Equity World Futures Surabaya – Nilai tukar dolar AS kembali melemah dan mencatatkan penurunan bulanan selama dua bulan berturut-turut. Tekanan ini dipicu oleh rencana Kementerian Keuangan (Kemenkeu) AS untuk memperluas program pembelian kembali (buyback) obligasi pemerintah, yang mengikis kepercayaan investor terhadap mata uang greenback.
Indeks Dolar AS (DXY) terkoreksi ke kisaran 99,43 (turun sekitar 0,24%), sementara Bloomberg Dollar Spot Index merosot sekitar 0,9% sepanjang Agustus, melanjutkan penurunan 1,3% pada bulan Juli.
Penyebab Utama Melemahnya Dolar AS
-
Ekspansi Buyback Obligasi AS: Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengumumkan perluasan buyback Treasury jangka panjang. Kebijakan ini memicu kekhawatiran pasar bahwa pemerintah berusaha membatasi imbal hasil (yield) sekaligus melonggarkan kondisi keuangan—langkah yang secara tidak langsung memperlemah nilai dolar.
-
Penurunan Posisi Bullish Spekulan: Sentimen fiskal tersebut mendorong hedge fund, manajer investasi, dan spekulan mulai memangkas posisi beli (bullish) mereka pada dolar AS.
-
Ketidakpastian Koordinasi Fiskal & Moneter: Meski Bessent menyatakan bahwa dirinya dan Ketua Federal Reserve Kevin Warsh memiliki pandangan serupa terkait kondisi pasar obligasi, arah kebijakan fiskal Kemenkeu dan moneter The Fed masih menjadi bahan perdebatan sengit di pasar.
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures
- Akun Demo Trading
- Registrasi Online
- Data Historis Trading
- Kontak Resmi
- Profil Perusahaan
