Equity World Trillium Surabaya – Pasar saham Asia-Pasifik mayoritas melemah pada Selasa menjelang akhir tahun, tertekan oleh sentimen negatif dari Wall Street. Pelemahan ini dipicu oleh aksi jual berkelanjutan di saham-saham teknologi AS, seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap potensi gelembung (bubble) kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Tekanan dari Wall Street dan Saham Teknologi AS
Di Amerika Serikat, saham Nvidia turun lebih dari 1% pada Senin, memangkas sebagian kenaikan tajam yang terjadi pekan lalu. Tekanan juga melanda saham teknologi besar lainnya seperti Palantir Technologies, Meta Platforms, dan Oracle.
Akibatnya, indeks utama Wall Street ditutup di zona merah, dengan S&P 500, Nasdaq Composite, dan Dow Jones sama-sama mencatatkan penurunan. Kekhawatiran akan valuasi berlebihan pada sektor AI membuat investor bersikap lebih hati-hati menjelang penutupan tahun.
Kinerja Pasar Saham Asia
Di kawasan Asia:
-
Jepang:
Indeks Nikkei 225 turun 0,49%, sementara Topix melemah 0,36%.
Saham SoftBank Group anjlok lebih dari 2% setelah perusahaan mengumumkan rencana akuisisi DigitalBridge senilai US$4 miliar untuk memperkuat bisnis pusat data AI.
Sebaliknya, saham DigitalBridge melonjak sekitar 10%. -
Korea Selatan:
Indeks Kospi turun 0,41%, sedangkan Kosdaq melemah 0,36%, mengikuti sentimen global yang cenderung negatif. -
Australia:
Pasar saham relatif lebih stabil, dengan indeks S&P/ASX 200 dibuka menguat tipis 0,19%. -
Hong Kong:
Kontrak berjangka Hang Seng Index tercatat sedikit lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya.
Faktor Geopolitik dan Fokus Data Ekonomi AS
Selain tekanan pasar global, investor juga mencermati perkembangan geopolitik, khususnya latihan militer China di sekitar Taiwan yang diumumkan pada Senin. Ketegangan ini turut menambah kehati-hatian pelaku pasar.
Ke depan, perhatian pasar akan tertuju pada:
-
Rilis data harga rumah di Amerika Serikat, serta
-
Notulen (minutes) rapat Federal Reserve bulan Desember,
yang diharapkan dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter The Fed pada tahun depan.
DISCLAIMER
Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka PT. EQUITYWORLD FUTURES (EWF) Priority Trillium – Surabaya , Sahid Sudirman Centre Jakarta dan Praxis – Surabaya yang Berada dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Ilustrasi Informasi Diatas Hanya Untuk Kalangan Internal Terbatas EWF. Mengingat Pesatnya Laju Informasi dan Berita, Ilustrasi Berita ini Tidak Menggambarkan Secara Keseluruhan Kondisi yang Berkembang di Pasar. Perlunya Kroscek dari Pembaca Terhadap Ilustrasi Informasi Diatas Karena Potensi Mis-Interpretasi. Siapapun Dilarang Menggunakan Informasi Diatas Sebagai Dasar Dalam Pengambilan Keputusan Transaksi. Perdagangan Berjangka Memiliki Resiko Tinggi & Cara Transaksi yang Unik. Anda Dapat Menghubungi Wakil Pialang Berjangka Kami untuk Menerima Informasi Sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.
baca berita berita lainnya di news Equityworld Trillium Surabaya
berita terkait
News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders
