Equity World Trillium Surabaya – Pasar keuangan global tengah dibayangi oleh sentimen risk-off, mendorong investor beralih ke aset safe haven seperti emas. Di perdagangan Asia pagi ini, harga emas berpotensi mengalami rebound setelah penurunan hampir 2% di sesi sebelumnya, yang menandai level terendah dalam satu minggu terakhir.
Wall Street Melemah, Dorong Permintaan Emas
Indeks Dow Jones ditutup menguat +225 poin (+0,48%), namun ketegangan investor meningkat setelah CEO Morgan Stanley dan Goldman Sachs mengisyaratkan potensi penurunan tajam di pasar saham AS. Mereka menilai valuasi saham saat ini terlalu tinggi dan menyebut adanya dinamika mirip “gelembung” pada reli saham teknologi.
Kekhawatiran tersebut menyebabkan penurunan tajam di Wall Street, yang juga menyeret bursa Asia melemah pada Rabu. Kondisi ini memicu kembalinya minat terhadap emas, yang secara historis dipandang sebagai aset penyimpan nilai aman (safe haven) di tengah ketidakpastian ekonomi.
Tekanan dari Dolar AS dan Ekspektasi The Fed
Meski permintaan meningkat, harga emas masih tertahan akibat berkurangnya ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve (The Fed) tahun ini.
Komentar Ketua The Fed Jerome Powell pekan lalu memberi sinyal bahwa bank sentral mungkin akan menunda pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut. Di sisi lain, penguatan dolar AS ke level tertinggi tiga bulan turut membatasi pergerakan emas karena membuat logam mulia ini lebih mahal bagi pembeli luar negeri.
Faktor Geopolitik dan Data Ekonomi yang Ditunggu
Meredanya ketegangan antara AS dan Tiongkok juga turut mengurangi arus masuk ke aset safe haven, sehingga menekan momentum kenaikan emas dalam beberapa sesi terakhir.
Kini, pelaku pasar menantikan data penggajian swasta ADP AS yang akan dirilis malam ini untuk mencari petunjuk lebih lanjut terkait arah kebijakan The Fed. Dengan rilis data Nonfarm Payroll (NFP) resmi tertunda akibat penutupan sebagian pemerintah AS, laporan ADP kali ini diperkirakan akan memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap pasar.
Fokus Data Malam Ini: Initial Jobless Claims (20.30 WIB)
Klaim pengangguran AS minggu lalu diperkirakan turun di bawah 218.000.
-
Jika aktual > 218.000, maka USD berpotensi melemah dan harga emas dapat menguat.
-
Sebaliknya, jika aktual < 218.000, maka USD cenderung menguat dan emas bisa kembali tertekan.
Rencana Perdagangan & Estimasi Range Harga
Estimasi Range Emas: 3954 – 4022
Saran Posisi:
-
Buy:
-
5 lot di 3986
-
4 lot di 3982
-
3 lot di 3978
-
2 lot di 3974
-
-
Sell:
-
2 lot di 4002
-
3 lot di 3998
-
4 lot di 3994
-
5 lot di 3990
-
Disclaimer:
Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka PT. EQUITYWORLD FUTURES (EWF) Priority Trillium – Surabaya , Sahid Sudirman Centre Jakarta dan Praxis – Surabaya yang Berada dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Ilustrasi Informasi Diatas Hanya Untuk Kalangan Internal Terbatas EWF. Mengingat Pesatnya Laju Informasi dan Berita, Ilustrasi Berita ini Tidak Menggambarkan Secara Keseluruhan Kondisi yang Berkembang di Pasar. Perlunya Kroscek dari Pembaca Terhadap Ilustrasi Informasi Diatas Karena Potensi Mis-Interpretasi. Siapapun Dilarang Menggunakan Informasi Diatas Sebagai Dasar Dalam Pengambilan Keputusan Transaksi. Perdagangan Berjangka Memiliki Resiko Tinggi & Cara Transaksi yang Unik. Anda Dapat Menghubungi Wakil Pialang Berjangka Kami untuk Menerima Informasi Sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.
baca berita berita lainnya di news Equityworld Trillium Surabaya
berita terkait
News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders
