Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas Mulai Menggila Lagi, Level US$4.400 Kini Jadi Tembok yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Analis melihat resistance berikutnya berada di sekitar US.500. Di samping itu, US.565 juga perlu diperhatikan..
Namun, tekanan jual mulai kehilangan tenaga.
Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan hari ini, Senin (21/9/2026) pukul 06.52 WIB ada di US$ 4369,88 atau melemah 0,16%..
Emas sebelumnya sempat melesat mendekati US.700 pada akhir Agustus, sebelum berbalik tajam. Di samping itu, jatuh di bawah US.300. juga perlu diperhatikan..
Di saat yang sama, kelompok Houthi di Yaman mengklaim melakukan serangan terhadap sejumlah sasaran di Arab Saudi..
Jika harga minyak kembali melonjak, tekanan inflasi bisa meningkat. Tak hanya itu, pasar berpotensi kembali memperkirakan suku bunga tinggi lebih lama turut berperan penting..
Sebaliknya, jika emas kehilangan support US$4.235, harga berisiko kembali turun menuju US$4.100 hingga US$4.000..
Kondisi ini dapat membatasi ruang penguatan emas..
Kondisi tersebut justru bisa membuat bank sentral mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, ditambah lagi dengan menekan emas…
Sementara itu, analisis teknikal lainnya menempatkan US$4.405,59 sebagai level pivot.
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah memberikan bantalan bagi emas..
Di sisi lain, UniCredit mempertahankan proyeksi emas yang netral hingga sedikit positif dengan kisaran US$4.300-US$5.000 untuk akhir 2026.
// .
Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas kembali bangkit setelah sempat tertekan oleh keputusan hawkish bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed)..
Jika berhasil ditembus secara berkelanjutan, emas berpotensi bergerak menuju US$4.466-US$4.521..
Pada penutupan perdagangan terakhir pekan lalu, Jumat (18/9/2026) harga perak ditutup di US$ 66,23 per troy ons.
Iran disebut telah menyampaikan sejumlah syarat untuk mengakhiri konflik melalui mediasi Qatar.
The Fed menaikkan suku bunga 25 basis poin menjadi 3,75%-4,00%.
Secara keseluruhan, harga emas menguat 0,68% pada pekan lalu.
Merujuk Refinitiv, harga perak pada perdagangan hari ini, Senin (21/9/2026) pukul 06.52 WIB ada di US$ 66,22 atau melandai tipis 0,02%..
Pada penutupan perdagangan terakhir pekan lalu, Jumat (18/9/2026) ditutup di US$ 4376,91 per troy ons.
Penguatan ini mengakhiri tren negatifnya di mana emas sebelumnya anjlok tiga pekan beruntun..
Pergerakan emas kini memasuki zona penting.
US$4.400 menjadi level yang harus ditembus untuk membuka ruang penguatan berikutnya..
Situasi tersebut menjaga permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven.
Dalam tiga pekan terakhir, penjual belum mampu mendorong harga lebih rendah secara signifikan..
Data tenaga kerja yang kuat juga meningkatkan ekspektasi bahwa suku bunga dapat bertahan tinggi lebih lama..
Di sisi lain,, ia masih berhati-hati. justru terjadi walaupun Hal ini disebabkan oleh harga minyak. Tak hanya itu, imbal hasil obligasi AS tetap menjadi ancaman bagi emas., akibatnya. turut berperan penting..
// .
Kenaikan suku bunga, penguatan dolar AS, serta imbal hasil obligasi yang tinggi menjadi tekanan bagi emas terjadi karena bullion tidak memberikan imbal hasil…
Kenaikan ini memperpanjang tren positifnya dengan melesat 2,7% dalam dua hari terakhir.
Walaupun Dukungan bank sentral. Selain itu, investor masih menjadi penopang permintaan,, suku bunga tinggi membatasi ruang kenaikan.. masih menjadi prioritas..
Jika ketegangan geopolitik kembali mendorong harga minyak, inflasi dapat meningkat.
Analis StoneX Fawad Razaqzada menilai emas mulai menunjukkan sinyal teknikal bullish.
Perkembangan terkait Harga Emas Mulai Menggila Lagi, Level US$4.400 Kini Jadi Tembok akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equity World Futures Surabaya – Harga Minyak Melonjak Imbas Konflik AS-Iran
- Equityworld Futures Surabaya | OJK Ungkap Dampak Pelemahan Rupiah ke Sektor Pebankan