Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Perang Makin Panas, Harga Minyak Terbang Nyaris 10% Dalam Sepekan yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Kendati melemah pada perdagangan terakhir, kedua harga minyak acuan dunia tersebut masih mencatatkan kenaikan tajam secara mingguan..
Jakarta, Equityworld Futures – Harga minyak dunia turun pada perdagangan terakhir pekan ini.
Keduanya telah membukukan kenaikan selama dua pekan beruntun..
// .
Pipa tersebut memiliki kapasitas sekitar 7 juta barel per hari. Selain itu, membentang melintasi wilayah kerajaan menuju terminal ekspor di pesisir Laut Merah…
// .
Lonjakan tersebut mencerminkan besarnya kekhawatiran pasar terhadap pasokan minyak dari Timur Tengah.
Serangan terhadap pipa East-West menambah panjang ancaman terhadap infrastruktur energi Arab Saudi.
Lebih dari 70 orang dilaporkan terluka akibat rangkaian serangan tersebut..
Jalur ini memungkinkan minyak mentah dari kawasan produksi di bagian timur Arab Saudi dialirkan ke terminal di Laut Merah.
CEO Saudi Aramco Amin Nasser pada bulan lalu bahkan mengatakan pipa East-West memberikan peran lebih besar dalam mengurangi dampak gangguan pasokan akibat perang Iran dibandingkan pelepasan ca. Tak hanya itu, gan minyak darurat. turut berperan penting..
Dengan demikian, kapal tanker tidak harus berlayar melalui Teluk Persia. Di samping itu, Selat Hormuz untuk mengangkut minyak ke pasar global. juga perlu diperhatikan..
Pelayaran melalui Selat Hormuz terganggu oleh perang Amerika Serikat sekaligus Iran, sedangkan akses menuju Laut Merah dibayangi serangan terhadap pipa East-West dan aktivitas Houthi di sekitar Bab el-Mandeb…
Terlebih, serangan terhadap kapal. Di samping itu, infrastruktur energi di Timur Tengah terus meningkat dalam beberapa hari terakhir. juga perlu diperhatikan..
Kekhawatiran terhadap pasokan minyak Timur Tengah juga meningkat setelah jaringan pipa utama Arab Saudi menjadi sasaran serangan..
Serangan terjadi pada Kamis pagi. Tak hanya itu, menyasar jaringan pipa di wilayah Riyadh dan Madinah turut berperan penting..
Serangan Houthi pada awal pekan menyasar fasilitas energi. Tak hanya itu, sejumlah aset sipil di Arab Saudi turut berperan penting..
Peran pipa East-West semakin besar sejak perang Amerika Serikat sekaligus Iran mengganggu pelayaran melalui Selat Hormuz..
Kementerian Energi Arab Saudi kemudian mengerahkan tim darurat untuk mengamankan lokasi, ditambah lagi dengan memeriksa kondisi jaringan pipa..
Dalam sepekan, harga Brent melesat 8,65%, se, ditambah lagi dengan gkan WTI terbang 9,37%..
Pemerintah Arab Saudi untuk sementara memilih tidak melakukan serangan balasan..
Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), turun 2,37% menjadi US$100,05 per barel..
Serangan tersebut memicu kebakaran sekaligus menyebabkan kerusakan pada sejumlah bagian jaringan pipa..
Pada perdagangan hari itu, harga Brent. Selain itu, WTI sama-sama melesat lebih dari 6% hingga menembus US0 per barel…
WTI juga berbalik melemah setelah sebelumnya menguat dalam delapan hari perdagangan berturut-turut..
Kelompok milisi yang terafiliasi dengan IRGCΒ itu berupaya mengganggu pengiriman minyak kerajaan melalui Selat Bab el-Mandeb yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden. Selain itu, jalur pelayaran global…
“Hal-hal yang memicu kepanikan kemarin mulai mereda hari ini,” kata Phil Flynn, analis senior Price Futures Group, dikutip dari Reuters..
Amerika Serikat sekaligus Iran masih saling melancarkan serangan, sedangkan arus pengiriman minyak melalui Selat Hormuz tetap terbatas…
Perang AS. Selain itu, Iran telah menghambat pelayaran melalui Selat Hormuz, salah satu jalur pengiriman minyak terpenting dunia…
Koreksi tersebut memutus kenaikan harga Brent selama lima hari beruntun.
Pemerintah Saudi belum mengumumkan kapan pipa tersebut dapat kembali beroperasi..
// .
Kabar mengenai serangan tersebut telah beredar sejak Kamis, ditambah lagi dengan diperkirakan turut mendorong lonjakan harga minyak..
Melansir CNBC International, Arab Saudi menutup sementara jaringan pipa minyak mentah East-West pada Jumat sebagai langkah pencegahan.
Beberapa orang juga dilaporkan mengalami luka-luka..
Merujuk data Refinitiv, harga minyak mentah Brent pada perdagangan Jumat (11/9/2026) ditutup melemah 2,81% ke posisi US$104,61 per barel..
Situasi tersebut membuat dua jalur penting pengiriman minyak Arab Saudi sama-sama menghadapi ancaman.
Pasar juga masih memperhitungkan risiko perang yang berlangsung lebih lama.
Harga minyak bahkan sempat menyentuh posisi tertinggi sejak pertengahan Mei pada Jumat.
Meskipun Hal ini disebabkan oleh perang Amerika Serikat (AS) sekaligus Iran masih mengganggu pasokan minyak dari Timur Tengah., akibatnya, tetap saja, Brent dan WTI tetap bertahan di atas US0 per barel….
Namun, kenaikannya berbalik setelah muncul laporan bahwa sejumlah menteri luar negeri di Timur Tengah tengah membahas kesepakatan sementara dengan Iran untuk mengatur pelayaran melalui Selat Hormuz..
“Perkembangan lebih lanjut akan diumumkan pada waktunya,” ujar Kementerian Energi Arab Saudi, dikutip dari CNBC International..
Riyadh ingin memberikan waktu kepada pemerintah Irak untuk mengambil langkah guna mencegah wilayahnya kembali digunakan sebagai lokasi peluncuran serangan..
Sejak Juli, Houthi juga telah mengumumkan embargo maritim terhadap Arab Saudi.
Keputusan tersebut diambil setelah beberapa serangan pesawat nirawak atau drone yang disebut diluncurkan dari wilayah Irak..
Namun, laporan mengenai pembicaraan tersebut belum menghilangkan ancaman terhadap pasokan.
Jaringan pipa East-West merupakan salah satu infrastruktur energi terpenting Arab Saudi.
Laporan tersebut meredakan kepanikan pasar untuk sementara. Selain itu, mendorong pelaku pasar merealisasikan keuntungan setelah harga minyak melonjak dalam beberapa hari sebelumnya…
Arab Saudi mengandalkan jalur tersebut untuk mempertahankan ekspor minyak sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap rute di Teluk Persia..
Kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran juga meningkatkan serangan terhadap kerajaan tersebut dalam beberapa hari terakhir..
Perkembangan terkait Perang Makin Panas, Harga Minyak Terbang Nyaris 10% Dalam Sepekan akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- RI Berpotensi Ekspor 1,5 Juta Ton Pupuk ke Timur Tengah | Equityworld Futures
- Pertamina Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg Jelang Libur Imlek dan Ramadan | Equityworld Futures