Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Di Balik CENTCOM, Komando Militer Amerika yang Jalankan Perang AS-Iran yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Lalu pada 1 Januari 1983, Presiden Ronald Reagan mengubah satuan tersebut menjadi U.S.
Sebelum menduduki posisi tertinggi, Cooper lebih dahulu menjabat sebagai Wakil Koman. Selain itu, CENTCOM..
Ia juga pernah mengisi sejumlah posisi di Gedung Putih, kantor Menteri Pertahanan, U.S.
Pengalaman tersebut membuat Cooper memahami operasi militer sekaligus proses pengambilan keputusan di Washington.
Ayahnya merupakan perwira karier Angkatan Darat AS..
Iran kemudian membalas dengan menembakkan rudal ke dua pangkalan udara AS di Yor. Tak hanya itu, ia. turut berperan penting..
CENTCOM kemudian memulai Operation Epic Fury pada 28 Februari 2026 atas perintah Presiden AS.
CENTCOM menjadi penghubung antara keputusan politik di Washington, ditambah lagi dengan operasi militer di lapangan..
Ia pernah ditempatkan di berbagai wilayah operasi. Selain itu, menjalani penugasan darat di Afghanistan…
Operasi tersebut menjadi kampanye militer utama AS terhadap Iran..
SebagaiSurface Warfare Officer, karier Cooper banyak dihabiskan di kapal perang.
Mereka disiapkan untuk menjalankan perintah lanjutan dari Presiden AS Donald Trump..
Eskalasi bermula ketika militer AS menyerang dua peluncur milik Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) di Pulau Larak, dekat Selat Hormuz, pada Minggu (30/8/2026).
Dalam serangan pada Selasa, CENTCOM menyatakan pasukannya menghantam sejumlah sasaran IRGC sebagai respons atas upaya serangan terhadap kapal komersial di Selat Hormuz. Selain itu, personel AS…
Dua peristiwa itu membuat AS sangat khawatir akan kehilangan pengaruh sekaligus aksesnya terhadap kawasan Teluk Persia..
Contohnya, operasi pasukan elite, transportasi militer, senjata strategis, dan operasi siber. juga perlu diperhatikan. dapat dilihat pada Sebanyak tujuh komando menangani wilayah tertentu, se. Di samping itu, gkan empat lainnya menjalankan tugas khusus..
Pembentukan komando ini berawal dari perubahan besar yang terjadi di Timur Tengah pada akhir 1970-an..
CENTCOM saat ini dipimpin Laksamana Brad Cooper, perwira bintang empat dari Angkatan Laut AS.
Dari markas tersebut, operasi lintas matra direncanakan, dikoordinasikan,. Selain itu, diawasi…
CENTCOM mendapat tanggung jawab atas kawasan Timur Tengah, Asia Tengah,. Selain itu, sebagian Asia Selatan..
Komando ini mengatur pengerahan kapal perang, pesawat tempur, pasukan darat, Marinir, hingga pasukan khusus yang terlibat dalam suatu operasi..
CENTCOM juga menyebut lebih dari 50.000 personel militer AS saat ini beroperasi di Timur Tengah.
// .
CENTCOM memimpin Operasi Desert Shield untuk melindungi Arab Saudi, kemudian Operasi Desert Storm yang membebaskan Kuwait pada 1991..
Naval Forces Central Command, Armada Kelima AS, sekaligus Combined Maritime Forces di Bahrain…
Sementara di tingkat kapal, Cooper pernah memimpin kapal perusak USS Russell. Tak hanya itu, kapal penjelajah USS Gettysburg. turut berperan penting..
Meski memimpin operasi berskala besar, CENTCOM pada dasarnya merupakan sebuah markas komando.
Ia memegang kendali atas pelaksanaan operasi militer AS di Iran. Selain itu, wilayah lain yang menjadi tanggung jawab CENTCOM…
Iran kembali membalas dengan meluncurkan rudal sekaligus drone ke sejumlah fasilitas AS di Yordania, Bahrain, dan Irak…
Wilayah tanggung jawab CENTCOM membentang lebih dari 4 juta mil persegi yang dihuni lebih dari 560 juta orang.
Perannya semakin besar setelah Irak menginvasi Kuwait pada 1990.
CENTCOM juga memimpin invasi Irak pada 2003 sekaligus operasi koalisi melawan ISIS sejak 2014…
Organisasi ini tidak memiliki unit tempur yang ditempatkan secara permanen di bawahnya..
Presiden AS kala itu, Jimmy Carter kemudian membentukRapid Deployment Joint Task Forcepada Maret 1980 agar AS dapat mengirimkan pasukan dengan cepat ketika krisis terjadi..
// .
Setelah sempat menahan serangan selama beberapa pekan, kedua negara kembali saling menggempur pada awal September 2026..
Pada 2025, CENTCOM menjalankan Operasi Rough Rider melawan kelompok Houthi di Yaman serta Operasi Midnight Hammer yang menyasar fasilitas nuklir Iran..
Kekuatan tersebut berasal dari berbagai matra, ditambah lagi dengan dihubungkan melalui enam komando utama…
NAVCENT berkantor di Bahrain, yang juga menjadi markas Armada Kelima Angkatan Laut AS..
CENTCOM merupakan salah satu dari 11 unified combatant commands atau komando tempur dalam militer AS..
Saat itu, militer AS melindungi kapal tanker minyak Kuwait dari ancaman ranjau Iran di Teluk Persia..
Cakupan itu menempatkan CENTCOM di sejumlah kawasan yang sangat rawan terjadinya konflik..
ARCENT memiliki markas depan di Kuwait, sementara AFCENT. Di samping itu, SOCCENT memiliki markas depan di Qatar juga perlu diperhatikan..
Pasukan akan ditempatkan di bawah kendali CENTCOM sesuai kebutuhan operasi.
Sejarah dibentuknya CENTCOM tidak dapat dipisahkan dari Iran.
Susunan ini memungkinkan CENTCOM menjalankan operasi yang melibatkan banyak matra sekaligus.
Selain menghadapi Iran, komando ini menangani ancaman ISIS di Irak, ditambah lagi dengan Suriah, serangan kelompok bersenjata, keamanan jalur pelayaran, serta persaingan pengaruh dengan Rusia dan China…
Konflik pun meluas pada Selasa (1/9/2026), AS menyerang sistem pertahanan udara, instalasi radar, fasilitas maritim, kemampuan pemasangan ranjau, sekaligus jaringan komunikasi milik IRGC…
// .
Wewenang tersebut berada di tangan Trump. Selain itu, Hegseth…
Setelah perintah diberikan, Cooper bertugas menyusun. Selain itu, menjalankan operasi dengan menggabungkan kekuatan dari berbagai matra…
Operasi tempur pertama CENTCOM berlangsung pada 1987-1988, ketika perang Iran-Irak masih berjalan.
Revolusi Iran pada 1979 yang berkahir pada penggulingan Shah Mohammad Reza Pahlavi, sekutu dekat AS.
Ia juga pernah menjadi koman, ditambah lagi dengan Naval Surface Force Atlantic, Expeditionary Strike Group 7 di Okinawa, serta U.S..
Jakarta, Equityworld Futures- Perang Amerika Serikat (AS), ditambah lagi dengan Iran kembali memanas..
Namun, Cooper bukan pihak yang mengambil keputusan politik untuk memulai perang.
Hal ini disebabkan oleh wilayah tersebut berada di bagian tengah antara komando AS untuk Eropa. Di samping itu, Indo-Pasifik., akibatnya Nama “Central” digunakan. juga perlu diperhatikan..
Kawasan ini juga menjadi pertemuan berbagai jalur perdagangan, penerbangan, pipa energi,. Tak hanya itu, pelayaran penting dunia. turut berperan penting..
Central Command atau CENTCOM, komando militer yang bertanggung jawab atas operasi AS di Timur Tengah, termasuk Iran..
Sebuah serangan dapat menggunakan pesawat pengebom Angkatan Udara, kapal perang Angkatan Laut, pasukan Marinir, unit darat, sekaligus dukungan satelit dalam satu komando…
Kini, ketika perang AS, ditambah lagi dengan Iran kembali memanas, ia menjadi pejabat militer yang bertanggung jawab menjalankan perintah tersebut di lapangan…
Meski bertanggung jawab atas Timur Tengah, markas utama CENTCOM justru berada di Pangkalan Angkatan Udara MacDill, Tampa, Florida.
Beberapa jalur laut terpenting dunia juga berada dalam wilayahnya, termasuk Selat Hormuz, Teluk Persia, Laut Arab, sekaligus sebagian Laut Merah…
Pengalamannya di Timur Tengah terbilang panjang.
Cooper juga pernah mempelajari hubungan internasional di Harvard. Di samping itu, Tufts University serta mengikuti pendidikan di U.S juga perlu diperhatikan..
Setiap komando memiliki tanggung jawab berdasarkan wilayah atau fungsi.
Africa Command,. Di samping itu, markas Armada Pasifik AS. juga perlu diperhatikan..
Pada tahun yang sama, Uni Soviet menginvasi Afghanistan..
Setelah serangan 11 September 2001, komando ini memimpin perang AS di Afghanistan.
Di balik rangkaian serangan tersebut terdapat U.S.
Naval Academy. Di samping itu, meraih gelar master dalam bidang intelijen strategis dari National Intelligence University juga perlu diperhatikan..
Perkembangan terkait Di Balik CENTCOM, Komando Militer Amerika yang Jalankan Perang AS-Iran akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equity World Trillium Surabaya – Pasar AS Melemah, Harga Emas Berpotensi Koreksi Usai Sentuh Rekor Tertinggi
- Peta Energi Dunia 2026: Minyak Kuasai Dunia, Batu Bara Pegangan Asia | Equityworld Futures