Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait The Fed Makin ‘Galak’, Harga Perak Merana yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Para pelaku pasar memproyeksikan kenaikan suku bunga bulan September setelah Warsh mengatakan bahwa The Fed akan ” memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan ” jika para pembuat kebijakan tidak yakin bahwa inflasi inti kembali ke target 2%, yang menandai pernyataan terdekatnya untuk mengakui bahwa kenaikan suku bunga mungkin diperlukan untuk meredakan tekanan harga..
Para pelaku pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga AS pada bulan September sebesar 58%, dibandingkan dengan 36% sebelum komentar Warsh,. Selain itu, peluang kenaikan pada bulan Desember sebesar 89%, menurut alat CME FedWatch…
Pernyataan ini membuat pasar kembali memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada pertemuan The Fed September mendatang..
Bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) kembali mengejutkan pasar global, setelah Ketua The Fed Kevin Warsh mulai bersikap hawkish.
Merujuk Refinitiv, harga perak di perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (28/8/2026) ditutup di posisi US$66,35 per troy ons, ambruk 4,19% dari perdagangan sehari sebelumnya.
Melansir The Wall Street Journal (WSJ), Warsh mengatakan The Fed mungkin masih perlu “berusaha lebih keras” untuk mengendalikan inflasi.
Jakarta, Equityworld Futures – Harga perak merana sepanjang pekan ini, setelah bank sentral Amerika Serikat (AS) menunjukkan sikap hawkish untuk pertama kalinya pada periode kepemimpinan Kevin Warsh pada pidatonya di Jackson Hole..
Sepanjang pekan ini, harga perak merosot 3,79% secara point-to-point (ptp)..
// .
Seperti halnya emas, perak juga cenderung kehilangan daya tariknya dalam lingkungan suku bunga tinggi terjadi karena tidak menawarkan imbal hasil…
Warsh masih melihat risiko inflasi sebagai persoalan serius..
Perkembangan terkait The Fed Makin ‘Galak’, Harga Perak Merana akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | Rupiah Ditutup Melemah di Level Rp 18.014 per dolar AS
- RI Bakal Ekspor 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji