Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Won, Yuan – Yen Ramai-Ramai Tendang Dolar, Rupiah Malah Ambruk yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Di sisi lain, rupiah menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam setelah terdepresiasi 0,14% ke Rp17.990/US$.
Adapun ringgit Malaysia tidak berubah di MYR 4,080/US$..
// .
Dolar Taiwan sekaligus dolar Singapura turut melemah masing-masing 0,11% ke TWD 31,812/US$ dan 0,07% ke SGD 1,277/US$..
Pada waktu yang sama, indeks dolar AS (DXY) tercatat tidak berubah di level 101,202.
Jakarta, Equityworld Futures – Mayoritas mata uang Asia menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (29/9/2026).
Sementara itu, yen Jepang mencatat kenaikan paling tipis sebesar 0,01% ke JPY 157,36/US$..
Arah dolar selanjutnya akan turut bergantung pada sejumlah data ekonomi AS yang dijadwalkan rilis pekan ini.
Tiga mata uang melemah, se. Tak hanya itu, gkan satu lainnya tidak berubah. turut berperan penting..
Pelaku pasar mencermati data tersebut untuk mendapat petunjuk mengenai prospek suku bunga The Federal Reserve (The Fed)..
Berdasarkan data Refinitiv per pukul 09.45 WIB, enam dari 10 mata uang Asia terpantau menguat terhadap dolar AS.
Won Korea Selatan memimpin penguatan sebesar 0,13% ke KRW 1.357,59/US$, disusul yuan China. Selain itu, peso Filipina yang masing-masing naik 0,08% ke CNY 6,7051/US$ dan PHP 62,391/US$…
Pergerakan mata uang Asia tersebut terjadi ketika dolar AS cenderung stabil pada perdagangan pagi ini.
Meski bergerak terbatas, dolar masih bertahan di dekat level tertingginya dalam dua bulan..
Kekuatan dolar dalam beberapa waktu terakhir ditopang oleh gejolak harga minyak. Di samping itu, kenaikan imbal hasil Treasury AS, mengutip Reuters juga perlu diperhatikan..
Kondisi tersebut membawa DXY berada di jalur penguatan sekitar 1,8% sepanjang September..
Won Korea Selatan mencatat penguatan terbesar, sementara rupiah mengalami pelemahan terdalam..
“Saya kira hal itu akan mendorong suku bunga AS naik dibandingkan negara lain, sekaligus memperkuat dolar AS,” kata Capurso, dikutip dari Reuters..
Kedua data tersebut akan menjadi acuan pasar dalam menilai prospek kebijakan The Fed sekaligus arah pergerakan dolar AS..
Penguatan juga terjadi pada baht Thailand sebesar 0,03% ke THB 33,57/US$. Selain itu, dong Vietnam sebesar 0,02% ke VND 25.970/US$..
Perhatian pasar akan tertuju pada data indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) AS yang dijadwalkan rilis pada Rabu, kemudian laporan nonfarm payrolls (NFP) pada Jumat.
Joseph Capurso, kepala valuta asing Commonwealth Bank of Australia, memperkirakan data ekonomi AS yang kuat dapat mendorong suku bunga AS, ditambah lagi dengan dolar lebih tinggi…
Perkembangan terkait Won, Yuan – Yen Ramai-Ramai Tendang Dolar, Rupiah Malah Ambruk akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- PT Equityworld Futures Trillium Surabaya Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1445 H.
- Equityworld Futures Surabaya | 20 Negara dengan Cadangan Air Tawar Terendah, Beruntung Gak Ada RI