0 0
Read Time:7 Minute, 5 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait AS Murka! Trump Siapkan Sanksi Terkeras dalam Sejarah Iran yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Keuangan AS Scott Bessent yang mengatakan strategi tekanan ekonomi maksimum diharapkan dapat mengurangi kebutuhan Amerika untuk kembali melancarkan operasi militer berskala besar terhadap Iran..

Pihak yang terkena sanksi dapat menghadapi pembekuan aset atau kehilangan akses terhadap sistem keuangan Amerika.

Namun, ancaman terbaru tersebut muncul ketika Iran sebenarnya sudah menghadapi berbagai sanksi ekonomi selama hampir lima dekade terakhir.

Presiden AS saat itu, Jimmy Carter, merespons dengan membekukan aset pemerintah Iran yang berada dalam jangkauan otoritas Amerika..

Pada 5 November 2018, OFAC menjatuhkan sanksi terhadap lebih dari 700 individu, perusahaan, pesawat,, ditambah lagi dengan kapal dalam satu hari…

Sebagian besar aset baru dibuka kembali setelah kedua negara mencapai Perjanjian Aljir pada Januari 1981..

Bessent menyebut pemerintah Amerika tengah menyiapkan sanksi yang lebih ketat. Di samping itu, akan menjelaskan langkah tersebut dalam konferensi pers pada Senin (24/8/2026). juga perlu diperhatikan..

Sementara Fight CRIME Act mengatur sanksi terhadap jaringan transfer teknologi rudal. Di samping itu, drone. juga perlu diperhatikan..

Sasarannya mencakup kilang minyak di China, perusahaan pelayaran, bank asing, hingga perantara perdagangan di negara lain..

Ba sekaligus Informasi Energi AS atau Energy Information Administration (EIA) mencatat ekspor minyak mentah dan kondensat Iran merosot sangat tajam dari lebih dari 2,5 juta barel per hari pada 2017 menjadi kurang dari 400.000 barel per hari pada 2020…

“Jika Anda bersikeras berbisnis dengan Iran, baik dengan mentransfer uang, membeli minyak mereka, maupun melakukan pemindahan muatan antarkapal di laut, Departemen Keuangan AS, ditambah lagi dengan pemerintah AS akan menggunakan seluruh kekuatan untuk menindak Anda,” ujarnya…

Hingga Juli 2026, lebih dari 100 kapal yang terhubung dengan armada bayangan Iran telah terkena sanksi.

Perusahaan Amerika mulai dibatasi untuk mengekspor barang, teknologi, sekaligus jasa, maupun menanamkan modal di Iran…

Namun, kebijakan tarif tersebut dihentikan pada bulan yang sama..

Pada November tahun tersebut, sekelompok mahasiswa menduduki Kedutaan Besar AS di Teheran. Tak hanya itu, menyandera lebih dari 50 warga Amerika turut berperan penting..

Gelombang kedua menyusul pada November 2018 dengan sasaran yang lebih luas, mulai dari ekspor minyak, perbankan, perusahaan pelayaran, industri energi, maskapai penerbangan, hingga layanan asuransi..

Dua perusahaan yang dituduh membantu Iran memperoleh pendapatan dari lalu lintas kapal di Selat Hormuz juga menjadi sasaran pada Juli 2026..

Meski Kebijakan tersebut menjadi awal tekanan yang tidak hanya menyasar Iran,, namun juga pihak luar yang tetap menjalin hubungan ekonomi dengan Iran. tetap penting..

Rincian kebijakan baru masih menunggu pengumuman resmi pemerintah AS..

Tekanan kemudian diperluas menjadi pembatasan perdagangan, pemberian pinjaman,, ditambah lagi dengan transfer dana..

Kemudian, pada 2020, Amerika mulai menargetkan industri baja, besi, aluminium,. Selain itu, tembaga..

Ancaman terbaru Trump. Tak hanya itu, Bessent juga menunjukkan Washington ingin memperluas tekanan terhadap negara maupun perusahaan yang masih membantu aktivitas ekonomi Iran. turut berperan penting..

Namun, dampak paling besar kembali terlihat pada ekspor minyak.

Sejumlah bank Iran juga terputus dari jaringan pembayaran SWIFT berdasarkan keputusan Uni Eropa..

Oleh sebab itu, Minyak menjadi sasaran utama sanksi AS terjadi. turut berperan penting. menjadi konsekuensi dari Penyebab utamanya adalah merupakan salah satu sumber pendapatan. Tak hanya itu, devisa terpenting bagi Iran.,..

Washington juga menindak 35 individu sekaligus entitas yang membantu memindahkan pendapatan minyak melalui jaringan perbankan bayangan…

Namun demikian, longgarnya sanksi AS ke Iran tersebut tidak mampu bertahan lama..

Departemen Keuangan AS mencatat ekspor minyak Iran turun dari sekitar 2,4 juta barel menjadi sekitar 1 juta barel per hari pada 2012..

Trump menyebut rencana tersebut sebagai “Economic D-Day”. Tak hanya itu, mendesak seluruh sekutu AS untuk membantu mengisolasi Iran turut berperan penting..

Sasarannya mencakup sekitar 50 bank Iran beserta afiliasinya, lebih dari 200 pihak. Selain itu, kapal yang terhubung dengan sektor energi serta pelayaran, hingga puluhan pesawat milik maskapai Iran…

Namun, perdagangan makanan, obat-obatan,, ditambah lagi dengan alat kesehatan tetap dapat memperoleh pengecualian…

Namun, hubungan Washington sekaligus Teheran tidak sepenuhnya membaik. ..

Departemen Keuangan AS menyatakan tindakan tersebut membantu membekukan hampir US$500 juta aset kripto yang dikaitkan dengan rezim Iran..

Pada 2010, AS memperketat sanksi terhadap perusahaan yang berinvestasi di sektor energi Iran sekaligus bank asing yang memfasilitasi transaksi tertentu…

Pada Juni 2026, AS menjatuhkan sanksi kepada empat bursa Iran, yakni Nobitex, Wallex, Bitpin,. Di samping itu, Ramzinex. juga perlu diperhatikan..

Sebanyak 18 bank besar Iran juga tercatat masuk dalam daftar sanksi..

Trump kemudian menghidupkan kembali kebijakan tekanan maksimum terhadap Iran pada Februari 2025 dengan membidik ekspor minyak, pelayaran,, ditambah lagi dengan jaringan keuangan Teheran…

Pada Agustus 2018, Washington kembali membatasi pembelian uang kertas dolar AS oleh pemerintah Iran, perdagangan emas. Tak hanya itu, logam mulia, transaksi yang melibatkan mata uang rial, serta aktivitas industri otomotif. turut berperan penting..

Tekanan ekonomi yang dilakukan oleh Negeri Paman Sam terhadap Iran berawal dari memburuknya hubungan kedua negara setelah Revolusi Iran pada 1979..

Pemulihan ekspor minyak setelah sebagian sanksi dilonggarkan membuat ekonomi Iran tumbuh 13,4% pada 2016/2017, menurut Bank Dunia..

Pada 2019, AS memasukkan Garda Revolusi Iran (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) ke dalam daftar organisasi teroris.

Pada Mei 2018, Trump kembali menarik Amerika Serikat dari kesepakatan nuklir Iran sekaligus mulai mengembalikan sanksi yang sebelumnya dilonggarkan..

Iran sempat mendapatkan kelonggaran setelah terjalinnya kesepakatan nuklir Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA), yang mulai berlaku pada 2016..

// .

Aset tersebut pun mencakup simpanan perbankan, emas,. Di samping itu, properti. juga perlu diperhatikan..

Jakarta, Equityworld Futures – Amerika Serikat (AS) se, ditambah lagi dengan g bersiap memperketat tekanan ekonomi terhadap Iran setelah Presiden Donald Trump mengancam menjatuhkan sanksi kepada negara-negara yang masih memberikan dukungan bagi Teheran…

Aksi penyanderaan itu pun berlangsung selama 444 hari atau lebih dari setahun lamanya..

Bessent menyatakan Washington akan memberikan pilihan tegas kepada negara-negara yang masih berhubungan ekonomi dengan Iran..

Negara atau pihak yang masih membeli minyak, memfasilitasi transaksi keuangan, maupun membantu pengiriman komoditas Iran terancam menghadapi hukuman dari AS..

Pembatasan yang dijatuhkan Amerika telah menjangkau aset pemerintah, ekspor minyak, perbankan, kapal tanker, industri logam, hingga transaksi mata uang kripto terhadap Iran. .

Tekanan terhadap perdagangan minyak Iran diperkuat Kongres AS pada 2024 melalui SHIP Act, yang menyasar operator pelabuhan, kilang,, ditambah lagi dengan pihak lain yang terhubung dengan minyak Iran..

Setahun kemudian, AS mulai membuka jalan untuk memberikan sanksi kepada perusahaan asing yang membantu Iran mengembangkan industri minyaknya..

Alasannya adalah dituduh membantu pen sekaligus aan IRGC.. Akibatnya, Kementerian Perminyakan Iran, National Iranian Oil Company, dan National Iranian Tanker Company ikut menjadi sasaran….

Dokumen Office of Foreign Assets Control (OFAC), lembaga di bawah Departemen Keuangan AS, menunjukkan sekitar US$12 miliar aset Iran resemi dibekukan kala itu.

Karena itu, ancaman terbaru Washington belum dapat diartikan sebagai pemberlakuan kembali tarif 25%.

Trump sebelumnya juga sempat membuka kemungkinan pengenaan tarif tambahan, dengan contoh sebesar 25%, terhadap negara yang membeli produk atau jasa Iran pada Februari 2026.

Pada April 2026, AS menjatuhkan sanksi kepada kilang Hengli Petrochemical di China yang dituduh membeli minyak Iran senilai miliaran dolar, serta sekitar 40 perusahaan pelayaran. Tak hanya itu, kapal. turut berperan penting..

Pada 1995, pemerintahan Presiden Bill Clinton kembalui memperluas larangan perdagangan serta investasi dengan Iran.

Kami memiliki blokade,, ditambah lagi dengan kami akan menerapkan sanksi paling keras dalam sejarah,” katanya…

Tekanan turut meningkat pada 2012 melalui pembatasan terhadap bank sentral Iran.

Tekanan tersebut akan berjalan bersamaan dengan blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran di Teluk Oman..

Washington membatasi penjualan minyak, petrokimia,. Selain itu, LPG, sekaligus menekan sistem perbankan agar Teheran semakin sulit menerima pendapatan dari perdagangan energi…

Washington juga memperkuat sanksi terhadap bank sentral Iran, ditambah lagi dengan dana kekayaan negara tersebut…

“Jika kami menerapkan tekanan ekonomi maksimum, kemungkinan besar tidak akan ada dimulainya kembali operasi militer berskala besar,” kata Bessent, dikutip dari CNBC Internasional, Jumat (21/8/2026)..

Perkembangan terkait AS Murka! Trump Siapkan Sanksi Terkeras dalam Sejarah Iran akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By