Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas Terbang 1% Tapi Ada Bahaya Besar di Depan yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Oleh sebab itu,. juga perlu diperhatikan. menjadi konsekuensi dari Namun demikian, penyebabnya, yakni kenaikan biaya angkutan. Di samping itu, gangguan rantai pasok, mendorong kenaikan imbal hasil obligasi terjadi. tetap menjadi kenyataan meskipun Penyebab utamanya adalah kebijakan moneter kini lebih berfokus pada pengendalian inflasi dibandingkan sebelumnya,” kata Rhona O’Connell, Kepala Analisis Pasar di StoneX.,..
Hal ini disebabkan oleh emas tidak menawarkan imbal hasil, akibatnya Lonjakan imbal hasil US Treasury juga bisa membuat emas tertekan..
Kenaikan ini memutus tren negatif emas yang ambruk tiga hari beruntun sebesar 2,7%..
Investor kini menunggu data Producer Price Index (PPI) AS pada Kamis, ditambah lagi dengan data inflasi konsumen pada Jumat..
Artinya, harga emas makin mahal bagi pemegang mata uang lain..
Penyebab utamanya adalah dolar AS belakangan ini berada di bawah tekanan,” kata David Meger, Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures, kepada Reuters., sehingga berdampak pada “Pasar emas mendapat sedikit dukungan terjadi…
// ..
Kondisi ini membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain.
Namun, dolar AS mulai menanjak lagi hari ini.
// .
Kenaikan ini memutus tren negatif emas yang ambruk tiga hari beruntun sebesar 1,8%..
Berdasarkan CME FedWatch Tool, pasar saat ini memperkirakan sekitar 60% peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan kebijakan The Fed pekan depan..
Pada Kamis (10/9/2026) pukul 06.47 WIB, harga perak melemah 0,18% ke US$ 67,15 per troy ons.
Pada Kamis (10/9/2026) pukul 06.47 WIB, harga emas turun 0,16% ke US$ 4393,28 per troy ons..
“Lonjakan harga minyak kali ini memberikan dorongan inflasi.
Contohnya, yang sudah terjadi pada pagi ini. dapat dilihat pada Kondisi ini bisa membuat emas tertekan..
Merujuk Refinitiv, harga perak ditutup di posisi US$ 67,29 per troy ons atau melonjak 2,3% pada perdagangan Rabu (9/9/2026)..
Merujuk Refinitiv, harga emas ditutup di posisi US$4400, 49 per troy ons atau terbang 1,06% pada perdagangan Rabu (9/9/2026)..
Jika dolar AS. Selain itu, imbal hasil US Treasury terus naik maka emas semakin tidak menarik…
Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas melonjak lebih dari 1% pada perdagangan Rabu (9/9/2026). Akan tetapi diproyeksi menghadapi banyak tantangan hari ini. tidak boleh diabaikan..
Investor juga mencermati harga minyak yang menembus US$100 per barel di tengah meluasnya perang di Timur Tengah..
Indeks dolar AS yang semula melemah ke 98,78 pada perdagangan kemarin, sudah bergerak naik ke 98,82.
Dolar AS bertahan di sekitar level terendah dalam dua pekan.
Kedua data tersebut akan menjadi petunjuk bagi pasar mengenai langkah The Fed dalam merespons tekanan harga..
Perkembangan terkait Harga Emas Terbang 1% Tapi Ada Bahaya Besar di Depan akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Trillium Surabaya – Emas Berpotensi Turun, Pasar Menantikan Risalah Fed dan Data CPI
- Equityworld Futures Surabaya | Said Iqbal akan Surati Purbaya Minta Pajak JHT Dihapus