0 0
Read Time:4 Minute, 30 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Bursa Asia Hancur: Taiwan Terburuk 25 Tahun-Rp44.000 T Lenyap di Korea yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Sentimen tersebut menghantam saham-saham teknologi AS sebelum akhirnya merambat ke pasar Asia, terutama negara-negara yang memiliki industri semikonduktor besar..

Meski berhasil memangkas sebagian kerugiannya, bursa Taiwan tetap mencatatkan penurunan mingguan terdalam sejak September 2001 atau 25 tahun..

Sejumlah indeks utama di kawasan terjun bebas, bahkan pasar saham Korea Selatan, Jepang,. Di samping itu, Taiwan sempat anjlok lebih dari 7% sepanjang perdagangan. juga perlu diperhatikan..

Dari 225 saham penghuni Nikkei, sebanyak 222 ditutup melemah sekaligus hanya tiga yang berhasil menguat..

// .

Tekanan jual juga melanda sejumlah pasar saham lainnya di Asia.

TSMC juga berhasil keluar dari posisi limit down. Di samping itu, mengakhiri perdagangan di NTmengakhiri perdagangan di NT$2.135, melemah 4,69%..135, melemah 4,69%. juga perlu diperhatikan..

Gejolak ini bermula dari Wall Street yang lebih dulu mengalami aksi sell off besar-besaran pada Kamis (5/11/2026), menyusul kemenangan Partai Demokrat dalam pemilu sela Amerika Serikat (AS)..

KOSPI telah kehilangan lebih dari 10% nilainya sepanjang pekan ini..

Saham-saham teknologi kembali menjadi pemberat utama.

Posisi tersebut menjadi level intraday terendah sejak 6 Februari 2026..

Tekanan serupa juga menghantam pasar Jepang.

Kemenangan Demokrat memicu kekhawatiran investor terhadap potensi pengetatan regulasi kecerdasan buatan (AI) sekaligus tertundanya pembangunan pusat data..

Saham Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC), produsen chip kontrak terbesar dunia, bahkan sempat menyentuh batas penurunan harian atau limit down di NT$2.020..

“Ada unsur kepanikan yang jelas dalam aksi jual ini.

Indeks tersebut bahkan sudah kehilangan lebih dari 20% nilainya dibandingkan rekor tertinggi pada awal Oktober 2026..

Bahkan, seluruh 33 sektor dalam indeks TOPIX juga berakhir di zona merah..

Meski sempat terperosok di bawah level 5.000, KOSPI akhirnya berhasil memangkas sebagian kerugiannya. Tak hanya itu, ditutup melemah 6,02% ke posisi 5.059,69 turut berperan penting..

Indeks TAIEX sempat kehilangan 3.737,67 poin hingga menyentuh 37.837,05, mencatatkan penurunan poin intraday terbesar sepanjang sejarah bursa Taiwan..

Berikut pergerakan sejumlah indeks saham Asia sekaligus kawasan Pasifik pada Jumat (6/11/2026) pukul 14.40 WIB:..

Market cap harus turun ke KRW4.174,80 atau setara dengan US$ 2,41 triliun. Selain itu, Rp 43.6982,23 triliun…

Namun, jika dilihat secara mingguan, tekanan yang dialami pasar Korea Selatan jauh lebih besar.

Jakarta, Equityworld Futures – Bursa saham Asia rontok berjamaah pada perdagangan hari ini, Jumat (6/11/2026).

Sepanjang perdagangan, Nikkei bahkan sempat merosot 7,09% ke level 56.745,81 sebelum berhasil memangkas sebagian kerugiannya menjelang penutupan..

Sementara itu, KOSDAQ turut turun 5,03% menjadi 644,27..

Dari 13 indeks saham Asia sekaligus kawasan Pasifik yang dipantau, sebanyak 12 bergerak di zona merah, sementara hanya satu indeks yang menguat…

Baru tiga menit setelah perdagangan dibuka, indeks KOSPI langsung anjlok lebih dari 8% hingga memicu penghentian sementara perdagangan (circuit breaker) selama 20 menit pada pukul 09.03 waktu setempat..

Namun, aksi jual ternyata tidak hanya terjadi pada saham teknologi.

TAIEX akhirnya ditutup melemah 4,51% ke posisi 39.701,64, atau turun 1.873,08 poin dari penutupan sebelumnya..

Kejatuhan tersebut membuat Nikkei mengakhiri pekan dengan penurunan 9,3%, menjadi kinerja mingguan terburuk sejak Maret 2020, ketika pandemi Covid-19 mengguncang pasar keuangan global..

Tekanan jual membawa KOSPI turun hingga menyentuh 4.911,28, atau merosot 8,78%.

Posisi investasi yang terlalu ramai, pengurangan leverage, serta potensi likuidasi paksa turut memperparah penurunan,” ujarnya, dikutip dari Reuters, Jumat (6/11/2026)..

Korea Selatan menjadi salah satu pasar yang paling terpukul.

Tak kalah terpukul, pasar saham Taiwan juga mengalami tekanan jual besar-besaran.

Menurut Dilin Wu, Research Strategist Pepperstone, aksi jual yang melanda pasar bahkan mulai memperlihatkan tanda-tanda kepanikan..

Namun, tekanan mulai mereda menjelang akhir perdagangan.

Indeks Nikkei 225 ditutup anjlok 3.643,13 poin atau 5,96% ke posisi 57.434,77, mencatatkan penurunan harian terdalam sejak April 2025..

SoftBank Group terjun 10,8%, sementara produsen peralatan pengujian chip Advantest melemah 5%..

Kejatuhan tersebut bahkan mendorong pemerintah Korea Selatan menggelar rapat darurat. Selain itu, melonggarkan sementara aturan pembiayaan saham untuk mengurangi risiko likuidasi paksa di tengah anjloknya harga saham…

Saham-saham semikonduktor menjadi sasaran aksi jual.

Hal ini memberikan angka penurunan yang sangat signifikan, sejak puncaknya pada 22 Juni 2026 di mana korea berada pada market cap sebesar KRW7.449,59 triliun..

Samsung Electronics sekaligus SK Hynix bahkan sempat merosot masing-masing lebih dari 10% dan 13% pada awal perdagangan…

Perkembangan terkait Bursa Asia Hancur: Taiwan Terburuk 25 Tahun-Rp44.000 T Lenyap di Korea akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By