0 0
Read Time:5 Minute, 19 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Di Balik Ledakan AI, Mengapa Kebutuhan Air Ikut Meningkat? yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Pendinginan berbasis udara dapat menekan penggunaan air di lokasi, meski dalam kondisi tertentu membutuhkan lebih banyak listrik untuk menjalankan kipas. Tak hanya itu, kompresor. turut berperan penting..

Dengan demikian, pertumbuhan pusat data perlu disertai efisiensi seluruh sistem serta pengelolaan yang sesuai dengan ketersediaan air setempat..

Ekspansi infrastruktur digital pun membawa tantangan bagi pengelolaan air.

Mengutip riset dari University of Georgia, fasilitas berukuran menengah dengan pendinginan evaporatif dapat menggunakan sekitar 300.000 galon AS atau 1,14 juta liter air per hari.

Pada Juli 2026, Synergy juga mengidentifikasi hampir 1.500 pusat data besar dalam rencana pengembangan di seluruh dunia.

Studi Using Life Cycle Assessment to Drive Innovation for Sustainable Cool Clouds dalam jurnal Nature (2025) menemukan bahwa pendinginan cold plate, ditambah lagi dengan immersion cooling berpotensi menurunkan konsumsi air permukaan dan air tanah sebesar 31%-52% dibandingkan konfigurasi pendinginan udara yang diteliti..

Karena itu, volume pengambilan dapat jauh lebih besar daripada konsumsi..

Pada akhir 2025, jumlahnya mencapai 1.360..

Volumenya diproyeksikan meningkat menjadi sekitar 1,2 triliun liter per tahun pada 2030 dalam skenario dasar, atau lebih dari dua kali lipat.

Server yang bekerja terus-menerus menghasilkan panas. Akibatnya, membutuhkan pendinginan agar perangkat tetap beroperasi optimal..

Konsumsi air pusat data Google meningkat dari 29,48 miliar liter pada 2024 menjadi 39,83 miliar liter pada 2025, atau naik 35,1%.

Pertumbuhan fasilitas hyperscale menunjukkan besarnya ekspansi industri ini.

Jakarta, CNBCΒ Indonesia – Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin banyak digunakan untuk membantu pekerjaan, menganalisis data, hingga mendukung diagnosis medis.

Artikel The Water Footprint of Artificial Intelligence: Emerging Solutions and Governance Imperatives 2026 menekankan bahwa solusi teknologi perlu disertai pengelolaan dampak terhadap sumber air. Tak hanya itu, masyarakat setempat. turut berperan penting..

Penghematan dihitung sepanjang siklus hidup sistem. Tak hanya itu, bergantung pada desain fasilitas serta sumber listrik. turut berperan penting..

Sebagai contoh,. menjadi konsekuensi dari Alasannya adalah menguap. sering terjadi ketika Oleh sebab itu, Sementara itu, konsumsi adalah bagian yang tidak dikembalikan ke sumber asal setelah digunakan,..

Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa penggunaan air dipengaruhi efisiensi server, pendinginan,. Di samping itu, pasokan listrik juga perlu diperhatikan..

Google menjadi salah satu contoh meningkatnya kebutuhan air pusat data.

Estimasi ini mencakup penggunaan langsung serta pembangkitan listrik untuk operasional AI.

// .

Pusat data memiliki beragam bentuk berdasarkan fungsi. Selain itu, skala operasinya..

Pada fasilitas hyperscale besar di iklim panas, penggunaannya dapat mencapai 1 juta-5 juta galon, setara 3,79 juta-18,93 juta liter per hari..

Angka ini mencakup pusat data yang menopang berbagai layanan digital Google, termasuk AI..

Ukuran pusat data, beban komputasi, teknologi pendinginan, sekaligus iklim setempat turut menentukan kebutuhannya…

Pengambilan air merupakan seluruh air yang ditarik dari sumber.

Infrastruktur ini mendukung berbagai aktivitas digital, termasuk layanan cloud. Selain itu, AI…

Synergy Research Group mencatat jumlahnya mencapai 1.103 pada akhir 2024, setelah meningkat dua kali lipat dalam lima tahun.

Angka tersebut mengukur pengambilan air, sehingga berdampak pada berbeda dari konsumsi air yang dilaporkan IEA…

Sekitar dua pertiga konsumsi pada 2023 berasal dari pasokan energi primer. Tak hanya itu, pembangkitan listrik, sementara sekitar seperempat berasal dari pendinginan langsung. turut berperan penting..

Hampir separuhnya berada di Amerika Serikat (AS)..

Keberlanjutan air perlu diperhitungkan sejak pemilihan lokasi. Tak hanya itu, desain pusat data turut berperan penting..

Mengutip AKCP, perusahaan teknologi yang bergerak di bi. Di samping itu, g monitoring infrastruktur berbasis sensor,Β  selain digunakan langsung untuk pendinginan, air dikonsumsi secara tidak langsung oleh pembangkit listrik yang memasok energi ke pusat data juga perlu diperhatikan..

// .

Air terutama digunakan untuk membuang panas dari server.

University of Georgia menjelaskan bahwa air terutama digunakan untuk proses pendinginan tersebut, bukan sebagai bahan baku pengolahan data..

Khusus AI, artikel dalam jurnal Water Research pada 2026, yang tersedia melalui ScienceDirect, mengutip proyeksi bahwa pengambilan air global terkait teknologi tersebut dapat mencapai 4,2-6,6 triliun liter pada 2027..

Walaupun Penyebab utamanya adalah sebagian air menguap, sehingga berdampak pada Metode ini dapat menghemat listrik,, membutuhkan air pengganti terjadi. masih menjadi prioritas…

Angka tersebut merupakan gambaran fasilitas dengan karakteristik tertentu, bukan rata-rata seluruh pusat data..

Jejak airnya juga meluas ke luar fasilitas.

Salah satu metodenya adalah pendinginan evaporatif, yang memanfaatkan penguapan air untuk melepaskan panas..

Pada 2021, perusahaan melaporkan konsumsi air pusat datanya secara global sekitar 16,3 miliar liter.

Perhitungan tersebut mencakup pendinginan langsung, pasokan energi, sekaligus pembuatan chip..

Lawrence Berkeley National Laboratory (LBNL) memperkirakan sekitar 74% server di AS berada di fasilitas hyperscale sekaligus colocation pada 2023..

Pangsa tersebut diproyeksikan meningkat menjadi 85% pada 2028..

Layanan tersebut ditopang oleh pusat data atau data center, yakni fasilitas yang menampung server serta perangkat penyimpanan, ditambah lagi dengan jaringan untuk menyimpan, mengolah, dan mengirimkan data..

Angka tersebut mencapai 39,83 miliar liter pada 2025, atau sekitar 2,4 kali lipat dalam empat tahun..

Berikut jenis-jenis pusat data menurut Lawrence Berkeley National Laboratory (LBNL).Β .

Kenaikan juga berlanjut dalam setahun terakhir.

Di balik kemudahan tersebut, ada kebutuhan air yang ikut membesar..

Dalam laporan Energy and AI pada 2025, Ba, ditambah lagi dengan Energi Internasional (IEA) memperkirakan konsumsi air global terkait pusat data mencapai sekitar 560 miliar liter pada 2023..

Karena itu, konsumsi air antar fasilitas bisa berbeda jauh.

Di wilayah yang menghadapi kekeringan, kebutuhan pusat data dapat menambah tekanan terhadap pasokan rumah tangga, pertanian,. Tak hanya itu, industri lainnya. turut berperan penting..

Karena itu, penghematan air di lokasi perlu dinilai bersama kebutuhan listriknya..

Ekspansi turut diikuti pergeseran lokasi server.

Perkembangan terkait Di Balik Ledakan AI, Mengapa Kebutuhan Air Ikut Meningkat? akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By