Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Emas Gagal Bersinar, Anjlok 3% Kena Gebuk The Fed yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Dolar AS naik ke level tertinggi dalam lebih dari seminggu, membuat emas batangan yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya..
Walaupun Meskipun mungkin sekali lagi akan ‘berbicara lantang, membawa tongkat pendek’, hal ini akan membuat pasar menilai pertemuan September sebagai sesuatu yang tidak pasti,” kata analis independen Tai Wong yang dikutip dari Refinitiv, Sabtu (29/8/2026). masih menjadi prioritas..
Adapun kinerja mingguan emas turun 3,26%..
“Harga emas terpukul keras terjadi karena Ketua Warsh menegaskan bahwa inflasi tidak melambat secara signifikan. Selain itu, The Fed masih ‘harus bekerja keras’…
Harga emas batangan telah turun 3,2% minggu ini setelah penurunan hari ini, jatuh dari level tertinggi lebih dari tiga bulan di angka US$4.696,18 per troy ons yang dicapai pada hari Selasa pekan ini (25/8/2026)..
Para pelaku pasar memproyeksikan kenaikan suku bunga bulan September setelah Warsh mengatakan bahwa The Fed akan ” memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan ” jika para pembuat kebijakan tidak yakin bahwa inflasi inti kembali ke target 2%, yang menandai pernyataan terdekatnya untuk mengakui bahwa kenaikan suku bunga mungkin diperlukan untuk meredakan tekanan harga..
Kenaikan dipicu aksi beli teknikal, pelemahan dolar Amerika Serikat (AS), serta sentimen positif setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan rencana buyback obligasi..
Para pelaku pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga AS pada bulan September sebesar 58%, dibandingkan dengan 36% sebelum komentar Warsh,. Tak hanya itu, peluang kenaikan pada bulan Desember sebesar 89%, menurut alat CME FedWatch. turut berperan penting..
Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas turun tajam pada sesi perdagangan Jumat, ditambah lagi dengan mengubah kinerja positif dalam satu pekan menjadi negatif…
Alasannya adalah para pedagang meningkatkan risiko pada kenaikan suku bunga setelah pernyataan Ketua Federal Reserve Kevin Warsh tentang upaya menekan tekanan inflasi.. Akibatnya, Harga emas berbalik arah sekaligus turun lebih dari 3% pada hari Jumat,….
Hal ini disebabkan oleh tidak menawarkan imbal hasil., akibatnya Emas cenderung kehilangan daya tariknya dalam lingkungan suku bunga tinggi..
Pada perdagangan Jumat (28/8/2026) harga emas spot tercatat di US$4.452,67 per troy ons atau anjlok 3,22%.
Perkembangan terkait Emas Gagal Bersinar, Anjlok 3% Kena Gebuk The Fed akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equity World Trillium Surabaya – Harga Emas Stabil Setelah Komentar Dovish The Fed – Peluang Penurunan Suku Bunga Desember Menguat
- Equityworld Futures Surabaya | Pesan Bos OJK soal Investor Pasar Modal yang Terus Naik