership, Firm, Peer-to-peer Lending, Sole Proprietorship, State Owned Company, Public Corporate, Social Organization, Central Bank, Diocese, Conference, Congregation, Cooperatives, International Organization, Political Parties, Partnership, Educational Institution.Sementara itu, inisiatif ketiga adalah peningkatan ketentuan minimum free float dari 7,5 persen dari menjadi 15 persen.

Dia menyebutkan seluruh inisiatif tersebut ditargetkan selesai sebelum akhir April 2026..

“Peningkatan tersebut akan diterapkan secara bertahap,” ucap Kautsar.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas tiga inisiatif untuk memperkuat kredibilitas, integritas,. Selain itu, transparansi pasar modal Indonesia.Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan inisiatif yang pertama adalah perluasan keterbukaan data kepemilikan saham yang tidak kagi terbatas pada kepemilikan di atas 5 persen.

“BEI akan menambahkan pengungkapan kepemilikan saham di atas 1 persen yang disampaikan secara bulanan, guna semakin meningkatkan transparansi pasar,” kata Kautsar dalam keterangan resmi pada Kamis, 5 Februari 2026.Inisiatif kedua adalah penyempurnaan klasifikasi investor dalam Single Investor Identification (SID).

Perkembangan terkait 3 Hasil Pertemuan BEI-OJK dan MSCI Ditargetkan Rampung April akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.

Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.

Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By