0 0
Read Time:3 Minute, 5 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait India dan China Bikin Harga Batu Bara Naik Tinggi Lagi yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Pemerintah India bahkan meminta sejumlah PLTU menunda pemeliharaan pembangkit hingga kondisi pasokan batu bara lebih jelas..

// .

Sepanjang pekan ini, harga batu bara global melesat 1,08% secara point-to-point..

Kenaikan terutama didorong oleh pasokan yang terus ketat. Di samping itu, biaya yang meningkat juga perlu diperhatikan..

Sementara dari China, dilaporkan harga batu bara termal di pelabuhan-pelabuhan transshipment utama China bagian utara naik ke level tertinggi dalam lebih dari dua tahun..

Sxcoal pada hari yang sama melaporkan bahwa produksi batu bara termal China pada Juli 2026 turun 10,1% secara tahunan, melanjutkan tren penurunan akibat pembatasan produksi, ditambah lagi dengan inspeksi keselamatan di sejumlah wilayah tambang utama..

Hujan monsun deras di sejumlah negara bagian penghasil batu bara, misalnya Odisha, Jharkhand,, ditambah lagi dengan Chhattisgarh mengganggu produksi tambang serta distribusi bahan bakar….

Melansir dari Refintiv pada perdagangan Jumat (28/8/2026) lalu, harga batu bara dunia untuk kontrak yang berakhir Oktober 2026 ditutup naik 0,18% di level US$139,75/ton.

Kenaikan harga batu bara domestik di pelabuhan kemudian menular ke pasar batu bara impor China, sehingga berdampak pada harga impor ikut mendapat dukungan…

Kondisi ini terjadi ketika permintaan listrik meningkat akibat El Nino yang kuat, sementara pasokan terganggu hujan monsun..

Sisi pasokan menjadi faktor yang sangat dominan..

Ke-45 pembangkit tersebut memiliki persediaan di bawah 25% dari kebutuhan normal atau stok yang tidak cukup untuk menghasilkan listrik selama tiga hari berturut-turut..

Jakarta, Equityworld Futures – Harga batu bara kembali bergairah pada perdagangan terakhir di pekan ini, ditopang oleh kenaikan pasokan, terutama di India, ditambah lagi dengan harga di China..

India juga mencatat curah hujan 12% di bawah normal sepanjang musim monsun..

Jumlah ini melonjak dari 31 pembangkit pada akhir Juli..

“Pasokan batu bara berjalan pas-pasan, sementara permintaan listrik meningkat, terutama untuk pendingin udara,” kata seorang pejabat perusahaan listrik terbesar India, NTPC, dikutip dari Reuters, Minggu (30/8/2026)..

Sentimen penopang datang dari India, di mana sebanyak 45 pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di India kini memiliki stok batu bara pada level kritis per 25 Agustus 2026.

Konsultan komoditas BigMint mencatat stok batu bara di pembangkit India turun 19% sepanjang Agustus menjadi 30,95 juta ton, atau hanya cukup untuk sekitar 10 hari operasi..

Hal ini disebabkan oleh konsumsi batu bara terus melampaui pasokan., akibatnya Pembangkit listrik termal India menguras stok batu bara secara tajam dalam 23 hari pertama Agustus..

Dari jumlah tersebut, 40 PLTU menggunakan batu bara domestik.

Hal ini disebabkan oleh permintaan listrik yang melonjak, akibatnya Kenaikan harga bukan semata-mata..

Kondisi ini terjadi ketika permintaan listrik meningkat akibat cuaca lebih panas dari biasanya yang dikaitkan dengan El Nino.

Perkembangan terkait India dan China Bikin Harga Batu Bara Naik Tinggi Lagi akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By