0 0
Read Time:1 Minute, 22 Second

Equityworld Futures Surabaya – Update berita terbaru terkait Cadangan Devisa Januari 2026 Turun Menjadi US$ 154,6 Miliar yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

“Perkembangan tersebut antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah. Selain itu, kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah sebagai respons Bank Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang meningkat,” ucap Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bi Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan resmi pada Jumat, 6 Februari 2026..

Denny mengatakan posisi cadangan devisa Januari setara dengan pembiayaan 6,3 bulan impor atau 6,1 bulan impor. Selain itu, pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Dengan demikian, cadangan devisa menyusut US$ 1,9 miliar..

Posisi ini lebih rendah dibandingkan pada akhir Desember 2025 yang tercatat sebesar US$ 156,5 miliar.

BANK Indonesia (BI) melaporkan cadangan devisa pada akhir Januari 2026 tercatat sebesar US$ 154,6 miliar.

BI menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi. Selain itu, sistem keuangan..

Perkembangan terkait Cadangan Devisa Januari 2026 Turun Menjadi US$ 154,6 Miliar akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.

Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.

Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %