0 0
Read Time:3 Minute, 34 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Hari Ini Rupiah Pimpin Asia Tendang Dolar AS yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Kinerja positif sebagian besar mata uang Asia sejalan dengan melemahnya dolar AS.

Merujuk data Refinitiv per pukul 09.18 WIB, dari 10 mata uang Asia yang CNBC Indonesia pantau, tujuh mata uang diantaranya berhasil menguat terhadap greenback.

Rupiah Garuda berhasil mengalami penguatan sebesar 0,31% ke posisi Rp17.695/US$..

Indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.17 WIB turun 0,06% ke level 99,537..

Kenaikan harga minyak berpotensi menjaga inflasi AS tetap tinggi.

// .

Yen Jepang menyusul dengan penguatan 0,25% ke JPY 158,3/US$.

Pelemahan dolar AS pagi ini memberi ruang bagi mata uang kawasan untuk bergerak positif..

Jakarta, Equityworld Futures – Mayoritas mata uang Asia menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (3/9/2026).

Meski dolar AS melemah, tekanannya masih tertahan oleh sejumlah faktor.

Yen mendapat dorongan setelah pasar mencermati kemungkinan a. Di samping itu, ya rate check dari otoritas Jepang, di tengah tekanan nilai tukar yen yang sebelumnya sempat kembali melemah melewati level psikologis 160 per dolar AS. juga perlu diperhatikan..

Harga minyak Brent naik sekitar 1% setelah konflik antara AS. Di samping itu, Iran kembali memanas juga perlu diperhatikan..

“Pasar jelas khawatir terhadap perkembangan terbaru AS-Iran,” ujar Eric Theoret, currency strategist Scotiabank, dikutip dari Reuters..

Baht Thailand juga terapresiasi 0,18% ke THB 33,12/US$, disusul ringgit Malaysia yang menguat 0,17% ke MYR 4,036/US$..

Ketegangan tersebut memunculkan kekhawatiran terhadap pasokan minyak dunia sekaligus risiko inflasi global…

Sementara dolar Singapura bergerak stagnan di posisi SGD 1,27/US$..

Dengan dolar AS yang melemah pagi ini, sebagian besar mata uang Asia berhasil masuk zona hijau..

Angka ini naik dari 35% sebelum pidato Ketua The Fed Kevin Warsh di Jackson Hole pekan lalu..

Sementara dua mata uang melemah. Di samping itu, satu lainnya stagnan. juga perlu diperhatikan..

Namun demikian, tipis 0,02% ke CNY 6,7178/US$, sementara dolar Taiwan menguat 0,01%. tetap menjadi kenyataan meskipun Yuan China hijau..

Rupiah menjadi mata uang dengan penguatan paling tajam di Asia pagi ini.

Pernyataan tersebut membuat pasar kembali mencermati arah kebijakan moneter Jepang..

Peso Filipina turut menguat 0,09% ke PHP 62,474/US$.

Pelemahan dolar AS terutama dipengaruhi oleh penguatan tajam yen Jepang.

Fed funds futures memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September sebesar 63%.

Penguatan yen juga terjadi setelah anggota dewan Bank of Japan (BOJ) Hajime Takata menyampaikan bahwa bank sentral Jepang perlu menaikkan suku bunga secara lincah untuk merespons tekanan inflasi yang semakin kuat..

Gubernur BOJ Kazuo Ueda sebelumnya juga memberi sinyal kuat bahwa bank sentral akan membahas peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan bulan ini.

Won Korea Selatan juga melemah 0,03% ke KRW1.358,85/US$.

Kondisi ini membuat pasar kembali memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed)..

“Ini pergerakan yang cukup besar, ditambah lagi dengan ini bisa menjadi waktu yang tepat bagi AS atau Jepang untuk setidaknya melakukan rate check, setelah komentar BOJ pagi ini,” ujar Chris Scicluna, head of economic research Daiwa Capital Markets Europe, dikutip dari Reuters…

Di sisi lain, dong Vietnam menjadi mata uang dengan tekanan paling dalam di Asia pagi ini.

Harga minyak yang naik. Tak hanya itu, imbal hasil Treasury AS yang masih tinggi sempat menopang greenback pada perdagangan sebelumnya. turut berperan penting..

Perkembangan terkait Hari Ini Rupiah Pimpin Asia Tendang Dolar AS akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By