0 0
Read Time:4 Minute, 29 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas Hancur “Dihajar” Galaknya Fed, China Jadi Harapan Bangkit yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Penurunan harga emas menuju US$4.450 per troy ounce menunjukkan betapa cepatnya perubahan ekspektasi kebijakan moneter dapat membalikkan momentum di pasar logam mulia..

Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa akumulasi emas China kemungkinan lebih besar dibandingkan yang tercermin dalam data ca sekaligus gan resmi…

Namun, penurunan dari hampir US$4.700 ke US$4.450 menunjukkan bahwa tren bullish emas kini menghadapi ujian yang jauh lebih berat..

Jika tidak ada katalis kuat, harga emas berpotensi memasuki periode konsolidasi dengan arah yang belum jelas..

Secara teknikal, tren jangka panjang emas masih memberikan peluang bullish.

Jakarta, Equityworld Futures – Setelah babak belur pada pekan lalu, emas mencoba bangkit pada pekan ini.

// .

Pembelian tersebut menjadi yang terbesar kedua secara bulanan sejak awal 2025..

Pelemahan ini memperpanjang derita perak yang ambruk 4,2% pada Jumat pekan lalu 928/8/2026) ke US$ 66,35 per troy ons..

Untuk saat ini, reli emas sepanjang Agustus masih belum sepenuhnya patah.

Artinya, pasar emas untuk sementara dapat berada dalam fase “galau”, menunggu sinyal baru dari The Fed sebelum menentukan arah berikutnya..

Pergerakan harga emas mulai menunjukkan perubahan signifikan sepanjang pekan lalu.

Emas yang sempat mendekati US$4.700 per troy ounce pada awal pekan lalu anjlok menuju US$4.450 setelah pidato Warsh di Jackson Hole.

Pertanyaannya apakah suku bunga akan bertahan tinggi lebih lama atau justru mulai memberi ruang bagi pelonggaran kebijakan..

Kenaikan harga emas melambat bahkan ambruk di Jumat.

Pada perdagangan terakhir pekan lalu, Jumat (28/9/2026), harga emas jatuh 3,22% dalam sehari menjadi US$ 4452,67 per troy ons..

Kondisi ini menjadi angin sakal (headwind) bagi harga emas..

Kini perhatian pasar beralih ke data tenaga kerja AS 4 September, yang menjadi laporan penting sebelum rapat The Fed pada 15-16 September..

Pernyataan Kevin Warsh yang bernada hawkish telah memperkuat dolar AS sekaligus meningkatkan ekspektasi terhadap kebijakan moneter yang lebih ketat.

Hal ini memperkuat indikasi bahwa emas masih menjadi bagian penting dari strategi diversifikasi ca. Selain itu, gan Negeri Tirai Bambu…

// .

Pada perdagangan hari ini, Senin (31/8/2026/2026), harga emas melemah 0,3% ke US$ 66,16 per troy ons..

Volume perdagangan emas futures turun cukup signifikan pekan lalu.

Permintaan emas dari China juga menjadi penopang harga..

Merujuk Refinitiv, harga emas pada hari ini, Senin (31/8/2026) pukul 06.47 WIB ada di posisi US$ 4447 per troy ons atau melemah 0,13%..

Sebaliknya, jika pasar tenaga kerja melemah, ekspektasi pemangkasan suku bunga dapat kembali muncul. Di samping itu, memberi amunisi baru bagi emas untuk naik. juga perlu diperhatikan..

Permintaan emas fisik dari China menjadi salah satu sumber dukungan penting bagi harga emas..

Meski begitu, tren kenaikan emas sepanjang Agustus masih bertahan.

Minimnya partisipasi tersebut juga dapat membuat harga emas kesulitan membangun tren baru yang lebih kuat..

Walaupun Dengan kata lain, emas masih punya bensin,, The Fed kini menjadi penghalang utamanya. masih menjadi prioritas..

Reli harga emas pada Agustus mulai tertekan setelah Ketua The Fed Kevin Warsh memberikan sinyal hawkish yang mendorong penguatan dolar AS..

Penurunan volume menunjukkan sebagian pelaku pasar memilih menunggu kepastian lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter AS, pergerakan obligasi, sekaligus dolar…

Pelemahan ini memperpanjang derita harga emas.

Penyebab utamanya adalah jumlahnya melampaui pembelian yang secara resmi dilaporkan oleh People’s Bank of China (PBoC),. Akibatnya, Aktivitas pembelian ini menarik perhatian terjadi…

Ia menegaskan ekonomi AS masih kuat sekaligus inflasi tetap terlalu tinggi…

China juga tercatat telah mempertahankan tren pembelian emas selama sekitar 20 bulan berturut-turut.

China dilaporkan membeli lebih dari 40 ton emas melalui pasar over-the-counter (OTC) London pada Juni 2026.

Pernyataan tersebut mendorong peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September menjadi sekitar 57%, dari sebelumnya 33%.

Investor harus kembali menghitung langkah The Fed.

Tanpa muncul momentum baru yang lebih kuat, emas berpotensi bergerak sideways. Di samping itu, membentuk rentang konsolidasi dalam jangka pendek. juga perlu diperhatikan..

Contohnya, nya masih membayangi kinerja emas pekan ini. dapat dilihat pada Namun, jalan terjal..

Pada 26 Agustus, volume perdagangan tercatat sekitar 188.000 kontrak, jauh di bawah hampir 300.000 kontrak pada 19 Agustus..

Dengan kondisi tersebut, emas kini memasuki fase yang cukup sensitif.

Jika data pekerjaan kembali kuat, dolar berpotensi menguat sekaligus menekan emas…

Kehati-hatian investor juga mulai terlihat dari aktivitas perdagangan emas berjangka..

Kondisi ini menandakan momentum kenaikan mulai melambat, terutama ketika harga mendekati level US$4.600 per troy ounce..

Perkembangan terkait Harga Emas Hancur “Dihajar” Galaknya Fed, China Jadi Harapan Bangkit akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By