0 0
Read Time:3 Minute, 31 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Dolar Ditendang di Mana-Mana: Dong Vietnam Jadi Raja Asia, Yen Jatuh yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Pada saat yang sama, indeks dolar AS (DXY) terpantau melemah 0,10% ke level 102,041 pada pukul 09.15 WIB..

Sebaliknya, yen Jepang menjadi satu-satunya mata uang yang melemah setelah terdepresiasi 0,07% ke posisi JPY157,98/US$..

“Dolar berada dalam posisi unggul yang rapuh, ditopang oleh lemahnya euro sekaligus yen,” ujar Vishnu Varathan, Head of Asia-Pacific Macro Strategy Mizuho Securities, dikutip dari Reuters…

Imbal hasil Treasury AS juga menuju penurunan mingguan terbesar dalam sekitar tiga bulan.

Rupiah turut bergerak di zona hijau dengan apresiasi 0,06% ke level Rp17.880/US$.

// .

Sementara itu, yuan China. Tak hanya itu, ringgit Malaysia sama-sama menguat 0,05% ke CNY6,6987/US$ dan MYR4,086/US$. turut berperan penting..

Won Korea Selatan mencatat penguatan paling tipis sebesar 0,02% ke posisi KRW1.341,63/US$..

Jakarta, Equityworld Futures – Mayoritas mata uang Asia berhasil menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (9/10/2026).

Mengutip Reuters, yield Treasury AS tenor 10 tahun turun 4 basis poin menjadi 5,233% pada perdagangan Kamis, sementara tenor 30 tahun merosot 5,4 basis poin ke 5,607%.

Kondisi ini mengurangi salah satu faktor yang sebelumnya menopang penguatan dolar, yakni tingginya imbal hasil obligasi pemerintah AS yang meningkatkan daya tarik aset berbasis greenback..

Mata uang tunggal Eropa kemudian bergerak ke kisaran US$1,1211 seiring mulai stabilnya pasar obligasi Prancis..

Meski demikian, euro masih berada di jalur pelemahan mingguan kelima berturut-turut, dengan penurunan sekitar 0,3% sepanjang pekan ini. Di samping itu, lebih dari 3% dalam lima pekan terakhir. juga perlu diperhatikan..

Pelemahan dolar terjadi ketika reli greenback mulai kehilangan momentum, seiring turunnya imbal hasil Treasury AS sekaligus meredanya tekanan di pasar obligasi Eropa…

Dong Vietnam memimpin penguatan dengan apresiasi 0,31% ke posisi VND25.809/US$, disusul baht Thailand yang naik 0,18% ke THB33,59/US$..

Pergerakan positif ini terjadi ketika reli greenback mulai kehilangan momentum, seiring penurunan imbal hasil Treasury AS dari level tertingginya dalam beberapa tahun terakhir..

Meski dolar masih bertahan di level relatif tinggi, penurunan yield Treasury AS. Di samping itu, mulai stabilnya euro menjadi faktor yang membatasi penguatan greenback menjelang akhir pekan. juga perlu diperhatikan..

Yen Jepang menjadi satu-satunya mata uang yang melemah terhadap dolar AS pada pagi ini..

Berdasarkan data Refinitiv per pukul 09.15 WIB, sembilan dari 10 mata uang Asia yang dipantau bergerak di zona hijau.

Dolar Taiwan sekaligus dolar Singapura masing-masing mencatat penguatan 0,08% ke posisi TWD31,913/US$ dan SGD1,2797/US$…

Setelah di penutupan perdagangan sebelumnya, mata uang Filipina itu harus terparkir di zona merah di level PHP 62,866/US$. Tak hanya itu, menjadi level terlemah sepanjang masa.  turut berperan penting..

Sementara itu, Matt Simpson, Senior Analyst StoneX, menilai tekanan jual terhadap euro mulai kehilangan momentum setelah pelemahan tajam dalam beberapa pekan terakhir..

Selain itu, Peso Filipina berhasil berbalik menguat sekitar 0,12% ke level PHP62,788/US$.

Di sisi lain, euro mulai menunjukkan pemulihan setelah sempat menyentuh level terendah dalam 17 bulan di US$1,1161 pada awal pekan.

Penurunan tersebut terjadi setelah lelang obligasi pemerintah AS tenor 30 tahun mendapat respons positif dari pasar..

Perkembangan terkait Dolar Ditendang di Mana-Mana: Dong Vietnam Jadi Raja Asia, Yen Jatuh akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By