Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Batu Bara Diam di Tempat di Tengah Hujan Kabar Buruk yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Oleh sebab itu, pelaku pasar masih mencermati keseimbangan antara ketersediaan barang sekaligus permintaan.. menjadi konsekuensi dari Namun, pasokan belum sepenuhnya pulih..
// .
Kombinasi pemulihan pasokan yang belum merata, permintaan yang lesu,. Tak hanya itu, terbatasnya pasokan dari Mongolia membuat pelaku pasar cenderung mengambil sikap wait and see. turut berperan penting..
Sebagai salah satu sumber batu bara kokas bagi China, kelancaran arus pasokan dari negara tersebut turut memengaruhi ketersediaan bahan baku di pasar domestik..
Harga batu bara pada perdagangan Senin (2/11/2026) ditutup di posisi US$ 151,35 per ton.
Kementerian menegaskan akan terus mendorong peningkatan produksi. Tak hanya itu, penyerapan batu bara domestik, memperkuat konektivitas tahap awal pengangkutan (First Mile Connectivity), meningkatkan infrastruktur distribusi batu bara, serta memantau persediaan batu bara di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) secara ketat. turut berperan penting..
Sebagai catatan, harga minyak mentah dunia anjlok lebih dari 7% pada Senin (2/11/2026), seiring meningkatnya harapan berakhirnya perang Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran setelah perundingan damai melibatkan pejabat Iran. Tak hanya itu, Qatar. turut berperan penting..
Minyak mentah. Di samping itu, batu bara adalah dua komoditas yang saling melengkapi. Akibatnya, harganya memengaruhi satu sama lain juga perlu diperhatikan…
Dari sisi permintaan, pembeli di industri hilir belum agresif melakukan pembelian.
Sementara itu, impor batu bara kokas (coking coal) berkurang 4%, dari 28 juta ton menjadi 27 juta ton..
Sementara itu, konsumsi relatif stabil. Akibatnya, kesenjangan antara pasokan. Selain itu, permintaan semakin menyempit….
Mengutip laporan Sxcoal, produksi batu bara kokas di sejumlah wilayah utama China mulai meningkat.
Kondisi ini menandai kemajuan baru dalam transisi energi rendah karbon..
Kementerian menyebut penurunan tersebut mencerminkan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan produksi batu bara domestik, memperbaiki ketersediaan pasokan,. Selain itu, memperkuat rantai pasok guna mengurangi ketergantungan terhadap impor…
Penurunan tersebut diikuti oleh berkurangnya konsumsi batu bara termal..
China juga melaporkan ada kuartal III-2026, pembangkit listrik berbasis batu bara China mengalami penurunan produksi sekaligus pangsa terhadap total pembangkitan listrik secara tahunan (year-on-year/YoY)..
Dari India dilaporkan mereka mencatat penurunan total impor batu bara sebesar 5,83% pada Agustus 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kondisi ini membuat pasar belum memiliki dorongan kuat untuk mencatat kenaikan harga yang berkelanjutan..
Secara terperinci, impor batu bara untuk pembangkit listrik turun 6%, dari 22 juta ton pada Agustus 2025 menjadi 21 juta ton pada Agustus 2026..
Impor batu bara untuk pencampuran (blending) di pembangkit listrik berbasis batu bara domestik juga turun 35%, dari 4 juta ton menjadi 3 juta ton dalam periode yang sama.
Setelah pangsa pembangkitan listrik berbasis batu bara di China untuk pertama kalinya turun di bawah 50% pada semester I-2026, porsinya kembali menyusut menjadi 49,1% pada akhir September 2026..
Seiring percepatan kebijakan peningkatan produksi, ditambah lagi dengan pengamanan pasokan batu bara, pasokan batu bara berangsur pulih..
Pemulihan pasokan mulai terlihat,. Akan tetapi permintaan dari industri hilir masih lemah, sementara arus masuk batu bara dari Mongolia tetap terbatas. tidak boleh diabaikan..
Produksi listrik dari batu bara China tercatat turun secara tahunan pada Juli, Agustus,. Selain itu, September 2026, masing-masing sebesar 4,0%, 4,6%, dan 1,9%..
Jakarta, CNBCΒ Indonesia – Harga batu bara diam di tempat di tengah anjloknya harga minyak serta turunnya permintaan..
Kementerian Batu Bara India menyampaikan, impor batu bara turun dari 111 juta ton pada Agustus 2025 menjadi 104 juta ton pada Agustus tahun ini..
Kementerian juga menyoroti penurunan porsi batu bara impor dalam total konsumsi batu bara India, dari 21% pada Agustus 2025 menjadi 19% pada Agustus 2026, atau turun 1,90 poin persentase..
Terbatasnya pasokan dari Mongolia juga menjadi perhatian.
Ke depan, arah pasar batu bara kokas China akan bergantung pada kecepatan pemulihan pasokan, perkembangan impor dari Mongolia, serta kekuatan permintaan dari industri hilir..
Persediaan batu bara termal juga tetap berada dalam kisaran aman. Di samping itu, wajar juga perlu diperhatikan..
Di sisi lain, pembangkit listrik berbasis batu bara mencatat kenaikan minimal sebesar 0,98% sejak Agustus tahun lalu..
Kondisi ini menjadi modal penting untuk menjamin pasokan selama puncak kebutuhan energi pada musim dingin..
Sementara itu, pasar batu bara kokas (coking coal) China mengawali pekan dengan sikap hati-hati.
Perkembangan terkait Harga Batu Bara Diam di Tempat di Tengah Hujan Kabar Buruk akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | Membaca Peta Konsolidasi Asuransi BUMN: Siapa Kandidat Survival Entity
- Equityworld Futures Surabaya | Warga RI Ramai-Ramai Taruh Uang di Luar Negeri, Angkanya Bikin Melongo