Equity World Trillium Surabaya – Harga Emas Berpotensi Rebound Setelah The Fed Pangkas Suku Bunga, Pasar Fokus pada Data Inflasi PCEEquity World Trillium Surabaya – Harga Emas Berpotensi Rebound Setelah The Fed Pangkas Suku Bunga, Pasar Fokus pada Data Inflasi PCE
0 0
Read Time:3 Minute, 10 Second

Equity World Trillium Surabaya – Pasar Amerika Serikat kembali melemah pada penutupan Kamis, dengan Dow Jones turun 110 poin (-0,23%). Sementara itu, harga emas dunia berpotensi rebound di perdagangan Asia Jumat pagi, mengakhiri penurunan empat hari berturut-turut.

Kenaikan emas didorong oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang memberikan sedikit dukungan, serta minimnya detail perkembangan perdagangan setelah pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping, yang menambah sentimen positif di pasar logam mulia.


The Fed Pangkas Suku Bunga, Tapi Powell Bersikap Hati-Hati

The Fed memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke kisaran 4,00%, sesuai dengan perkiraan pasar. Keputusan ini sempat menekan dolar AS dan mendukung kenaikan harga emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Namun, kenaikan emas masih terbatas setelah Ketua The Fed Jerome Powell menyatakan bahwa pemangkasan suku bunga lanjutan pada Desember masih jauh dari kepastian. Nada hati-hati Powell ini meredam optimisme pelaku pasar yang sebelumnya memperkirakan siklus pelonggaran kebijakan moneter akan berlangsung lebih lama.

Akibatnya, meskipun dolar AS sempat melemah, harga emas dunia hanya mampu naik tipis dari level terendah tiga minggu di bawah USD 3.900 per ounce, setelah sebelumnya sempat mencapai rekor tertinggi di atas USD 4.381 per ounce pekan lalu.


Pertemuan Trump–Xi Beri Harapan Baru, Tapi Masih Minim Kepastian

Dari sisi geopolitik, pertemuan antara Donald Trump dan Xi Jinping di Busan, Korea Selatan, juga menjadi fokus pasar. Trump menyebut pertemuan itu sebagai “luar biasa”, dengan hasil kesepakatan untuk memangkas tarif AS atas barang-barang Tiongkok dari 57% menjadi 47%.

Selain itu, Tiongkok disebut akan melanjutkan pembelian besar-besaran kedelai AS dan melonggarkan pembatasan ekspor logam tanah jarang. Namun, hingga saat ini belum ada rincian konkret terkait isu-isu sensitif seperti semikonduktor dan ekspor pertanian, sehingga pasar masih menunggu informasi tambahan untuk menilai sejauh mana kemajuan sebenarnya tercapai.

Ketidakpastian tersebut, ditambah dengan sikap dovish The Fed, membantu mengangkat harga emas dari level terendah minggu ini.


Fokus Pasar Hari Ini: Core PCE dan Chicago PMI

🔹 Core PCE Price Index YoY (September) – Rilis 19.30 WIB
Indeks harga Core PCE (Personal Consumption Expenditures) merupakan acuan utama inflasi The Fed. Indikator ini mengukur perubahan harga barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat, tidak termasuk makanan dan energi.
Diperkirakan Core PCE September > 2,9%. Jika data aktual lebih rendah dari 2,9%, maka USD berpotensi melemah dan harga emas berpeluang menguat.

🔹 Chicago PMI (Oktober) – Rilis 20.45 WIB
Indeks Chicago Purchasing Managers’ Index (PMI) mencerminkan kesehatan sektor manufaktur wilayah Chicago. Angka di atas 50 menunjukkan ekspansi, sedangkan di bawah 50 berarti kontraksi.
Diperkirakan Chicago PMI Oktober > 42,3. Jika data aktual lebih rendah dari 42,3, maka USD berpotensi melemah dan harga emas dapat menguat.


Proyeksi Pergerakan Harga Emas

  • Estimasi range harga emas: USD 3.986 – 4.054/oz

  • Strategi posisi (contoh):

    • Buy: 5 lot di 4018, 4 lot di 4014, 3 lot di 4010, 2 lot di 4006

    • Sell: 2 lot di 4034, 3 lot di 4030, 4 lot di 4026, 5 lot di 4022


🔸 Disclaimer:

Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka PT. EQUITYWORLD FUTURES (EWF) Priority Trillium – Surabaya , Sahid Sudirman Centre Jakarta dan Praxis – Surabaya yang Berada dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Ilustrasi Informasi Diatas Hanya Untuk Kalangan Internal Terbatas EWF. Mengingat Pesatnya Laju Informasi dan Berita, Ilustrasi Berita ini Tidak Menggambarkan Secara Keseluruhan Kondisi yang Berkembang di Pasar. Perlunya Kroscek dari Pembaca Terhadap Ilustrasi Informasi Diatas Karena Potensi Mis-Interpretasi. Siapapun Dilarang Menggunakan Informasi Diatas Sebagai Dasar Dalam Pengambilan Keputusan Transaksi. Perdagangan Berjangka Memiliki Resiko Tinggi & Cara Transaksi yang Unik. Anda Dapat Menghubungi Wakil Pialang Berjangka Kami untuk Menerima Informasi Sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.
baca berita berita lainnya di news Equityworld Trillium Surabaya

berita terkait

Demo Equityworld

Equityworld Futures

News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders

Demo ewf

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %