Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Asia Kebakaran Hebat: Won, Yen – Rupiah Melemah, Cuma Filipina Selamat yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Peso menguat tipis 0,05% ke posisi PHP 62,801/US$..
Kondisi ini membuat pasar semakin yakin The Fed masih memiliki alasan untuk menaikkan suku bunga dalam rapat 15-16 September 2026..
Kenaikan harga minyak ikut mendorong imbal hasil obligasi pemerintah AS. Tak hanya itu, memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada pekan ini. turut berperan penting..
Harga minyak naik ke sekitar US7 per barel, mendekati level tertinggi empat bulan, setelah kelompok Houthi yang didukung Iran menyerang Arab Saudi sekaligus pembicaraan Teluk-Iran ditunda…
Rupiah juga belum mampu keluar dari tekanan.
Merujuk data Refinitiv per pukul 09.17 WIB, sebanyak delapan dari sembilan mata uang Asia yang dipantau melemah terhadap dolar AS.
Indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.20 WIB terpantau menguat 0,20% ke posisi 99,594..
Jakarta, Equityworld Futures – Dolar Amerika Serikat (AS) kembali memberi tekanan besar ke mata uang Asia pada perdagangan Selasa (15/9/2026).
“Kombinasi harga minyak yang lebih tinggi, yield AS yang lebih tinggi,. Di samping itu, selera risiko yang melemah membantu mengangkat dolar AS secara luas,” ujar Christopher Wong, analis FX OCBC, dikutip dari Reuters. juga perlu diperhatikan..
Pelemahan juga terjadi pada dolar Taiwan yang turun 0,08% ke TWD31,765/US$.
Dolar Singapura ikut turun 0,10% ke SGD 1,2717/US$..
Hanya peso Filipina yang mampu melawan tekanan dolar AS pagi ini.
Jika terealisasi, kenaikan ini akan menjadi kenaikan pertama dalam lebih dari tiga tahun..
Yen Jepang menyusul dengan pelemahan 0,31% ke JPY 154,83/US$, sementara baht Thailand terkoreksi 0,18% ke THB 33,25/US$..
Pergerakan mata uang Asia pagi ini masih dipengaruhi dinamika dolar AS.
Dolar AS bergerak naik. Selain itu, diperdagangkan dekat level tertinggi dalam dua pekan..
Karena itu, dolar AS membutuhkan sinyal bahwa The Fed masih membuka peluang kenaikan lanjutan agar bisa menguat lebih jauh..
Menurut Wong, kenaikan suku bunga The Fed sudah banyak diperhitungkan pasar.
Mata uang Negeri Ginseng tersebut melemah 0,47% ke posisi KRW 1.353,42/US$..
Ringgit Malaysia melemah 0,05% ke MYR 4,076/US$, se. Di samping itu, gkan yuan China turun tipis 0,04% ke CNY 6,7107/US$. juga perlu diperhatikan..
Sementara hanya satu mata uang yang berhasil menguat..
Meski begitu, ruang penguatan dolar AS dinilai belum sepenuhnya terbuka lebar.
// .
Kenaikan harga minyak kembali memicu kekhawatiran inflasi.
Tekanan terbesar di Asia pagi ini datang dari won Korea Selatan.
Berdasarkan CME FedWatch, pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed mencapai sekitar 93%.
Mata uang Garuda melemah 0,11% ke posisi Rp17.660/US$.
Sentimen kenaikan harga minyak. Di samping itu, peluang The Fed menaikkan suku bunga pekan ini membuat mayoritas mata uang Asia tak berdaya. juga perlu diperhatikan..
Perkembangan terkait Asia Kebakaran Hebat: Won, Yen – Rupiah Melemah, Cuma Filipina Selamat akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Harga Emas Antam Logam Mulia Hari ini Melonjak, Tembus Rp2.9 Juta Lagi | Equityworld Futures
- Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak, Tembus Rp 2,9 Juta | Equityworld Futures