0 0
Read Time:5 Minute, 18 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Masa Kritis India dan China Sudah Lewat, Harga Batu Bara langsung Ambles yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Kenaikan harga lebih lanjut masih berpotensi terjadi dalam jangka pendek.

Meski demikian, Coal India, produsen batu bara terbesar di dunia, menyatakan masih memiliki stok sekitar 76 juta ton di lokasi tambangnya..

Perusahaan pembangkit listrik juga disebut memiliki stok sekitar 23 hari..

Lonjakan impor, terutama dari China, dapat membatasi kemampuan produsen baja India menaikkan harga..

Namun, banjir impor-terutama dari China-bisa menjadi rem bagi kenaikan harga. Di samping itu, menekan margin produsen baja India. juga perlu diperhatikan..

Oleh sebab itu,.. menjadi konsekuensi dari Walaupun begitu,, penurunan harga diperkirakan tidak terlalu dalam terjadi. masih terjadi meski Penyebab utamanya adalah pasokan batu bara domestik masih terbatas, ditambah lagi dengan pembelian untuk kebutuhan nyata tetap berlangsung.,..

Penyebab utamanya adalah pembeli mulai menolak penawaran harga tinggi. Tak hanya itu, memilih menunggu perkembangan pasar.,. Akibatnya, Pelemahan terjadi terjadi. turut berperan penting…

India saat ini memiliki sekitar 123 juta ton batu bara, yang disebut cukup untuk ca. Di samping itu, gan 51 hari juga perlu diperhatikan..

Jakarta, Equityworld Futures – Harga batu bara terus melandai setelah reli panjang..

Namun, harga HRC kemudian melonjak sekitar INR4.000 per ton sepanjang Agustus hingga awal September. Di samping itu, mencapai level tertinggi dalam empat tahun. juga perlu diperhatikan..

Namun, hujan deras di sejumlah wilayah penghasil batu bara utama, misalnya Odisha, Jharkhand,. Tak hanya itu, Chhattisgarh mengganggu aktivitas tambang dan memperlambat distribusi. turut berperan penting…

Batu bara kokas merupakan salah satu komponen penting dalam biaya produksi baja.

India merupakan produsen baja mentah terbesar kedua di dunia setelah China.

Harga batu bara termal di tingkat tambang China mulai turun, terutama untuk jenis batu bara yang sebelumnya mengalami kenaikan harga paling tajam.

Kementerian Batu Bara India menyebut jumlah pembangkit yang memiliki stok batu bara kurang dari 25% kebutuhan atau hanya cukup untuk pembangkitan kurang dari tiga hari meningkat menjadi 58 pembangkit per 5 September, dari 46 pembangkit pada akhir Agustus..

Pendorongnya antara lain penghentian pabrik untuk pemeliharaan, pengisian kembali stok setelah musim hujan, meningkatnya permintaan selama musim festival, permintaan proyek serta kenaikan biaya batu bara kokas..

India tercatat menjadi importir bersih baja jadi pada April-Juli, sementara impor baja jadi melonjak 36,6% secara tahunan.

Harga batu bara sempat reli panjang delapan hari dengan penguatan mencapai 10,5% dalam dua pekan terakhir..

Penyebab utamanya adalah permintaan pascahujan. Selain itu, biaya batu bara kokas yang tinggi, sehingga berdampak pada Intinya: harga baja India masih berpotensi naik terjadi….

Batu bara menjadi sumber sekitar tiga perempat pembangkit listrik India, sehingga berdampak pada kelancaran pasokan menjadi kunci menjaga keandalan jaringan listrik…

India meningkatkan pengiriman batu bara melalui jalur kereta api ke pembangkit listrik setelah persediaan bahan bakar di sejumlah pembangkit turun ke level kritis..

Pelemahan ini memperpanjang tren negatifnya dengan turun 1,3% dalam dua hari beruntun..

Pelemahan harga disebabkan mere. Tak hanya itu, ya kekhawatiran pasokan baik di India dan China yang merupakan konsumen terbesar turut berperan penting..

Harga Baja India Diproyeksi Terus Naik, Didorong Permintaan sekaligus Biaya Batu Bara Kokas..

Permintaan dari sektor infrastruktur sekaligus otomotif diperkirakan menguat setelah musim hujan, sementara kenaikan harga batu bara kokas (coking coal) meningkatkan biaya produksi pabrik baja…

Jumlah kereta pengangkut batu bara yang dikirim ke pembangkit naik menjadi 444 rangkaian pada 6 September, dari 370 rangkaian pada 3 September..

Namun, bagi perusahaan infrastruktur, konstruksi,. Di samping itu, otomotif, kondisi ini berarti biaya input yang lebih tinggi ketika permintaan mulai pulih. juga perlu diperhatikan..

Meski demikian, kenaikan harga baja yang signifikan dalam beberapa bulan ke depan diperkirakan terbatas.

// .

Setelah harga melonjak, pembeli di sektor hilir mulai mengurangi pembelian spot. Tak hanya itu, memilih menunggu harga yang lebih rendah. turut berperan penting..

Dari jumlah tersebut, 53 pembangkit menggunakan batu bara domestik, berdasarkan data Central Electricity Authority (CEA)..

Karena itu, produsen baja mulai meneruskan kenaikan biaya tersebut ke harga jual, menurut Shankhadeep Mukherjee, analis utama baja di konsultan CRU yang berbasis di London..

India sebelumnya memberlakukan bea pengamanan (safeguard duty) terhadap sejumlah impor baja untuk menekan lonjakan produk dari luar negeri.

Pemerintah menyatakan tidak perlu khawatir soal pasokan batu bara untuk pembangkit listrik..

Pada Juni, India juga membuka penyelidikan antidumping terhadap impor HRC dari China, Jepang,. Selain itu, Rusia…

Menurut Fitch Ratings, meningkatnya impor menjadi risiko utama terhadap margin produsen baja India jika tekanan persaingan kembali menguat..

Data pemerintah menunjukkan harga sejumlah produk baja, misalnya hot-rolled coil (HRC) hanya turun tipis sekitar 280 rupee atau USJuli.,96 per ton antara Juni, ditambah lagi dengan Juli….

Harga baja India diperkirakan terus meningkat dalam beberapa pekan ke depan.

Pemulihan harga baja yang tajam didukung oleh penghentian sementara sejumlah pabrik untuk pemeliharaan, ketersediaan baja di pasar spot yang semakin ketat, serta stok distributor yang rendah, menurut BigMint..

“Kami memperkirakan harga baja akan naik sekitar INR3.500 per ton dalam beberapa pekan ke depan,” kata Ve sekaligus t Goel, Direktur Enlight Metals, kepada Reuters…

Selain itu, sekitar 100 juta ton batu bara se sekaligus g dalam perjalanan menuju pengguna..

Menteri Batu Bara India G Kishan Reddy mengatakan produksi batu bara India naik 4,5% secara tahunan.

Pemerintah India kini mempercepat distribusi batu bara dari Coal India, anak usahanya, serta tambang swasta.

Kenaikan harga baja dapat membantu produsen memperbaiki margin yang tertekan akibat lonjakan biaya batu bara kokas.

Merujuk Refinitiv, harga batu bara pada perdagangan Selasa (8/9/2026) ditutup di posisi US$ 151,15 per ton.

China menyumbang 31% dari total impor baja India, menjadikannya pemasok terbesar..

Perkembangan terkait Masa Kritis India dan China Sudah Lewat, Harga Batu Bara langsung Ambles akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By