Equity World Futures Surabaya – Harga emas spot tercatat naik 0,6% ke level US$ 4.020,60 per troy ounce pada perdagangan Senin (26/10). Penguatan ini menandai koreksi teknikal (rebound) setelah harga emas sempat menyentuh level terendah sejak Juli pada sesi sebelumnya.
Kenaikan harga emas ini didorong oleh melandainya harga minyak mentah yang meredakan kekhawatiran inflasi global. Di saat yang sama, para investor memanfaatkannya untuk melakukan aksi borong saat harga murah (bargain hunting) di dekat level psikologis US$ 4.000.
1. Meredanya Harga Minyak Beri Ruang Pemulihan Emas
Koreksi pada harga minyak mentah memberikan ruang bagi pergerakan harga emas untuk memulih. Sebelumnya, lonjakan harga energi pekan lalu sempat memicu kecemasan pasar terhadap kenaikan inflasi.
Meskipun demikian, harga minyak saat ini masih berada di dekat level tertinggi dalam enam bulan terakhir. Ini menunjukkan bahwa risiko gangguan pasokan energi masih mengintai pasar dan berpotensi kembali memicu tekanan inflasi sewaktu-waktu.
2. Fokus Pasar Tertuju pada Keputusan Suku Bunga The Fed
Kini, perhatian para pelaku pasar dan investor global tertuju sepenuhnya pada keputusan rapat bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), yang dijadwalkan pada hari Rabu ini.
-
Ekspektasi Pasar: Suku bunga acuan diperkirakan bertahan (tetap) pasca kenaikan pada September lalu.
-
Prospek Desember: Peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Desember mendatang mencapai sekitar 80%.
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures
- Akun Demo Trading
- Registrasi Online
- Data Historis Trading
- Kontak Resmi
- Profil Perusahaan
