0 0
Read Time:5 Minute, 40 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Iran Terjepit: Ekspor-Impor Anjlok 35%, AS Mulai Putus Jalur Dolar yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Penurunan impor tercatat lebih dalam dibandingkan ekspor..

Sayangnya, Pezeshkian tidak menjelaskan secara terperinci periode maupun basis perhitungan dari penurunan ekspor. Tak hanya itu, impor sebesar 25%-35% tersebut. turut berperan penting..

Ekspor. Selain itu, impor negara tersebut turun tajam, sementara Washington mulai memperluas tekanan hingga ke lembaga keuangan di negara lain yang diduga membantu transaksi Teheran…

Namun, menghilangkan ketergantungan terhadap dolar bukanlah sebuah hal yang mudah mudah..

FinCEN memperkirakan sekitar US$9 miliar transaksi yang berpotensi berkaitan dengan jaringan perbankan bayangan Iran mengalir melalui rekening koresponden AS sepanjang 2024..

// .

Bank-bank di luar AS juga umumnya memerlukan rekening pada lembaga keuangan Amerika untuk menyelesaikan transaksi dalam dolar..

Seluruh jalur tersebut dapat ditutup jika usulan disahkan setelah melewati masa tanggapan publik selama 30 hari..

Tindakan terhadap Banque Misr UAE menjadi peringatan bagi bank negara lain mengenai risiko kehilangan akses dolar apabila tetap memfasilitasi jaringan Iran..

Ekspor meningkat menjadi US$15,29 miliar, sementara impor tercatat sebesar US$15,78 miliar..

Banque Misr merupakan bank milik pemerintah Mesir, ditambah lagi dengan bank terbesar kedua di negara tersebut..

Menurut Financial Crimes Enforcement Network (FinCEN), jaringan itu melibatkan tempat penukaran uang di Iran sekaligus perusahaan perantara yang didirikan di negara lain, terutama Uni Emirat Arab (UEA) dan Hong Kong…

Financial Crimes Enforcement Network (FinCEN) mengusulkan penetapan Banque Misr UAE sebagai lembaga keuangan yang menjadi pantauan dalam tindak pencucian uang atau primary money laundering concern..

Perusahaan tersebut digunakan untuk menyamarkan pemilik, ditambah lagi dengan a, asal transaksi, serta penerima akhir uang hasil penjualan minyak dan komoditas Iran…

Banque Misr UAE saat ini memiliki tiga hubungan koresponden langsung dengan lembaga keuangan AS.

Di tengah dorongan Iran mengurangi ketergantungan terhadap dolar, AS mulai menyasar bank negara ketiga yang diduga membantu transaksi Iran..

Saat itu, ekspor Iran hanya mencapai US,24 miliar, se sekaligus gkan impor menembus US,25 miliar…

Sekitar US$520 juta diproses dalam 12 bulan terakhir pada periode tersebut..

Langkah ini menjadi penggunaan pertama Section 311 terhadap bank negara ketiga dalam Operation Economic Outcast yang diluncurkan Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada 24 Agustus 2026..

Defisit kemudian menyusut menjadi US$934 juta pada kuartal IV-2024.

Banque Misr UAE memiliki aset 23,4 miliar dirham atau sekitar US$6,4 miliar, dengan rasio kecukupan modal sebesar 24,7%..

Resistance Economy merupakan strategi Iran untuk memperkuat produksi domestik, mengurangi ketergantungan terhadap barang impor, serta menggunakan jalur perdagangan. Selain itu, sistem pembayaran alternatif…

Jaringan keuangan bayangan Iran pun dibangun untuk melewati hambatan tersebut..

“Mengatakan bahwa sanksi sama sekali tidak berdampak tidak sesuai dengan fakta,” kata Pezeshkian dalam wawancara dengan televisi pemerintah, dikutip dari CNBC International..

Memasuki 2025, defisit tercatat sebesar USMemasuki 2025, defisit tercatat sebesar US$1,40 miliar pada kuartal pertama,40 miliar pada kuartal pertama. Selain itu, USMemasuki 2025, defisit tercatat sebesar US$1,40 miliar pada kuartal pertama,03 miliar pada kuartal kedua…

Sebuah bank tidak harus beroperasi di AS untuk terkena dampaknya..

Pada kuartal III-2025, defisit kembali menyempit menjadi US$490 juta.

Defisit terbesar terjadi pada kuartal III-2024 sebesar US$6,01 miliar.

Penurunan perdagangan terjadi ketika Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei mendorong pemerintah memperkuat produksi dalam negeri, ditambah lagi dengan secara bertahap mengurangi peran dolar AS dalam perekonomian…

Otoritas UEA sekaligus Mesir juga menyatakan tengah berkoordinasi, sementara Banque Misr memastikan layanan perbankannya masih berjalan normal…

Sebagian besar perdagangan global, pembiayaan komoditas, sekaligus transaksi antar negara masih bergantung pada penggunaan dolar..

Namun, tindakan AS hanya menyasar lima cabangnya di UEA, se. Tak hanya itu, gkan kantor pusat di Kairo dan operasinya di negara lain tidak termasuk. turut berperan penting..

Kehilangan akses dolar berpotensi mengganggu pembayaran internasional sekaligus pembiayaan perdagangan bank tersebut..

Iran sebenarnya telah menggunakan sejumlah cara alternatif, mulai dari pembayaran menggunakan mata uang yuan, pertukaran dalam mata uang lokal, perdagangan barter, hingga perusahaan perantara yang terdaftar di negara lain..

Dorongan mengurangi penggunaan dolar muncul ketika AS semakin aktif memakai dominasi mata uangnya untuk membatasi akses Iran terhadap sistem keuangan global..

Jakarta, Equityworld Futures – Perekonomian Iran semakin tertekan akibat sanksi Amerika Serikat (AS). Di samping itu, terganggunya jalur perdagangan akibat konflik dengan Amerika Serikat (AS) juga perlu diperhatikan..

Penurunan perdagangan membuat Iran kembali mendorong penggunaan mata uang selain dolar AS..

Bank Sentral UEA telah memulai pemeriksaan terhadap transaksi Banque Misr pada periode yang disorot FinCEN.

Perusahaan-perusahaan itu diduga berkaitan dengan Kementerian Pertahanan Iran, Korps Garda Revolusi Iran,, ditambah lagi dengan jaringan keuangan Mojtaba Khamenei…

FinCEN memperkirakan lima cabang Banque Misr di Uni Emirat Arab memproses sekitar US$1,8 miliar untuk 103 perusahaan yang berpotensi terhubung dengan jaringan perbankan bayangan Iran sepanjang Januari 2024 hingga Juni 2026.

“Sama pentingnya untuk memberikan perhatian khusus terhadap pertumbuhan ekonomi, meningkatkan produksi, secara bertahap mengurangi peran utama dolar AS,. Selain itu, pada akhirnya menjadikan Resistance Economy sebagai fokus utama,” kata Khamenei dalam pesan tertulisnya…

FinCEN mengusulkan agar bank itu diputus dari rekening koresponden di AS, baik secara langsung maupun melalui bank asing lain..

Oleh sebab itu, Tindakan tersebut berbeda dengan sanksi konvensional terjadi. menjadi konsekuensi dari Penyebab utamanya adalah tidak membekukan aset Banque Misr UAE,..

Di antara perusahaan yang disorot adalah Alpa Trading FZCO dengan transaksi lebih dari US$32 juta, Naba Alzaki Raw Materials Trading LLC sebesar US$29 juta, serta Midas Oil Trading DMCC lebih dari US$1 juta.

Kehilangan akses terhadap rekening dapat membuat bank kesulitan memproses pembayaran internasional, membiayai perdagangan,. Di samping itu, melayani transaksi nasabah dalam dolar. juga perlu diperhatikan..

Merujuk Trading Economics yang bersumber dari Bank Sentral Iran, neraca perdagangan Iran terus mengalami defisit sejak kuartal IV-2022 hingga kuartal III-2025..

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan ekspor sekaligus impor negaranya turun sekitar 25% hingga 35%..

Sejauh ini, AS belum menyasar bank-bank besar China yang terlibat dalam pembiayaan perdagangan Iran.

Menurut Pezeshkian, kondisi tersebut menunjukkan bahwa sanksi tetap memberikan dampak nyata terhadap perekonomian Iran..

Perkembangan terkait Iran Terjepit: Ekspor-Impor Anjlok 35%, AS Mulai Putus Jalur Dolar akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By