Equity World Trillium Surabaya – Pasar Saham Asia Melemah, Tekanan dari Wall Street dan Ketegangan Perdagangan AS-TiongkokEquity World Trillium Surabaya – Pasar Saham Asia Melemah, Tekanan dari Wall Street dan Ketegangan Perdagangan AS-Tiongkok
0 0
Read Time:2 Minute, 15 Second

Equity World Trillium Surabaya – Pasar saham Asia dibuka melemah pada Kamis pagi, mengikuti kejatuhan tajam di Wall Street yang memicu kerugian luas di hampir semua sektor.
Indeks utama di Jepang dan Korea Selatan turun lebih dari 1% pada awal perdagangan, tertekan oleh laporan keuangan mengecewakan dari sejumlah perusahaan besar Amerika Serikat.

Wall Street Turun, Saham Teknologi Terpukul

Sektor teknologi mengalami tekanan besar. Saham Netflix anjlok 10%, sementara Tesla juga melemah setelah laporan keuangannya tidak memenuhi ekspektasi, meski mencatat peningkatan penjualan yang signifikan.
Penurunan ini memperkuat kekhawatiran investor terhadap kondisi ekonomi AS dan prospek laba perusahaan teknologi di tengah suku bunga tinggi.

Ketegangan Dagang AS-Tiongkok Meningkat Kembali

Kekhawatiran pasar semakin dalam setelah pemerintahan Presiden Donald Trump mengumumkan rencana untuk membatasi ekspor perangkat lunak ke Tiongkok.
Langkah ini berpotensi memicu kembali perang dagang antara dua ekonomi terbesar dunia, yang sebelumnya sempat mereda.

Di saat yang sama, harga minyak dunia melonjak hampir 3% setelah AS memberlakukan sanksi baru terhadap dua produsen minyak terbesar Rusia.
Kebijakan ini ditujukan untuk menekan Presiden Vladimir Putin agar menghentikan perang di Ukraina, namun turut memperburuk ketegangan geopolitik global.

Saham Teknologi Jepang Ikut Tertekan

Di Jepang, saham-saham teknologi seperti Disco Corp. dan Lasertec Corp. juga merosot lebih dari 4%, seiring langkah Perdana Menteri baru, Sanae Takaichi, yang mengumumkan rencana stimulus ekonomi nasional.
Kebijakan tersebut bertujuan membantu masyarakat menghadapi inflasi rendah yang berkepanjangan, namun pasar masih menunggu detail implementasinya di tengah ketidakpastian global dan menurunnya selera risiko investor.

Kebijakan The Fed dan Ketidakpastian Data Ekonomi AS

Dari Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed) dikabarkan tengah menyiapkan revisi besar terhadap aturan permodalan bank-bank besar di Wall Street, yang akan melonggarkan regulasi era pemerintahan Biden.
Namun, The Fed menghadapi kendala karena kehilangan akses terhadap data ketenagakerjaan sektor swasta dari penyedia independen akibat penutupan sebagian pemerintahan AS (government shutdown).
Situasi ini membuat pembuat kebijakan AS kekurangan data ekonomi penting di tengah gejolak pasar global yang meningkat.


Disclaimer:

Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka PT. EQUITYWORLD FUTURES (EWF) Priority Trillium – Surabaya , Sahid Sudirman Centre Jakarta dan Praxis – Surabaya yang Berada dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Ilustrasi Informasi Diatas Hanya Untuk Kalangan Internal Terbatas EWF. Mengingat Pesatnya Laju Informasi dan Berita, Ilustrasi Berita ini Tidak Menggambarkan Secara Keseluruhan Kondisi yang Berkembang di Pasar. Perlunya Kroscek dari Pembaca Terhadap Ilustrasi Informasi Diatas Karena Potensi Mis-Interpretasi. Siapapun Dilarang Menggunakan Informasi Diatas Sebagai Dasar Dalam Pengambilan Keputusan Transaksi. Perdagangan Berjangka Memiliki Resiko Tinggi & Cara Transaksi yang Unik. Anda Dapat Menghubungi Wakil Pialang Berjangka Kami untuk Menerima Informasi Sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.
baca berita berita lainnya di news Equityworld Trillium Surabaya

berita terkait

Demo Equityworld

Equityworld Futures

News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders

Demo ewf

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %