0 0
Read Time:6 Minute, 48 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait AS Bergulat dengan Utang, “Tangan Kanan” Trump Ini Harus Melawan Dunia yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Kenaikan juga terjadi pada obligasi pemerintah Jerman sebesar 0,4 poin persentase. Tak hanya itu, Jepang sekitar 0,8 poin persentase. turut berperan penting..

Batas pembelian dinaikkan dari sebelumnya maksimal US$2 miliar menjadi setidaknya US$4 miliar untuk setiap operasi..

Namun, langkah tersebut justru memunculkan pertanyaan, apakah Washington se. Selain itu, g menyelesaikan persoalan utang atau hanya berusaha menunda tekanan pasar…

Langkah Bessent juga berpotensi membuat arah kebijakan Kementerian Keuangan AS berbeda dengan bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed)..

Tekanan kenaikan yield tidak hanya terjadi di AS.

Melansir The Economist, sepanjang tahun ini, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun telah meningkat sekitar 0,6 poin persentase.

Sosok kepercayaan Trump ini menjadi tumpuan pemerintahan Donald Trump dalam menyelesaikan persoalan lonjakan imbal hasil..

Jakarta, Equityworld Futures – Pemerintah Amerika Serikat (AS) tengah berupaya meredam kenaikan imbal hasil obligasi yang semakin membebani keuangan negara.

Lebih dari separuh defisit anggaran AS kini berkaitan dengan pembayaran bunga atas pinjaman sebelumnya..

Washington hanya mengubah komposisi utangnya dari tenor panjang menuju tenor yang lebih pendek..

Namun, pasar tampaknya belum sepenuhnya sependapat.

Dalam kondisi tersebut, upaya menurunkan yield obligasi dapat membantu meringankan tekanan pada bunga kredit perumahan.

Pergerakan tersebut menunjukkan sebagian investor mencari perlindungan di luar aset berdenominasi dolar..

// .

Sebagai contoh, untuk menopang perekonomian ketika menghadapi perlambatan. sering terjadi ketika Namun, program tersebut dijalankan sebagai bagian dari kebijakan moneter,..

Sementara itu, tingginya imbal hasil obligasi jangka panjang ikut mendorong suku bunga kredit perumahan bertenor 30 tahun..

Program pembelian kembali obligasi juga bukan satu-satunya langkah yang dikaitkan dengan upaya menekan biaya pinjaman..

Setelah sempat turun, imbal hasil obligasi kembali bergerak mendekati posisi sebelum pengumuman..

 Bessent menjadi salah satu sosok paling sibuk, ditambah lagi dengan disorot setelah lonjakan imbal hasil US Treasury..

Penyebab utamanya adalah yield kembali meningkat setelah pasar menilai rencana pembelian obligasi tidak menyelesaikan persoalan mendasar,, misalnya besarnya defisit anggaran, tingginya kebutuhan penerbitan utang,. Di samping itu, risiko inflasi., sehingga berdampak pada Penurunan itu tidak bertahan lama terjadi. juga perlu diperhatikan….

Namun, pengaruhnya sangat bergantung pada apakah pasar mempercayai pemerintah mampu mengendalikan inflasi sekaligus memperbaiki kondisi anggaran…

Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Rabu (19/8/2026) mengumumkan bahwa pemerintah akan memperbesar pembelian kembali obligasi jangka panjang.

“Kami belum membeli satu pun obligasi,” kata Bessent.

Untuk meredam tekanan tersebut, Menteri Keuangan AS Scott Bessent berencana membeli kembali obligasi pemerintah bertenor panjang.

Masalahnya, kenaikan utang juga memperbesar beban pembayaran bunga.

Sejumlah negara maju juga menghadapi kondisi serupa akibat inflasi, tingginya kebutuhan pembiayaan,. Selain itu, utang pemerintah yang terus membengkak…

Hal ini disebabkan oleh inflasi AS masih berada di atas target The Fed sebesar 2%, akibatnya Situasi saat ini berbeda..

Namun, pelemahan mata uang juga berpotensi membuat barang impor semakin mahal. Di samping itu, kembali mendorong inflasi. juga perlu diperhatikan..

Meski program tersebut belum dijalankan, pengumumannya sempat membuat imbal hasil atau yield obligasi AS turun.

Pembelian itu diharapkan dapat meningkatkan permintaan terhadap obligasi. Akibatnya, harganya naik sekaligus imbal hasilnya turun….

Hal ini disebabkan oleh itu, jumlah utang pemerintah secara keseluruhan tidak berkurang, akibatnya Oleh..

Pembelian tersebut dapat membantu menurunkan bunga kredit rumah, meskipun tidak menyelesaikan persoalan mendasar berupa tingginya inflasi sekaligus kebutuhan pembiayaan pemerintah…

Bessent menyatakan kenaikan imbal hasil saat ini tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi fundamental ekonomi AS..

Pasar bahkan memperkirakan bank sentral memiliki peluang menaikkan suku bunga dalam pertemuan September..

Kondisi itu berpotensi menciptakan lingkaran yang sulit untuk dihentikan.

Ketika yield naik, biaya pinjaman pemerintah ikut meningkat.

Kondisi tersebut dapat membuat pasar semakin sulit membaca arah kebijakan ekonomi AS..

Kenaikan imbal hasil obligasi juga menjadi persoalan politik bagi pemerintahan Presiden Donald Trump..

Risiko tersebut menjadi persoalan ketika The Fed masih berupaya mengendalikan kenaikan harga..

Selama persoalan tersebut belum membaik, tekanan terhadap obligasi pemerintah AS berpeluang kembali muncul meskipun pemerintah terus berusaha meredamnya..

Congressional Budget Office (CBO) memperkirakan defisit. Selain itu, utang AS masih akan terus bertambah pada tahun-tahun mendatang…

Setelah Bessent mengumumkan rencana pembelian kembali surat utang, dolar AS melemah, sementara harga emas meningkat.

Permintaan. Tak hanya itu, a yang meningkat membuat persaingan memperoleh modal semakin ketat, termasuk bagi pemerintah yang menerbitkan obligasi. turut berperan penting..

Hal ini disebabkan oleh biaya pinjaman menjadi lebih murah., akibatnya Di sisi lain, upaya menurunkan imbal hasil obligasi melalui pembelian kembali surat utang dapat memberikan dorongan bagi perekonomian..

Dalam konferensi pers pada Senin (24/8/2026), Bessent menegaskan bahwa pemerintah tetap akan menjalankan lelang obligasi sesuai jadwal..

Harga obligasi. Tak hanya itu, yield bergerak berlawanan arah turut berperan penting..

Pemilu sela atau midterm elections semakin dekat, sementara biaya hidup masih menjadi perhatian utama masyarakat AS.

Pembelian kembali obligasi jangka panjang akan dibiayai melalui penerbitan obligasi bertenor lebih pendek..

“Kami percaya imbal hasil tersebut tidak mencerminkan fundamental yang mendasarinya,” kata Bessent dalam wawancara televisi setelah mengumumkan program pembelian kembali obligasi dilansir dari The Economist..

Strategi tersebut dapat membantu menurunkan tekanan pada obligasi jangka panjang dalam waktu terbatas.

Ia menyebut operasi berikutnya baru dilaksanakan pada 9 September..

Dolar yang lebih lemah memang dapat membantu daya saing ekspor AS.

Pada akhirnya, keberhasilan pemerintah AS menurunkan imbal hasil obligasi tidak hanya bergantung pada program pembelian kembali surat utang.

Apabila Kementerian Keuangan berusaha melonggarkan kondisi keuangan sementara The Fed justru mempertahankan kebijakan ketat, kedua lembaga tersebut berpotensi berjalan ke arah berbeda..

Kenaikan tersebut muncul ketika dunia masih menghadapi inflasi yang belum sepenuhnya terkendali..

Defisit anggaran Negeri Paman Sam mencapai sekitar 6% terhadap produk domestik bruto (PDB).

The Fed memang pernah membeli obligasi dalam skala besar melalui program quantitative easing (QE).

Perang yang melibatkan AS, Israel,. Selain itu, Iran ikut mendorong kenaikan harga minyak sehingga berdampak pada tekanan terhadap harga barang dan jasa kembali meningkat….

Namun, ketergantungan yang lebih besar pada utang jangka pendek juga membuat pemerintah harus lebih sering mencari pembiayaan baru ketika obligasi tersebut jatuh tempo..

Ketika harga obligasi meningkat, imbal hasilnya cenderung turun..

Namun, pemerintah AS tidak menggunakan. Selain itu, a tambahan yang benar-benar baru untuk mengurangi utangnya..

Dua pengeluaran yang paling mudah dirasakan adalah harga bahan bakar. Selain itu, bunga kredit pemilikan rumah…

Pada saat yang sama, pembangunan data center untuk mendukung pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) membutuhkan pembiayaan sangat besar.

Namun, persoalan yang paling mengkhawatirkan pasar adalah kondisi keuangan pemerintah AS..

The Fed juga pernah menjalankan Operation Twist, yaitu menjual obligasi jangka pendek. Tak hanya itu, membeli obligasi jangka panjang untuk menekan imbal hasil pada tenor yang lebih panjang. turut berperan penting..

Kenaikan harga minyak membuat bensin semakin mahal.

Program tersebut baru mulai berlaku pada 9 September sekaligus berlangsung hingga 4 November 2026. ..

Fannie Mae. Tak hanya itu, Freddie Mac, dua lembaga yang berperan besar dalam pembiayaan perumahan AS, disebut telah meningkatkan pembelian surat berharga berbasis kredit perumahan selama setahun terakhir. turut berperan penting..

Beban bunga yang lebih besar kemudian memperlebar defisit sekaligus memaksa pemerintah kembali menerbitkan utang…

Sementara itu, Kementerian Keuangan AS menyatakan utang pemerintah federal telah melampaui US$40 triliun atau sekitar 120% dari PDB..

Ketua The Fed Kevin Warsh juga menyatakan tetap berkomitmen membawa inflasi kembali menuju target..

Ketika bunga kredit rumah meningkat, cicilan menjadi lebih mahal. Selain itu, kemampuan masyarakat membeli hunian ikut tertekan…

Pasar juga akan melihat pada bagaimana perkembangan inflasi, besarnya defisit anggaran, kebutuhan penerbitan obligasi baru, sekaligus kemampuan AS dalam mengelola utangnya…

Perkembangan terkait AS Bergulat dengan Utang, “Tangan Kanan” Trump Ini Harus Melawan Dunia akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By