Equity World Trillium Surabaya – Harga emas berpotensi mengalami penurunan dari level tertingginya di perdagangan Asia hari ini. Tekanan terutama datang dari aksi ambil untung (profit taking) dan meredanya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok, yang mengurangi permintaan terhadap logam mulia sebagai aset safe haven.
Indeks Dow Jones ditutup menguat +218 poin (+0,47%), mencerminkan optimisme investor terhadap prospek ekonomi dan potensi kesepakatan dagang baru.
Sentimen Positif dari AS Dorong Pelemahan Emas
Presiden AS Donald Trump menyampaikan nada damai terkait negosiasi perdagangan, menyebut bahwa ia mengharapkan kesepakatan yang “kuat dan adil” dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping. Kedua pemimpin dijadwalkan bertemu di Korea Selatan pada pertemuan puncak pekan depan.
Selain itu, Menteri Keuangan AS Scott Bessent akan bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Tiongkok He Lifeng di Malaysia akhir pekan ini untuk membahas kelanjutan hubungan dagang kedua negara. Meski demikian, ancaman tarif tambahan 100% terhadap produk Tiongkok mulai 1 November masih menjadi faktor risiko yang membayangi pasar.
Ketidakpastian Politik AS Mulai Mereda
Penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett juga menambah optimisme pasar dengan menyebutkan bahwa penutupan pemerintah AS yang berlangsung lama kemungkinan akan segera berakhir dalam minggu ini. Kesepakatan pendanaan bipartisan disebut hampir tercapai, sehingga mengurangi ketidakpastian politik di Washington.
Kondisi ini membuat investor beralih dari aset defensif seperti emas menuju aset berisiko yang menawarkan imbal hasil lebih tinggi.
Fokus Pasar: Data Inflasi dan Kebijakan The Fed
Perhatian pasar kini tertuju pada rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS yang akan diumumkan pada hari Jumat. Para ekonom memperkirakan inflasi tahunan naik sekitar 3,1% (YoY). Jika data inflasi keluar lebih tinggi dari perkiraan, hal ini bisa menekan ekspektasi penurunan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) pada pertemuan bulan Oktober.
Meskipun demikian, harga emas masih ditopang oleh:
-
Spekulasi pelonggaran kebijakan moneter oleh The Fed,
-
Ketidakpastian terkait tarif baru Trump, dan
-
Pembelian emas berkelanjutan oleh bank sentral global.
Data Penting Malam Ini: Crude Oil Inventories
Pasar juga akan menantikan laporan Crude Oil Inventories AS pukul 23.00 WIB.
-
Jika cadangan aktual < 3,524 juta barel, permintaan energi meningkat, mendukung ekonomi AS dan menekan harga emas.
-
Sebaliknya, jika cadangan aktual > 3,524 juta barel, hal ini menandakan melemahnya permintaan energi, melemahkan USD, dan berpotensi mendorong harga emas naik kembali.
Analisis Teknis dan Saran Transaksi Emas
Estimasi Range Emas: 4080 – 4158
Strategi Buy:
-
Buy 5 lot di 4122
-
Buy 4 lot di 4118
-
Buy 3 lot di 4114
-
Buy 2 lot di 4110
Strategi Sell:
-
Sell 2 lot di 4138
-
Sell 3 lot di 4134
-
Sell 4 lot di 4130
-
Sell 5 lot di 4126
Disclaimer:
Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka PT. EQUITYWORLD FUTURES (EWF) Priority Trillium – Surabaya , Sahid Sudirman Centre Jakarta dan Praxis – Surabaya yang Berada dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Ilustrasi Informasi Diatas Hanya Untuk Kalangan Internal Terbatas EWF. Mengingat Pesatnya Laju Informasi dan Berita, Ilustrasi Berita ini Tidak Menggambarkan Secara Keseluruhan Kondisi yang Berkembang di Pasar. Perlunya Kroscek dari Pembaca Terhadap Ilustrasi Informasi Diatas Karena Potensi Mis-Interpretasi. Siapapun Dilarang Menggunakan Informasi Diatas Sebagai Dasar Dalam Pengambilan Keputusan Transaksi. Perdagangan Berjangka Memiliki Resiko Tinggi & Cara Transaksi yang Unik. Anda Dapat Menghubungi Wakil Pialang Berjangka Kami untuk Menerima Informasi Sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.
baca berita berita lainnya di news Equityworld Trillium Surabaya
berita terkait
News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders
