Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Batubara Menguat, China Kembali Gencarkan Impor yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Sentimen dari India masih cenderung negatif bagi pasar batu bara global.
Permintaan China menjadi salah satu penopang utama harga batu bara.
Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait.
Hal ini disebabkan oleh batu bara kalori menengah. Tak hanya itu, rendah mendominasi ekspor Indonesia, khususnya menuju China dan negara-negara Asia Tenggara., akibatnya Kondisi tersebut menjadi sentimen positif. turut berperan penting..
Pemerintah telah menugaskan perusahaan tambang menyediakan sekitar 212 juta ton batu bara untuk memenuhi kebutuhan PLN yang diperkirakan mencapai 154 juta ton pada 2026..
Produksi batu bara India pada Juli 2026 mencapai 69,75 juta ton, naik 7,51% secara tahunan..
Batu bara mengawali pekan dengan kenaikan 0,34% ke US$134,05 pada Senin.
Namun, curah hujan tinggi, ditambah lagi dengan meningkatnya produksi pembangkit listrik tenaga air masih dapat membatasi konsumsi batu bara..
Rencana pemerintah memperkuat pengawasan. Tak hanya itu, memusatkan transaksi ekspor komoditas strategis turut menjadi perhatian turut berperan penting..
Pemerintah Indonesia menetapkan Harga Batubara Acuan (HBA) periode kedua Agustus 2026 dengan pergerakan berbeda pada setiap kualitas.
Dengan demikian, batu bara mencatatkan penguatan dalam lima hari perdagangan berturut-turut.
Meski RSI 14 hari berada di sekitar 64,84, menandakan tekanan beli cukup kuat, namun belum memasuki wilayah jenuh beli. tetap penting..
Penutupan tertinggi berada di US8,25. Tak hanya itu, terendah US4,05, menghasilkan rentang US,20 atau sekitar 3,14%. turut berperan penting..
Sanggahan: Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pan sekaligus gan Equityworld Futures Research..
Pengiriman dari Indonesia menuju China juga meningkat sekitar 20% secara tahunan.
Impor batu bara non-kokas India sepanjang Januari-Juli 2026 juga masih turun sekitar 11% dibandingkan tahun sebelumnya.
Harga naik 1,11% menjadi US6,25 pada Kamis, kemudian melesat 1,47%, ditambah lagi dengan menutup Jumat di US8,25…
Jakarta, Equityworld Futures – Harga batu bara Newcastle menguat sepanjang pekan ini.
Besarnya pasokan domestik membuat India belum perlu meningkatkan pembelian dari pasar internasional secara agresif..
Konsumsi pembangkit listrik di wilayah selatan China ikut meningkat sejak akhir Juli.
Pada perdagangan Jumat (21/8/2026), harga ditutup di US$138,25 per ton, naik US$4,65 atau 3,48% dibandingkan penutupan pekan sebelumnya di US$133,60..
Pasokan ekspor juga dapat mengetat setelah pemerintah memangkas kuota produksi dibandingkan tahun sebelumnya..
Proses transisi kebijakan tersebut dapat meningkatkan ketidakpastian kontrak sekaligus pengiriman batu bara…
Kondisi tersebut berpotensi membatasi kenaikan harga Newcastle, terutama apabila permintaan dari China mulai melambat..
Batu bara kalori tinggi mengalami penurunan tipis, se. Selain itu, gkan batu bara kalori menengah dan rendah mencatatkan kenaikan…
Susunan tersebut menunjukkan momentum bullish jangka pendek.
Kenaikan impor terjadi setelah produksi domestik China terganggu oleh penutupan, ditambah lagi dengan pemeriksaan sejumlah tambang…
Penguatan semakin kencang pada dua hari terakhir.
Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga berdampak pada kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut…
// .
// .
Sentimen lainnya datang dari penguatan Domestic Market Obligation (DMO).
Dari sisi teknikal, harga bergerak di atas rata-rata penutupan lima hari sebesar US5,51, rata-rata 10 hari US4,72, sekaligus rata-rata 20 hari US3,46…
Namun, area US9,40-US9,70 berpotensi menjadi resistance kuat terjadi karena sebelumnya beberapa kali menjadi titik pembalikan…
Harga penutupan Jumat juga menjadi yang tertinggi sejak pertengahan Juni.
Harga kemudian menguat 0,15% menjadi US4,25 pada Selasa sekaligus bertambah 0,37% ke US4,75 pada Rabu…
Permintaan China tetap sensitif terhadap perubahan suhu. Tak hanya itu, cuaca. turut berperan penting..
Total persediaan di pembangkit, tambang, sekaligus jalur distribusi mencapai sekitar 148 juta ton..
Sementara itu, produksi domestik belum sepenuhnya mampu mengejar kebutuhan. Akibatnya, pembeli kembali melirik batu bara impor…
Kenaikan terbesar terjadi pada batu bara 5.300 GAR yang menguat 3,91%.
Jumlah tersebut diperkirakan cukup untuk memenuhi sekitar 62 hari konsumsi pembangkit listrik..
Walaupun Kebijakan tersebut membantu mengamankan pasokan listrik dalam negeri,, berpotensi mengurangi volume yang tersedia untuk pasar ekspor masih menjadi prioritas..
Impor batu bara China pada Juli 2026 mencapai 42,73 juta ton, naik hampir 20% dibandingkan periode yang sama tahun lalu..
Perkembangan terkait Harga Batubara Menguat, China Kembali Gencarkan Impor akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | KAI Batasi Kecepatan Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur
- OJK Ungkap Alasan Penempatan Dana SAL Tak Cukup 6 Bulan | Equityworld Futures