0 0
Read Time:5 Minute, 0 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Dolar Mengamuk: Yen, Rupiah – Won Kebakaran, Cuma China Kalahkan AS yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Wang Qing, Kepala Analis Makro Golden Credit Rating, mengatakan penguatan yuan didorong dua faktor.

Mata uang Asia ambruk menyusul lonjakan indeks dolarΒ ke level 100 sejak Rabu atau setelah bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga..

Wang memperkirakan yuan akan bergerak berlawanan arah dengan dolar AS dengan volatilitas yang relatif terbatas. Di samping itu, berada dalam kisaran 6,7-6,9 hingga akhir tahun. juga perlu diperhatikan..

Namun, Guan Tao, Kepala Ekonom Huafu Securities, mengingatkan bahwa fluktuasi dua arah merupakan hal yang normal. Di samping itu, pasar sebaiknya tidak terlalu menafsirkan penguatan yuan. juga perlu diperhatikan..

Kenaikan ini membawa suku bunga ke level tertinggi sejak 1995..

Ekspor terus tumbuh kuat. Selain itu, ekonomi makro tetap berkembang secara stabil…

Melemahnya yen ini terbilang mengagetkan mengingat Bank of Japan (BoJ) menaikkan suku bunga kebijakan menjadi 1,25% pada Jumat (18/9/2026).

Penguatan tersebut melanjutkan tren yang berlangsung sejak awal tahun.

Investor dapat meminjam, ditambah lagi dengan a dalam yen dengan biaya murah, kemudian menginvestasikannya pada aset dengan imbal hasil lebih tinggi di negara lain…

Pertama, indeks dolar AS yang sempat melonjak setelah kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) kemudian kembali melemah.

Yen juga berada di bawah tekanan setelah pemerintahan Per sekaligus a Menteri Sanae Takaichi mengambil pendekatan hati-hati terhadap pengetatan moneter…

Terkait dampak kenaikan suku bunga The Fed terhadap yuan, Wang mengatakan China telah membangun kerangka regulasi yang menggabungkan kebijakan makroprudensial sekaligus pengawasan mikro terhadap arus modal lintas negara…

Dari sisi fundamental domestik, kondisi perdagangan luar negeri China secara umum masih stabil.

Meski faktor positif relatif dominan dalam jangka pendek, penguatan yuan juga dapat memberikan efek pengetatan makroekonomi yang berpotensi memengaruhi sentimen pasar..

Namun, pasar tetap perlu memperhatikan perkembangan ekspor China. Di samping itu, dampak penyesuaian kebijakan moneter negara-negara besar terhadap indeks dolar AS. juga perlu diperhatikan..

Merujuk data Refinitiv, rupiah terapresiasi 0,03%, ditambah lagi dengan mengakhiri perdagangan Jumat (18/9/2026) di posisi Rp17.730/US$..

Oleh sebab itu, Bank sentral AS juga membuka peluang kenaikan berikutnya tahun ini terjadi.. menjadi konsekuensi dari Penyebab utamanya adalah inflasi masih tinggi, ditambah lagi dengan harga minyak tetap mahal.,..

Wakil Gubernur People’s Bank of China (PBOC) Lu Lei juga mengatakan China menerapkan sistem nilai tukar mengambang terkendali..

Pola pergerakan yuan sepanjang tahun berpotensi mencerminkan kondisi “menguat terlebih dahulu, kemudian stabil.”.

Dalam jangka lebih panjang, yuan onshore telah menguat lebih dari 4,1% terhadap dolar AS sejak awal tahun, sementara yuan offshore menguat sekitar 4%..

Dalam jangka panjang, ketidakpastian yang memengaruhi nilai tukar masih sangat besar..

Meski berakhir di zona hijau, rupiah masih melemah 0,82% sepanjang pekan ini.

Di sisi lain,, yen justru melemah terjadi. justru terjadi walaupun Penyebab utamanya adalah pasar menilai keputusan tersebut kurang hawkish dari perkiraan., sehingga berdampak pada…

Pelemahan terbesar dialami won Korea yang ambrukΒ 3,19% disusul dengan yen yang tersungkur 2,11%.

Karena itu, pasar dinilai tidak perlu terlalu membesar-besarkan dampak kenaikan suku bunga The Fed terhadap yuan..

// .

Jangan memberikan penilaian berlebihan terhadap arah pergerakannya,” ujar Guan..

Mata uang China yuan menembus CNY 6,69/US$1 pada perdagangan Jumat kemarin.Level tersebut menjadi yang terkuat sejak Juli 2022 atau lebih dari empat tahun.

Menurutnya, terdapat faktor yang mendukung maupun menekan pergerakan yuan.

“Penguatan, ditambah lagi dengan pelemahan yuan masing-masing memiliki manfaat dan kerugian..

Wang memperkirakan yuan akan mempertahankan tren stabil hingga menguat dalam jangka pendek setelah kenaikan suku bunga The Fed..

China tetap memberikan peran menentukan kepada pasar dalam pembentukan nilai tukar, sekaligus mencegah perilaku ikut-ikutan (herd behavior) sekaligus penguatan ekspektasi pasar yang tidak rasional…

Kekhawatiran bahwa BoJ akan kesulitan mengejar laju pengetatan moneter Federal Reserve (The Fed) AS turut menekan yen.

Menurutnya, risiko volatilitas besar pada arus modal akibat perbedaan siklus kebijakan moneter China. Tak hanya itu, AS dapat dikendalikan secara efektif. turut berperan penting..

Guan Tao mengingatkan agar pasar melihat penguatan yuan secara rasional..

Jakarta, Equityworld Futures – Mata uang Asia hancur pada pekan ini di tengah lonjakan dolar Amerika Serikat (AS)..

Sepanjang 2026, yuan telah menguat sekitar 4,2% terhadap dolar AS atau greenback..

Pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (18/9/2026), nilai tukar rupiah berhasil berbalik menguat tipis pada akhir perdagangan hari ini..

// Mata Uang Asia Ambruk Tak hanya rupiah, mayoritas mata uang Asia jatuh pada pekan ini.

Wang memperkirakan yuan akan bergerak dalam kisaran 6,7-6,9 hingga akhir tahun..

The Fed sendiri menaikkan suku bunga acuan 25 basis poin pada Rabu pekan ini (16/9/2026), kenaikan pertama sejak Juli 2023.

Pertumbuhan ekspor China yang solid. Tak hanya itu, kondisi ekonomi makro yang relatif stabil juga menjadi penopang fundamental yuan turut berperan penting..

Kedua, kurs tengah yuan terus diarahkan ke level yang lebih kuat..

Meski demikian, mata uang Garuda masih membukukan pelemahan sepanjang pekan.

Selisih suku bunga yang masih lebar antara AS. Tak hanya itu, Jepang juga membuat strategi carry trade yen tetap menarik. turut berperan penting..

“China tidak membutuhkan, ditambah lagi dengan tidak memiliki niat untuk memperoleh keuntungan kompetitif perdagangan melalui depresiasi mata uang,” ujar Lu…

Perkembangan terkait Dolar Mengamuk: Yen, Rupiah – Won Kebakaran, Cuma China Kalahkan AS akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By