0 0
Read Time:2 Minute, 51 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Asia Tak Kompak: Won Menguat, Rupiah-Peso Malah Ambruk Berjamaah yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Di sisi lain, peso Filipina menjadi mata uang dengan tekanan paling dalam setelah melemah 0,23%.

Dolar AS sedikit kehilangan tenaga pada perdagangan Asia pagi ini.

Pergerakan dolar pagi ini juga dipengaruhi tekanan terhadap euro setelah gejolak politik di Prancis kembali meningkat..

Berdasarkan CME FedWatch, pelaku pasar memperkirakan peluang sekitar 84% The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan tersebut..

Pasar juga mulai bersiap menghadapi pekan menjelang keputusan suku bunga The Federal Reserve/The Fed pada 28 Oktober..

Jakarta, Equityworld Futures – Mata uang Asia bergerak beragam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan awal pekan ini, Senin (19/10/2026).

Harga minyak turut memberikan sedikit kelegaan.

Dolar AS memang kembali terkoreksi pagi ini,. Akan tetapi greenback masih bertahan di level tinggi, membuat respons mata uang Asia belum seirama. tidak boleh diabaikan..

Merujuk data Refinitiv per pukul 09.20 WIB, dari 10 mata uang Asia yang dipantau, sebanyak empat mata uang menguat, empat melemah, sekaligus dua lainnya stagnan terhadap dolar AS…

Ekspektasi The Fed menahan bunga menjadi salah satu faktor yang membatasi ruang penguatan dolar.

Indeks dolar AS (DXY) terpantau melemah 0,06% ke posisi 101,777..

Yuan China menyusul dengan penguatan 0,06%, sementara yen Jepang menguat 0,03%. Di samping itu, dolar Singapura naik tipis 0,02%. juga perlu diperhatikan..

Rupiah menyusul dengan pelemahan 0,22% ke posisi Rp18.040/US$..

// .

Dolar Taiwan melemah 0,19%, se. Selain itu, gkan baht Thailand terkoreksi 0,09%..

Brent turun sekitar 1,7% ke US8,02 per barel setelah Presiden AS Donald Trump membebaskan sejumlah sanksi. Di samping itu, tarif terhadap Rusia, yang berpotensi meningkatkan kembali ekspor bahan bakar Rusia. juga perlu diperhatikan..

Sementara dong Vietnam. Tak hanya itu, ringgit Malaysia bergerak stagnan. turut berperan penting..

“Gejolak akhir pekan lebih berdampak pada euro melalui pasar obligasi Prancis ketimbang secara langsung,” ujar Kieran Williams, kepala valuta Asia InTouch Capital Markets, dikutip dari Reuters..

Namun, pelaku pasar masih cenderung berhati-hati menjelang keputusan bank sentral AS, ditambah lagi dengan Bank Sentral Eropa pada pekan berikutnya…

Alasannya adalah euro memiliki bobot terbesar dalam perhitungan DXY. sehingga berdampak pada Kondisi tersebut menekan euro. Di samping itu, secara tidak langsung membantu menahan pelemahan dolar AS. juga perlu diperhatikan…

Aksi protes terkait biaya hidup di Prancis berubah menjadi kerusuhan pada akhir pekan.

Won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan paling tajam pagi ini.

Won terapresiasi 0,28% ke posisi KRW1.330,4/US$..

Perkembangan terkait Asia Tak Kompak: Won Menguat, Rupiah-Peso Malah Ambruk Berjamaah akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By