Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Diam-Diam RI Pernah Beli Alat Sadap dari Israel Lewat Singapura yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Kecocokan ditemukan pada spesifikasi server, komponen perangkat keras, jenis lisensi, hingga waktu pengiriman..
Dugaan penyadapan berlangsung sepanjang 2025-2026 tanpa mengikuti prosedur hukum yang berlaku.
Meski demikian, temuan tersebut belum membuktikan bahwa Pegasus secara khusus telah digunakan di Indonesia..
Salah satu transaksi yang ditemukan terjadi pada 9 September 2019..
Bagaimana teknologi asal Israel tersebut bisa sampai ke Indonesia, siapa yang menerimanya,. Tak hanya itu, berapa besar nilai pengirimannya? turut berperan penting..
Perusahaan Singapura bernama Heha Pte Ltd tercatat melakukan tiga pengiriman sistem pengawasan siber kepada Polri pada 20 Mei 2020, 3 Juli 2020,, ditambah lagi dengan 27 Januari 2021…
Penelitian tersebut mengonfirmasi keberadaan infrastruktur pengawasan milik Circles, perusahaan yang berafiliasi dengan NSO Group, di jaringan internet Indonesia..
Selain Wintego sekaligus Candiru, jaringan perusahaan yang terhubung dengan NSO Group asal Israel juga memiliki jejak di Indonesia…
Produk tersebut dikaitkan dengan Wintego Systems, perusahaan asal Israel yang mengembangkan teknologi pemantauan komunikasi sekaligus perangkat lunak mata-mata…
Candiru mengembangkan spyware bernama Cyrus, yang dirancang untuk menyusup ke komputer, jaringan, hingga ponsel pintar..
Kasus ini sekaligus memunculkan pertanyaan mengenai teknologi penyadapan yang digunakan di Indonesia, termasuk dari mana perangkat tersebut berasal..
Dua rangkaian pengiriman yang dikaitkan dengan teknologi pengawasan Israel mencapai sekitar US$38,7 juta atau hampir Rp700 miliar, (asumsi kurs Rp18.000/US$)..
NSO Group dikenal sebagai pembuat Pegasus, yakniย spywareย sangat canggih yang mampu menyusup ke handphone, ditambah lagi dengan mampu mengakses informasi tanpa sepengetahuan penggunanya…
Perdagangan teknologi pengawasan tidak selalu berlangsung langsung antara perusahaan pembuat. Tak hanya itu, negara pembeli. turut berperan penting..
Jejak perdagangan tersebut terungkap dalam laporan A Web of Surveillance: Unravelling a Murky Network of Spyware Exports to Indonesia, yang diterbitkan Amnesty International pada 1 Mei 2024..
Pola inilah yang ditemukan dalam perdagangan alat sadap ke Indonesia..
Hasil pencocokan dokumen pengiriman dengan proposal teknologi yang pernah bocor menemukan banyak kesamaan dengan produk milik Candiru, perusahaan pengembang spyware asal Israel yang juga dikenal sebagai Saito Tech..
Namun, teknologi pengawasan yang berasal dari perusahaan Israel tetap bisa masuk melalui jaringan perusahaan perantara di negara lain..
Nilai pengirimannya mencapai US$5,59 juta atau setara sekitar Rp100,7 miliar..
Total nilai pengiriman mencapai sekitar US$33 juta atau setara Rp594 miliar..
Salah satu perusahaan lokal yang muncul dalam penelusuran tersebut adalah PT Radika Karya Utama, yang memiliki riwayat pengadaan teknologi pengawasan untuk lembaga pemerintah..
Dalam sejumlah transaksi, perusahaan yang berbasis di negara lain justru menjadi perantara untuk memasok teknologi kepada pelanggan..
Namun, belum dapat dipastikan apakah pengiriman ESW Systems sekaligus kegiatan pemasaran Ataka merupakan satu transaksi yang sama…
Menariknya, sebagian besar nilai tersebut bukan berasal dari perangkat keras, misalnya komputer. Selain itu, server, melainkan perangkat lunak serta lisensi sistemnya….
Jakarta, Equityworld Futures – Kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto yang menyeret mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo membuka persoalan serius mengenai penggunaan teknologi penyadapan di Indonesia..
// .
Dua pengiriman perangkat keras pada Mei. Selain itu, Juli 2020 hanya bernilai sekitar US5.000..
Menariknya, jauh sebelum kasus ini mencuat, Indonesia ternyata sudah tercatat menerima teknologi pengawasan yang dikembangkan perusahaan asal Israel..
Sementara itu, pengiriman ketiga senilai US,06 juta pada Juli 2021 berupa lisensi sistem deteksi. Di samping itu, identifikasi berkapasitas 30.000 watch list juga perlu diperhatikan..
Bahkan, sebuah tulisan blog pada April 2019 dari seseorang yang mengaku bekerja untuk Ataka menyebut Polri sebagai mitra penerima teknologi Helios Android, ditambah lagi dengan Tactical Web Intelligence…
Melansir hasil penelitian Amnesty International, sejumlah teknologi pengawasan yang dikembangkan perusahaan dari Israel, Yunani, Singapura, sekaligus Malaysia teridentifikasi masuk atau digunakan di Indonesia sepanjang 2017-2023…
Selain ESW Systems, perusahaan Singapura lainnya bernama Ataka Enterprises juga tercatat menawarkan produk Wintego kepada lembaga penegak hukum..
Nilai yang lebih besar muncul dalam transaksi lain pada periode 2020-2021..
Selain itu, Q Cyber Technologies yang berbasis di Luksemburg. Selain itu, terhubung dengan NSO Group tercatat mengirimkan perangkat keras kepada perusahaan Indonesia pada Desember 2020…
Para tersangka juga diduga memerintahkan penghapusan data hasil penyadapan pada Oktober 2026..
Padahal, Indonesia sekaligus Israel hingga kini tidak memiliki hubungan diplomatik resmi..
Perusahaan berbasis di Singapura, ESW Systems Pte Ltd, tercatat mengirimkan produk bernama WINT System kepada Slog Polri..
Bareskrim Polri pada Selasa (3/11/2026) menetapkan Listyo Sigit bersama dua perwira tinggi Polri sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo serta sejumlah pejabat, ditambah lagi dengan tokoh lainnya…
Namun, jumlah tersebut bukan angka resmi keseluruhan impor alat sadap asal Israel.
Jika dua rangkaian pengiriman yang dikaitkan dengan Wintego. Tak hanya itu, Candiru digabungkan, nilainya mencapai sekitar US,7 juta atau hampir Rp700 miliar. turut berperan penting..
Penelitian tersebut menggunakan dokumen perdagangan internasional, arsip perusahaan, hingga pemeriksaan infrastruktur pengawasan di internet..
Wintego memiliki sejumlah produk pengawasan, termasuk WINT untuk pemantauan jaringan, ditambah lagi dengan Helios yang dirancang untuk menyusup ke perangkat seluler…
Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa dalam pengadaan teknologi pengawasan canggih, biaya terbesar justru dapat berasal dari perangkat lunak. Tak hanya itu, hak penggunaannya. turut berperan penting..
Barang tersebut tercatat sebagai Cyber Intelligence Infiltration and Exfiltration System, yakni sistem yang berkaitan dengan kemampuan mengakses serta mengambil informasi dari perangkat atau jaringan..
Berdasarkan gabungan dokumen perdagangan, ditambah lagi dengan bukti teknis, penelitian tersebut menyimpulkan dengan tingkat keyakinan tinggi bahwa sistem Candiru dipasok kepada otoritas Indonesia sekitar 2020, dengan Polri sebagai kemungkinan pengguna akhir…
Sementara komponen perangkat lunak. Tak hanya itu, lisensi yang dikirim pada Januari 2021 bernilai hampir US juta. turut berperan penting..
Identitas produsen pada pengiriman yang diduga terkait Candiru juga belum dikonfirmasi langsung oleh pemasok..
Produsennya belum berhasil diidentifikasi sehingga berdampak pada nilainya tidak dimasukkan sebagai teknologi asal Israel…
Perkembangan terkait Diam-Diam RI Pernah Beli Alat Sadap dari Israel Lewat Singapura akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | Emiten Sultan! Ini 10 Raja Dividen RI, yang Punya Sahamnya Kaya
- Equityworld Futures Surabaya | Bursa RI Makin Sepi IPO, Kalah Saing dengan Negara ASEAN?