Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Mata Uang Asia Terbakar: Rupiah, Ringgit-Yen Jatuh, Cuma China Selamat yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Dolar AS masih bertahan di sekitar level tertinggi sepekan, seiring pasar menanti pekan penting bagi arah kebijakan moneter global.
Sementara hanya satu mata uang yang mampu menguat..
Dolar Singapura turun 0,08% ke SGD 1,268/US$, disusul ringgit Malaysia yang melemah 0,05% ke MYR 4,070/US$.
Yen Jepang. Tak hanya itu, dolar Taiwan sama-sama melemah 0,15%, masing-masing ke posisi JPY 153,77/US$ dan TWD 31,677/US$. turut berperan penting..
Won Korea Selatan menyusul dengan pelemahan 0,30% ke posisi KRW 1.345,08/US$.
Yield Treasury AS tenor 2 tahun, yang biasanya sensitif terhadap ekspektasi suku bunga The Fed, berada di 4,6148% setelah naik 26 basis poin pada pekan lalu..
Mata uang Garuda melemah 0,09%. Di samping itu, kembali ke posisi Rp17.600/US$. juga perlu diperhatikan..
Di sisi lain, yuan China menjadi satu-satunya mata uang Asia yang menguat pagi ini.
Namun, penguatan dolar AS sejauh ini masih tertahan.
The Federal Reserve (The Fed) akan menggelar rapat FOMC pada Rabu pekan ini, sementara Bank of Japan (BOJ) diperkirakan menaikkan suku bunga pada Jumat..
Angka ini menunjukkan ekspektasi terhadap kebijakan moneter AS kembali bergeser ke arah yang lebih ketat..
Bagaimanapun, menurut kami ini adalah kalibrasi ulang kebijakan The Fed, bukan siklus baru,” lanjut ING..
Harga minyak Brent naik hampir 3% ke US7,51 per barel pada awal perdagangan Asia setelah serangan baru Houthi ke Arab Saudi. Di samping itu, serangan Iran terhadap kapal-kapal di Teluk memperbesar kekhawatiran gangguan pasokan energi. juga perlu diperhatikan..
Dong Vietnam juga melemah tipis 0,02% ke VND 25.924/US$..
Peso melemah 0,34% ke posisi PHP 62,801/US$ yang sekaligus menjadi level terlemahย peso sepanjang masa.ย .
Oleh sebab itu, ING menilai kenaikan suku bunga The Fed dapat membantu dolar AS. menjadi konsekuensi dari Alasannya adalah akan memperkuat kredibilitas kebijakan moneter bank sentral AS…
Indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.17 WIB terpantau menguat 0,07% ke posisi 99,189..
Di sisi lain,, dolar tidak perlu reli terlalu jauh justru terjadi walaupun “..
Kondisi ini turut memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral, termasuk The Fed, masih memiliki alasan untuk mempertahankan kebijakan ketat..
Peso Filipina menjadi mata uang dengan tekanan paling dalam di Asia pagi ini.
Merujuk data Refinitiv, pada perdagangan Senin (14/9/2026)ย per pukul 09.15 WIB, sebanyak sembilan mata uang melemah terhadap greenback.
// .
Di sisi lain, harga minyak yang kembali melonjak juga ikut membayangi pasar.
Baht Thailand juga terkoreksi 0,18% ke THB 33,11/US$..
Pasalnya, sejumlah bank sentral utama lain juga diperkirakan menaikkan suku bunga,. Akibatnya, selisih arah kebijakan moneter tidak sepenuhnya berpihak kepada dolar AS…
Kenaikan ekspektasi suku bunga AS turut menjaga imbal hasil Treasury tetap tinggi.
Dolar AS yang kembali menguat pagi ini menekan hampir seluruh mata uang kawasan..
Berdasarkan CME FedWatch, pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed pekan ini mencapai 86%.
Penyebab utamanya adalah hal itu akan menopang kredibilitas kebijakan moneter The Fed. Di samping itu, sedikit meredam debasement trade,” tulis analis ING, dikutip dari Reuters., sehingga berdampak pada “Kami pikir dolar akan menyambut kenaikan suku bunga terjadi. juga perlu diperhatikan…
Jakarta, Equityworld Futures – Mata uang Asia nyaris kompak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan awal pekan ini.
Yuan naik tipis 0,01% ke posisi CNY 6,7072/US$..
Oleh sebab itu, “The Fed bisa saja memutuskan untuk menunggu,. Akan tetapi hal itu menjadi rumit terjadi. tidak boleh diabaikan. menjadi konsekuensi dari Penyebab utamanya adalah pertemuan Oktober berlangsung tepat menjelang pemilu sela AS, sementara menunggu hingga Desember akan terlalu lama,” ujar Shane Oliver, chief economist and head of investment strategy AMP, dikutip dari Reuters.,..
Kenaikan harga minyak membuat kekhawatiran inflasi kembali meningkat.
Pergerakan mata uang Asia pagi ini masih dipengaruhi dinamika dolar AS.
Pelaku pasar semakin memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga The Fed setelah data inflasi konsumen AS pada Jumat menunjukkan harga kembali meningkat pada Agustus..
Perkembangan terkait Mata Uang Asia Terbakar: Rupiah, Ringgit-Yen Jatuh, Cuma China Selamat akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | Siap-Siap! Bakal Ada Pengumuman Penting Buat RI Pekan Depan
- Equityworld Futures Surabaya | Gen Z Kejar Quick Money, OJK Wanti-wanti Bahaya Judol dan Pinjol