Equity World Trillium Surabaya – Harga minyak dunia kembali melemah setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut Venezuela akan menyerahkan puluhan juta barel minyak mentah kepada Amerika Serikat.
Minyak Brent turun mendekati US$60 per barel, sementara WTI bertahan di sekitar US$56 per barel, melanjutkan tren penurunan sejak awal tahun.
🇺🇸 AS Kuasai Pasokan Minyak Venezuela
Trump menyatakan bahwa hingga 50 juta barel minyak berkualitas tinggi Venezuela akan diserahkan kepada AS untuk dijual, dengan hasil penjualan diklaim akan menguntungkan kedua negara. Langkah ini dipandang sebagai upaya Washington untuk memperkuat kendali atas sektor minyak Venezuela, sekaligus mengurangi risiko gangguan pasokan akibat keterbatasan kapasitas penyimpanan di negara tersebut.
Tekanan tambahan datang dari laporan bahwa pemerintahan Trump mendorong Venezuela untuk menjalin kerja sama eksklusif dengan AS dalam penjualan minyak, serta mengurangi hubungan energi dengan Tiongkok, Rusia, Iran, dan Kuba. Jika terealisasi, kebijakan ini akan menandai pergeseran politik besar bagi Venezuela yang selama ini dekat dengan negara-negara tersebut.
📉 Sentimen Bearish Bayangi Pasar Minyak Global
Secara fundamental, pasar minyak masih dibayangi sentimen bearish. Kekhawatiran terhadap kelebihan pasokan global tetap kuat, diperparah oleh ketidakpastian politik pasca jatuhnya Nicolás Maduro.
Analis ING menilai langkah AS justru mengurangi risiko gangguan pasokan, sehingga memberikan tekanan tambahan terhadap harga minyak dunia.
📊 Data Stok Minyak AS & Faktor Tambahan
Dari sisi data, laporan American Petroleum Institute (API) menunjukkan:
-
Stok minyak mentah AS turun 2,8 juta barel
-
Namun stok bensin dan distilat naik lebih dari 4 juta barel
Pasar kini menantikan data resmi pemerintah AS, serta perkembangan geopolitik lanjutan, termasuk kemungkinan kesepakatan keamanan Ukraina yang berpotensi membuka kembali ekspor minyak Rusia dan menambah tekanan pada pasar energi global.
Fokus Data Ekonomi AS Malam Ini (WIB)
Data ekonomi berikut berpotensi memengaruhi USD dan harga emas:
-
ADP Nonfarm Payroll (20.15 WIB)
Estimasi > 47.000
➝ Aktual < estimasi → USD melemah, emas menguat -
Factory Orders (22.00 WIB)
Estimasi > -1,1%
➝ Aktual < estimasi → USD melemah, emas menguat -
ISM Non-Manufacturing PMI (22.00 WIB)
Estimasi > 52,2
➝ Aktual < estimasi → USD melemah, emas menguat -
JOLTs Job Openings (22.00 WIB)
Estimasi > 7,650 juta
➝ Aktual < estimasi → USD melemah, emas menguat -
Crude Oil Inventories (22.30 WIB)
Estimasi < 1,934 juta barel
➝ Stok naik → ekonomi melambat, emas menguat
Outlook & Level Perdagangan Emas
Estimasi Range Emas Hari Ini: 4464 – 4532
Strategi (Ilustrasi):
-
Buy bertahap: 4496 | 4492 | 4488 | 4484
-
Sell bertahap: 4512 | 4508 | 4504 | 4500
DISCLAIMER
Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka PT. EQUITYWORLD FUTURES (EWF) Priority Trillium – Surabaya , Sahid Sudirman Centre Jakarta dan Praxis – Surabaya yang Berada dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Ilustrasi Informasi Diatas Hanya Untuk Kalangan Internal Terbatas EWF. Mengingat Pesatnya Laju Informasi dan Berita, Ilustrasi Berita ini Tidak Menggambarkan Secara Keseluruhan Kondisi yang Berkembang di Pasar. Perlunya Kroscek dari Pembaca Terhadap Ilustrasi Informasi Diatas Karena Potensi Mis-Interpretasi. Siapapun Dilarang Menggunakan Informasi Diatas Sebagai Dasar Dalam Pengambilan Keputusan Transaksi. Perdagangan Berjangka Memiliki Resiko Tinggi & Cara Transaksi yang Unik. Anda Dapat Menghubungi Wakil Pialang Berjangka Kami untuk Menerima Informasi Sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.
baca berita berita lainnya di news Equityworld Trillium Surabaya
berita terkait
News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders
