0 0
Read Time:3 Minute, 31 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Asia Kebakaran Hebat: Ringgit, Won Hingga Rupiah Ramai-Ramai Jatuh yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Marc Chandler, chief market strategist Bannockburn Global Forex, menilai data tenaga kerja akan sangat menentukan ruang gerak The Fed..

Ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi, kekhawatiran fiskal, serta harga minyak yang menguat membuat pasar cenderung berhati-hati..

Fed funds futures memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga pada September sebesar 64%, naik dari sekitar 35% sebelum komentar Warsh pada Jumat..

Greenback yang berbalik menguat pagi ini membuat mayoritas mata uang Asia masuk zona merah..

Indeks dolar AS turun 0,24% ke posisi 99,43 setelah sebelumnya sempat menyentuh 99,73 pada Jumat pekan lalu hingga menjadi level terkuat sejak 17 Agustus..

Laporan ketenagakerjaan Agustus yang akan dirilis Jumat diperkirakan menunjukkan penambahan 55.000 pekerjaan.

Selain itu, pasar juga menunggu data tenaga kerja AS pekan ini.

Dolar Taiwan menguat 0,25% ke posisi TWD 31,613/US$..

Indeks dolar AS (DXY) pada waktu yang sama terpantau naik 0,08% ke posisi 99,503..

Merujuk data Refinitiv, pada perdagangan Selasa (1/9/2026) per pukul 09.16 WIB, dari sembilan mata uang Asia, sebanyak tujuh diantaranya melemah terhadap dolar AS.

Elwin de Groot, head of macro strategy Rabobank, menilai pernyataan Warsh memang diarahkan untuk mengangkat kembali ekspektasi kenaikan bunga..

Pelemahan mayoritas mata uang Asia pagi ini terjadi saat dolar AS kembali menguat.

Dolar Singapura ikut melemah 0,05% ke SGD 1,271/US$, disusul yen Jepang yang turun 0,03% ke JPY 159,79/US$.

Tekanan untuk pasar Asia juga datang dari kenaikan imbal hasil obligasi global.

Mata uang Garuda turun 0,06% ke posisi Rp17.720/US$. .

Pasar saat ini masih mencermati arah suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) setelah pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh di Jackson Hole dinilai bernada hawkish.

Warsh menyatakan bank sentral AS masih memiliki pekerjaan yang harus dilakukan jika pembuat kebijakan belum yakin inflasi bergerak turun menuju target 2%..

Won Korea Selatan menyusul dengan pelemahan 0,24% ke posisi KRW 1.370,39/US$.

Penguatan DXY pagi ini terjadi setelah dolar AS sempat melemah pada perdagangan sebelumnya.

Saya rasa mereka tidak pernah menaikkan suku bunga setelah ekonomi mengalami kehilangan pekerjaan dua kali berturut-turut,” ujar Chandler, dikutip dari Reuters..

Peso Filipina juga bergerak positif dengan penguatan 0,12% ke posisi PHP 62,290/US$..

Ringgit melemah 0,30% ke posisi MYR 4,034/US$..

Ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan tekanan paling dalam di Asia pagi ini.

Data ini akan menjadi petunjuk penting sebelum The Fed menggelar rapat pada 15-16 September..

“Pernyataan tertulis Warsh tampaknya dirancang untuk menaikkan ekspektasi kenaikan suku bunga, menggeser perdebatan September ke arah kubu hawkish,. Tak hanya itu, membangun kembali kredibilitasnya dalam melawan inflasi,” ujar de Groot, dikutip dari Reuters. turut berperan penting..

Baht Thailand juga terkoreksi 0,12% ke THB 33,18/US$..

Yuan China juga terkoreksi tipis 0,01% ke CNY 6,7206/US$..

// .

“Jika kita mendapatkan penurunan pekerjaan secara langsung, saya tidak melihat bagaimana The Fed dapat menaikkan suku bunga.

Di sisi lain, dolar Taiwan menjadi mata uang dengan penguatan paling tajam di Asia.

Komentar tersebut membuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed kembali naik.

Jakarta, Equityworld Futures – Mata uang Asia kembali berada di bawah tekanan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini.

Perkembangan terkait Asia Kebakaran Hebat: Ringgit, Won Hingga Rupiah Ramai-Ramai Jatuh akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By