Jakarta, 5 Agustus 2025 — Harga emas berpotensi bertahan stabil di perdagangan Asia pada hari Selasa setelah mencatat lonjakan tajam di sesi sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) menyusul data ketenagakerjaan AS yang lemah, serta kekhawatiran terhadap ketegangan perdagangan global yang meningkat di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.
📈 Harga Emas Menguat Lebih dari 2%
Pada hari Jumat, harga emas melonjak lebih dari 2%, memulihkan sebagian besar kerugian yang terjadi dalam dua pekan sebelumnya. Ini sekaligus mencatatkan kenaikan mingguan pertama setelah dua minggu berturut-turut mengalami penurunan.
Penguatan ini dipicu oleh data non-farm payrolls AS untuk Juli yang hanya naik 73.000, jauh di bawah ekspektasi analis. Selain itu, terjadi revisi ke bawah pada data ketenagakerjaan bulan Mei dan Juni. Tingkat pengangguran juga naik menjadi 4,2%, memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi AS.
🔻 Suku Bunga The Fed dan Dolar Melemah
Data ekonomi yang lemah tersebut meningkatkan peluang pemangkasan suku bunga oleh The Fed pada bulan September, yang saat ini diperkirakan pasar mencapai 90%.
Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang untuk memegang emas—sebagai aset tanpa imbal hasil—sehingga meningkatkan daya tarik emas bagi investor.
Imbal hasil obligasi AS (US Treasury) yang lebih rendah, serta pelemahan indeks Dolar AS sebesar 0,4% setelah turun 0,8% pada Jumat lalu, turut mendukung reli harga emas.
🌍 Ketegangan Dagang Dorong Permintaan Safe Haven
Investor juga beralih ke aset safe haven seperti emas karena Presiden Trump kembali memberlakukan tarif impor terhadap negara-negara seperti Kanada, Brasil, India, dan Taiwan. Langkah ini meningkatkan kekhawatiran inflasi dan gangguan terhadap rantai pasokan global.
Ketidakpastian geopolitik dan kebijakan suku bunga rendah terus memperkuat daya tarik emas batangan sebagai instrumen lindung nilai.
🔎 Fokus Pasar Hari Ini: Data Neraca Perdagangan & ISM Non-Manufacturing PMI
📌 Trade Balance (Juni) – Rilis pukul 19:30 WIB
Diperkirakan defisit neraca perdagangan AS bulan Juni menyusut ke angka < -$62,60 miliar.
Jika defisit aktual lebih besar (lebih buruk) dari perkiraan, maka USD berpotensi melemah, dan harga emas dapat menguat.
📌 ISM Non-Manufacturing PMI (Juli) – Rilis pukul 21:00 WIB
Indeks ISM sektor jasa diprediksi naik di atas 51,5.
Jika angka aktual di bawah 51,5, ini menunjukkan pelemahan sektor jasa, berpotensi melemahkan dolar AS, dan mendorong kenaikan harga emas.
📊 Estimasi Range dan Strategi Perdagangan Emas Hari Ini:
Range estimasi harga emas: 3358 – 3394
Rekomendasi posisi beli (Buy):
-
Buy 5 lot di 3374
-
Buy 4 lot di 3370
-
Buy 3 lot di 3366
-
Buy 2 lot di 3362
Rekomendasi posisi jual (Sell):
-
Sell 2 lot di 3390
-
Sell 3 lot di 3386
-
Sell 4 lot di 3382
-
Sell 5 lot di 3378
Disclaimer:
Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka PT. EQUITYWORLD FUTURES (EWF) Priority Trillium – Surabaya , Sahid Sudirman Centre Jakarta dan Praxis – Surabaya yang Berada dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Ilustrasi Informasi Diatas Hanya Untuk Kalangan Internal Terbatas EWF. Mengingat Pesatnya Laju Informasi dan Berita, Ilustrasi Berita ini Tidak Menggambarkan Secara Keseluruhan Kondisi yang Berkembang di Pasar. Perlunya Kroscek dari Pembaca Terhadap Ilustrasi Informasi Diatas Karena Potensi Mis-Interpretasi. Siapapun Dilarang Menggunakan Informasi Diatas Sebagai Dasar Dalam Pengambilan Keputusan Transaksi. Perdagangan Berjangka Memiliki Resiko Tinggi & Cara Transaksi yang Unik. Anda Dapat Menghubungi Wakil Pialang Berjangka Kami untuk Menerima Informasi Sejelasnya akan Perdagangan Berjangka.
baca berita berita lainnya di news Equityworld Trillium Surabayaberita terkait
