0 0
Read Time:4 Minute, 32 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Dolar AS Terpuruk, Rupiah dan Mayoritas Mata Uang Asia Berpesta yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Departemen Keuangan AS kemudian meningkatkan program pembelian kembali atau buyback obligasi jangka panjang untuk meredakan tekanan di pasar surat utang..

Penguatan rupiah ditopang sentimen domestik setelah Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuannya pada level 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur periode 18-19 Agustus 2026..

Won Korea Selatan memimpin penguatan dengan lonjakan 2,17% ke posisi KRW 1.385,8/US$..

Imbal hasil US Treasury tenor 30 tahun sempat melonjak ke sekitar 5,34%, tertinggi sejak 2007..

Pada Juli lalu, bank sentral Korea Selatan menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam sekitar 3,5 tahun..

Pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga AS pada September berada di sekitar 40%, sementara kemungkinan kenaikan hingga Desember mencapai 72%..

Peningkatan tersebut dijadwalkan berlaku untuk operasi pada 9 September hingga 4 November 2026. .

Ringgit Malaysia menyusul dengan kenaikan 1,20%. Tak hanya itu, diikuti dolar Singapura yang terapresiasi 0,75%. turut berperan penting..

Hanya peso Filipina yang bergerak berlawanan. Di samping itu, harus berakhir di zona merah. juga perlu diperhatikan..

Tekanan terhadap dolar muncul seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap kondisi fiskal AS setelah utang pemerintah Negeri Paman Sam tembus US$40 triliun untuk pertama kalinya.

Won turut mendapat dukungan dari koordinasi otoritas Korea Selatan sekaligus Jepang..

Penguatan tersebut menjadi kenaikan rupiah selama tiga hari perdagangan berturut-turut.

// .

Pelemahan dolar memberikan ruang bagi mata uang Asia untuk menguat terjadi karena tekanan terhadap aset negara berkembang ikut berkurang…

Namun, pelaku pasar juga khawatir upaya menahan kenaikan yield justru memindahkan tekanan ke dolar..

Pejabat kedua negara bertemu di Tokyo pada Jumat. Tak hanya itu, berkomitmen menjaga komunikasi mengenai perkembangan pasar valuta asing. turut berperan penting..

Sementara itu, yen Jepang menguat 0,23% ke posisi JPY 158,93/US$. .

Pengumuman tersebut sempat menurunkan imbal hasil obligasi AS jangka panjang.

Posisi Rp17.685/US$ sekaligus menjadi penutupan terkuat dalam hampir tiga bulan terakhir atau sejak 22 Mei 2026..

Nilai pembelian obligasi tenor 10-30 tahun dinaikkan sedikitnya dua kali lipat, dari US$2 miliar menjadi minimal US$4 miliar dalam setiap operasi..

Di bawah won, baht Thailand menguat 1,30% sepanjang pekan ke posisi THB32,67/US$.

Penguatan mayoritas mata uang Asia berlangsung ketika indeks dolar AS (DXY) melemah 0,87% sepanjang pekan ke posisi 98,800..

Angka itu setara Rp707.400 triliun (asumsi kurs Rp17.685/US$)..

Mata uang Garuda menjadi salah satu dari sembilan mata uang Asia yang berhasil menguat terhadap dolar AS sepanjang pekan ini..

Jakarta, Equityworld Futures — Rupiah berhasil menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sepanjang pekan ini, mengikuti pergerakan mayoritas mata uang Asia yang mendapat dukungan dari melemahnya dolar..

BI juga mempertahankan suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75% sekaligus Lending Facility sebesar 6,50%..

Dolar Taiwan juga menguat 0,57% ke TWD 31,825/US$, disusul yuan China yang naik 0,30% ke CNY 6,721/US$..

Keputusan tersebut diarahkan untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian global sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi. .

// .

Pertemuan tersebut berlangsung beberapa pekan setelah kedua negara mengambil langkah bersama untuk menopang mata uang masing-masing. .

Kondisi tersebut menjaga kemungkinan kebijakan moneter tetap ketat menjelang pertemuan BOK berikutnya pada 27 Agustus 2026..

// .

Pada saat bersamaan, inflasi berada di atas target. Selain itu, risiko stabilitas keuangan masih menjadi perhatian…

Dong Vietnam mencatatkan penguatan paling terbatas sebesar 0,13% ke posisi VND26.114/US$..

Di sisi lain, peso Filipina menjadi satu-satunya mata uang Asia yang melemah.

“Upaya Bessent menekan imbal hasil AS tidak banyak berdampak pada imbal hasil,. Akan tetapi justru melemahkan dolar,” kata Kepala Strategi Pasar Bannockburn Global Forex Marc Chandler, dikutip dari Reuters.  tidak boleh diabaikan..

Peso terkoreksi 0,33% sepanjang pekan ke level PHP 61,650/US$..

Deputi Gubernur Senior BOK Kwon Min-soo menyatakan pertumbuhan ekonomi Korea Selatan membaik lebih kuat dibandingkan perkiraan.

Kenaikan won terjadi ketika pasar mencermati arah kebijakan Bank of Korea (BOK).

Meski demikian, pasar masih mencermati arah kebijakan The Federal Reserve.

Besarnya defisit anggaran sekaligus kebutuhan penerbitan surat utang memicu aksi jual obligasi pemerintah AS..

Berdasarkan data Refinitiv, rupiah ditutup menguat 0,31% ke posisi Rp17.685/US$ pada perdagangan Jumat (21/8/2026)..

Secara mingguan, rupiah mencatatkan penguatan sebesar 0,76%.

Perhatian investor berikutnya akan tertuju pada pidato Ketua The Fed Kevin Warsh dalam simposium Jackson Hole pekan depan untuk mencari petunjuk mengenai arah suku bunga AS di tengah tekanan inflasi sekaligus gejolak pasar obligasi…

Dari 10 mata uang Asia, sebanyak sembilan berhasil menguat terhadap dolar AS sepanjang pekan ini.

Perkembangan terkait Dolar AS Terpuruk, Rupiah dan Mayoritas Mata Uang Asia Berpesta akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By